BAGAIMANA ALLAH MENYINGKAPKAN MASA DEPAN.AKA- 10


 BAGAIMANA ALLAH MENYINGKAPKAN MASA DEPAN.

Ilustrasi:

   Pada suatu malam seorang pendeta sedang mengadakan perjalanan dari rumahnya ke suatu tempat yang agak jauh.

   Malam itu gelap dan hujan. Sementara ia mengendarai mobilnya mengikuti jalan raya pegunungan, lampu depan mobil itu padam.

   Di situ jalannya basah, tikungan dan berbahaya. Hatinya merasa takut, sementara ia mengendalikan mobilnya ke tempat yang aman. Sampai pada waktu lampu itu padam ia tidak menyadari betapa bergunanya lampu itu dan betapa ia harus bergantung pada terang lampu itu untuk menunjukkan kepadanya bahaya apa yang berada di depannya, dan menuntunnya melalui tikungan-tikungan berbahaya.

   Dengan pertolongan Allah ia telah dapat menghindarkan suatu kecelakaan yang hebat. Sejak waktu itu lampu-lampu depan mobil itu selalu diperhatikannya.

   Sementara kita menempuh jalan-jalan raya kehidupan, kita perlu terang lampu untuk menuntun kita. Di mana-mana kita mendengar pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan, misalnya: Bagaimanakah saya dapat mengetahui apa yang harus di lakukan dan apa yang harus dipercaya?.

   Apakah masa depan saya dan keluarga saya?.

   Syukur kepada Allah, karena Ia tidak meninggalkan kita dalam kegelapan. Ia mempunyai sebuah lampu yang indah untuk menuntun kita melalui malam yang gelap ini kepada suatu kerajaan terang dan hidup yang kekal.

   Sekarang marilah kita lihat bagaimana terang ini menyatakan di mana kita berada dan ke mana kita sedang pergi.

P-1.Apakah yang Allah telah berikan kepada manusia untuk menuntunnya dalam zaman ini?.

 2 Petrus 1:19 “Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur bersinar di dalam hatimu.”

 *Jawab*: Firman Tuhan (Alkitab).

 P-2.Melalui siapakah Allah menyampaikan rahasia-rahasia-Nya kepada manusia?.

 Amos 3:7 “Sungguh, Tuhan Allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.”

 *Jawab*: Kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.

 SILAHKAN BACA BUKU DANIEL FASAL 2(dua) SELURUHNYA.  DALAM MIMPI INI ALLAH TELAH MEMBERIKAN GARIS BESAR PERISTIWA MASA DEPAN KEPADA SEORANG RAJA DI ZAMAN PURBAKALA. DANIEL 2:29. PERHATIKAN BAGAIMANA ALLAH MENGGUNAKAN DANIEL.

P-3. Mengapakah mimpi ini harus menjadi suatu perhatian khusus bagi kita?.

 Daniel 2:28 “Tetapi di sorga ada Allah yang menyingkapkan rahasia-rahasia; Ia telah memberikan kepada tuanku raja Nebukadnezar apa yang akan terjadi pada hari-hari yang akan datang. Mimpi dan penglihatan-penglihatan yang tuanku lihat di tempat tidur ialah ini:”

 *Jawab*: Baca semua ayat tersebut diatas. Karena di sorga ada Allah yang menyingkapkan apa yang akan terjadi pada hari yang akan datang.

 P-4.Siapakah yang menyatakan mimpi itu kepada Daniel?.

 Daniel 2:27,28.”Daniel menjawab, katanya kepada raja: “Rahasia, yang ditanyakan tuanku raja, tidaklah dapat diberitahukan kepada raja oleh orang bijaksana, ahli jampi, orang berilmu atau ahli nujum. Ayat 28.”Tetapi di sorga ada Allah yang menyingkapkan rahasia-rahasia; Ia telah memberikan kepada tuan raja Nebukadnezar apa yang akan terjadi pada hari-hari yang akan datang. Mimpi dan penglihatan-penglihatan yang tuanku lihat di tempat tidur ialah ini:”

 *Jawab*: Allah di sorga.

 P-5.Apakah yang telah dilihat oleh raja dalam mimpinya?.

 Daniel 2:31-35 “Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, yakni sebuah patung yang amat besar!. Patung ini tinggi, berkilau-kilauan luar biasa, tegak dihadapan tuanku, dan tampak mendahsyatkan. Adapun patung itu, kepalanya dari EMAS TUA, DADA dan LENGANNYA dari perak, PERUT dan PINGGANGNYA dari tembaga, sedang pahanya dari BESI dengan kakinya SEBAGIAN dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat. Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu sehingga remuk. Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi.”

 *Jawab*: *Sebuah patung yang amat besar*.

