MENGIKUTI YESUS SEPANJANG JALAN. AKA-32






Pendahuluan:

   Salah satu dari cerita yang menyedihkan dalam Alkitab adalah cerita tentang seorang muda yang kaya, yang datang kepada Yesus menanyakan tentang hidup yang kekal. Apakah cerita ini suatu pantulan dari pengalaman kita sendiri?.

   Bacalah cerita ini dalam Matius 19:16-22.

   Cerita ini telah dilukiskan dengan indah sekali dalam buku “Kerinduan Segala Zaman,” jilid 2, hal.150-154, sebagai berikut:”Tatkala Yesus keluar di jalan, berlari-larilah seorang kepada-Nya serta berlutut, lalu bertanya kepada-Nya, Ya Guru yang baik, apakah yang patut hamba perbuat, supaya hamba menjadi waris hidup yang kekal?”

   “Penghulu itu mempunyai penilaian yang tinggi tentang kebenarannya sendiri. Ia sebenarnya tidak mengira bahwa ia bercacat dalam sesuatu, namun ia sama sekali tidak puas.

   Ia merasakan kekurangan sesuatu yang tidak dimilikinya.

   Tidak dapatkah Yesus memberkatinya sebagaimana Ia memberkati anak-anak kecil, serta memuaskan kekurangan jiwanya?”. “Dalam menjawab pertanyaan ini Yesus mengatakan kepadanya bahwa penurutan akan hukum-hukum Allah sangat perlu kalau ia ingin mendapat hidup kekal, dan Ia mengutip beberapa hukum yang menunjukkan kewajiban manusia kepada sesamanya. Jawab penghulu itu tegas, “Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?”.

   “Kristus menatap wajah orang muda itu, seakan-akan membaca kehidupannya serta menyelidiki tabiatnya. ‘Hanya satu perkara lagi engkau kekurangan,’ kata-Nya. ‘Pergilah, jualkan barang apa yang ada padamu dan berikanlah kepada orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di surga, lalu marilah, dan ikutlah Aku.”  Kesucian Allah ditawarkan kepada penghulu muda itu.

   Ia mendapat kesempatan untuk menjadi seorang anak Allah, serta menjadi ahli waris bersama-sama dengan Kristus terhadap harta surga. Tetapi ia harus memikul salib, dan mengikut Juruselamat pada jalan penyangkalan diri.”

   “Ia mengingini harta surga, tetapi ia mengingini juga keuntungan duniawi yang akan diperolehnya dari kekayaannya.

   Ia menyesal melihat adanya syarat seperti itu. Ia menghendaki hidup kekal, tetapi ia tidak rela berkorban.

   Harga hidup kekal tampaknya terlalu besar. Sebab itu iapun pergilah dengan duka citanya, “karena ia berharta banyak”.

   Betapa banyak di antara kita seperti penghulu muda yang kaya raya itu. Kita rindu akan hidup kekal, tetapi tidak rela MENGIKUTI YESUS SEPANJANG JALAN.

 P:1. Berapa jauhkah Yesus mau berbuat untuk kita?.(How far was Jesus willing to go for us?)

  Filipi 2:5-8 “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkah telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”

 *Jawab*: Menaruh pikiran dan perasaan yang dimiliki Yesus serta merendahkan diri dan taat sampai mati.

 P:2. Langkah pertama apakah yang harus kita lakukan agar kita diselamatkan?.(What is the first step we must take to be saved?)

 Kisah 16:30,31 “Ia mengantar mereka keluar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat? Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

 *Jawab*: Percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.

 P:3. Betapa sungguhkah (How earnest must be) kerinduan kita untuk menjadi orang benar?.

 Matius 5:6 “Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.”

 *Jawab*: Harus menjadi orang yang lapar dan haus akan kebenaran.

 P:4. Bilakah kita mendapatkan Allah?.(When only will we find God?).

 Yeremia 29:12,13 “Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati,..”

 *Jawab*: Apabila kita berseru dan datang berdoa kpd.Tuhan; jika kita mencari Dia dan menanyakan Dia dengan segenap hati.

 P:5. Bilamana orang yang disebut dalam perumpamaan ini menemukan harta yang mahal, berapa banyakkah yang akan dikorbankannya untuk mendapatkan harta itu?.

 Matius 13:44-46 “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu semumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.”

 *Jawab*: Menjual seluruh miliknya.

 P:6 Bilamana seorang menemukan harta keselamatan yang indah itu, berapa banyak yang ia mau korbankan untuk mendapatkan keselamatan itu?.  Jawaban Anda: _______________________

 P:7. Apakah kata Yesus mengenai seorang yang membiarkan seorang yang dikasihinya menghalangi dia untuk menjadi orang Kristen?.(What does Jesus say of one who lets a loved one keep him from being a Christian?)

 Matius 10:36,37 “dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya. Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.”

 *Jawab*: Ia tidak layak bagi Kristus.

 P:8. Apa kata Yesus tentang seorang yang tidak rela meninggalkan segala sesuatu/semua untuk mengikut Dia?.

 Matius 10:38 “Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.”

 *Jawab*: Ia tidak layak bagi Dia (Yesus).

 P:9. Berapa jauhkah kita harus pergi bersama Yesus?.

 Lukas 9:23.”Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.”

 *Jawab*:

1. “ia harus menyangkal dirinya”.

2. Memikul salibnya setiap hari

3. dan mengikut Yesus.

 P:10. Apakah yang menghalangi pemimpin-pemimpin/para penguasa di zaman Kristus untuk menerima Dia?.

 Yohanes 12:42,43 “Namun banyak juga di antara pemimpin yang percaya kepada-Nya, tetapi oleh karena orang-orang Farisi mereka tidak mengakuinya berterus terang, supaya mereka jangan dikucilkan. Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah.”

 *Jawab*: Takut dikucilkan (supaya mereka jangan dikucilkan). Mereka lebih suka akan kehormatan manusia.

 P:11.Apakah yang menghalangi orang muda yang kaya itu untuk mengikuti Yesus sepanjang jalan?.

 Matius 19:21-22 “Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah kemari dan ikutlah Aku. Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.”

 *Jawab*:  Hartanya.

 P:12. Apabila kita telah mulai berjalan bersama Yesus, apakah yang harus menjadi tekad kita?(What should we purpose to do?).

 2 Petrus 3:17,18 “Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh. Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.”

 *Jawab*: Waspada agar tidak terseret ke dalam kesesatan orang2 yang tak mengenal hukum. Jangan kehilangan peganganmu yang teguh. Bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan Yesus.

 P: 13.Pengalaman yang berbahagia apakah kita akan alami jika kita berjalan dalam terang yang diberikan Allah untuk menerangi jalan kita?.

 1 Yohanes 1:6,7 “Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.”

 *Jawab*: Kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus akan menyucikan kita dari segala dosa.”

 P:14. Janji-janji yang indah apakah telah disediakan bagi kita, jika kita mengikuti Yesus sepanjang jalan?.

 Matius 19:27-29 “Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?. Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.”

 *Jawab*:  Di sorga, kita akan duduk juga di atas 12 takhta untuk menghakimi dan kita yang kehilangan sesuatu akan menerima kembali 100 kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.

 P:15. Maukah Anda mengikuti Yesus sepanjang jalan? (Are you willing to follow Jesus all the way?).

 Jawaban Anda: ____________________________

 *Kesimpulan*

  Allah tidak akan menerima penyerahan yang setengah-setengah.

  Yesus berkata bahwa mustahil bagi seorang yang bedua tuan.

  Rasul Paulus menjadi seorang Kristen yang terkenal, ia mengikuti Yesus sepanjang jalan. Ketika ia sedang menganiaya orang-orang Kristen, ia adalah penganiaya yang ulung terhadap gereja, tetapi ketika ia menjadi seorang Kristen, penyerahan dirinya pun adalah segenap hati. Orang Kristen yang sejati mau melakukan segala sesuatu yang dinyatakan oleh Allah.

   Abraham di zaman dahulu disebut bapa orang-orang beriman. Ia mau melakukan segala sesuatu yang diperintahkan Allah kepadanya. Dalam Kejadian 26:5, disebutkan tentang dia, “karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku.”  Ketika Allah meminta Abraham membawa anaknya dan mempersembahkan dia sebagai korban, ia tidak ragu-ragu menurut perintah Allah.  Membawa anaknya bersama dua orang hambanya, Abraham berangkat ke tempat yang telah ditentukan untuk persembahan korban.

   Tiba di bukit itu pada hari ke tiga, Ishak bertanya, “Disini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?” Kejaidan 22:7. Abraham mengatakan kepada pemuda itu bahwa Allah akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran.

   Abraham tidak tahu bagaimana ia akan melakukan perintah Allah, tetapi ia memiliki iman dan percaya bahwa Allah akan menyediakan jalan keluar. Ia tidak mau menahankan apapun dari Allah, demikian sempurna penyerahan Abraham.

   Allah menghormati penyerahannya dan menyediakan suatu korban supaya Abraham dapat menurut perintah Allah dan pada saat itupun anaknya tetap hidup.

   Marilah kita percaya kepada Allah. Janganlah kita takut melakukan kehendak-Nya, menuruti hukum-hukum-Nya—yaitu kehendak Kristus. Dia sendiri bertanggungjawab bagi kesejahteraan hidup kita.  Jika kita telah mendurhaka/tidak menurut kepada-Nya, dengan sengaja atau karena kita tidak mengetahuinya, maka Allah telah memelihara kita, apakah Dia akan meninggalkan kita apabila kita berjalan menuruti Dia?.

   Pada saat yang khidmat ini, bolehkah kami mengundang Anda untuk menundukkan kepala, berdoa, memberitahukan kepada Tuhan bahwa Anda mau mengikuti Yesus sepanjang jalan?.

   Bicaralah kepada Tuhan, dengan cara dan bahasa Anda sendiri bahwa Anda menyerahkan sepenuhnya untuk mengikuti segala jalan-Nya, peganglah tangan-Nya dan berjalan bersama Yesus sepanjang jalan dengan Dia.

   Setelah Anda melakukan hal itu, tulislah keputusan Anda dengan memberi tanda pada tanda kurung di bawah ini.

 Sekarang saya menyerah sepenuhnya kepada Kristus (____)

Doakan saya agar mendapat pertolongan dari Allah untuk mempertahankan dengan teguh keputusan saya (_______)

 Saudaraku yang kekasih,...sampai disini kita telah selesaikan 32 pelajaran: APA KATA ALKITAB (AKA). Terimakasih atas perhatian saudara selama ini, kiranya Tuhan senantiasa memberkati kita. Jika ada hal yang tidak berkenan selama ini, kami mohon maaf. Salam dan doa kami serta salam sehat selalu!.

    (Pdt.H.M. Siagian, MPTh.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAH MEMASUKI RUMAH BARU

LYRIC LAGU (2)

Keyakinan Menghadapi Tahun Baru.