*Catatan*: Dalam mimpi ini Allah telah memberikan garis besar sejarah dunia ini dimulai dari zaman Nebukadnezar sampai akhir dunia. Dengan menggunakan aneka ragam logam pada patung itu, Ia menyatakan bahwa akan ada 4(empat) kerajaan dunia dalam tahun-tahun yang akan datang. Sejarah membuktikan bahwa kerajaan-kerajaan itu adalah Babel (Kepada dari emas), Media-Persia (dada dan lengan dari perak), Gerika/Yunani (dari tembaga) dan Roma (kaki dari besi). Allah telah menunjukkan pada patung ini bahwa kerajaan dunia yang ke empat akan terbagi-bagi, ditunjukkan oleh kaki yang sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat.

 P-6. Apakah yang diumpamakan oleh Kepala dari emas itu?.

 Daniel 2:37,38 “Ya tuanku raja, raja segala raja, yang kepadanya oleh Allah semesta langit telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan, dan ke dalam tangannya telah diserahkan-Nya anak-anak manusia, di mana pun mereka berada, binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, dan yang dibuat-Nya menjadi kuasa atas semuanya itu—*tuankulah kepala yang dari emas itu.”*

 Jawab: *Kepala yang melambangkan emas itu adalah Kerajaan Babilonia*

CATATAN: Babel dengan kekayaan yang dipamerkannya, adalah salah satu daripada keajaiban dunia purbakala. Gedung-gedungnya yang indah telah dihubungkan dengan taman-taman mewah sesungguhnya. Babel adalah ibukota dari suatu kerajaan emas.

P-7.Bagaimanakah kerajaan yang kedua, Media-Persia dibanding dengan Babel?.

 Daniel 2:39 “Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, *yang kurang besar* dari kerajaan tuanku; kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi.”

 *Jawab*: Yang kurang besar dari kerajaan Babylon.

*Catatan*: Dengan perantaraan Daniel, Allah memberitahukan kepada Belsyazar bahwa kerajaan Babel akan digantikan oleh kerajaan Media-Persia. Daniel 5:25-31.

 P-8.”Bagian manakah dari patung dari logam itu yang menunjukkan kerajaan dunia yang ketiga yaitu Gerika?.

 Daniel 2:39 “Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku; kemudian suatu kerajaan lagi, *yakni yang ketiga, dari tembaga*, yang akan berkuasa atas seluruh bumi.”

 *Jawab*: *Yakni yang ketiga, dari tembaga*

*Catatan*: Peperangan di Granicus pada tahun 334 SM, kemudiaan di Issus pada tahun berikutnya dan di Arbella pada tahun 331 SM telah menentukan nasib kerajaan Media-Persia dan menetapkan pemerintahan yang luas dari Gerika.”- H.Grattan Guiness, The Divine Programme of the World’s History, hal.308.

P-9. Bagian manakah dari patung logam itu yang menunjukkan kerajaan dunia yang ke empat, yaitu kerajaan Roma?.

 Daniel 2:40 “Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat, yang keras seperti besi, tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu; dan seperti besi yang menghancurluluhkan, maka kerajaan ini akan meremukkan dan menghancurluluhkan semuanya.”

 *Jawab*: Kaki yang dari besi.

*Catatan*: Lambang-lambang emas atau perak atau tembaga yang dapat melambangkan bangsa-bangsa dan raja-rajanya, telah berturut-turut dihancurkan oleh kerajaan besari dari Roma.”.

  --Edward Gibson, The decline and Fall of the Roman Empire, pasal 38.

 P-10.Sementara kaki, sebagian dari besi dan sebagian dari tanah liat, menunjukkan suatu kondisi perpecahan, apakah yang telah terjadi terhadap Roma kerajaan besi itu?.

 Daniel 2:41 “Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk dan sebagian lagi dari besi, itu berarti, bahwa kerajaan itu terbagi; memang kerajaan itu juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah liat.”

 *Jawab*: *Kerajaan itu terbagi.*

*Catatan*: Di antara tahun 357 dan 476 M serangkaian serangan oleh suku-suku yang kejam dari Eropa telah menumpas kerajaan Roma Barat, dan mengakhiri kerajaan itu. Suku-suku ini termasuk Saxon (Inggeris), Frank (Perancis), Alemani (Jerman);Burgundians (Swiss), Lombards (Italia);, Visigoth (Spanyol); Suevi (Portugal); Vandals; Ostrogoths dan Heruli.

P-11. Pernyataan dalam bentuk kata-kata apakah menunjukkan bahwa kerajaan-kerajaan Dunia Kuno, tidak akan dipersatukan kembali ke dalam suatu kerajaan besar?.

 Daniel 2:43 “”mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak dapat bercampur dengan tanah liat.”

 *Jawab*: Akan bercampur melalui perkawinan, tetapi tidak ada kesatuan (tidak dapat dipersatukan).

P-12.Pada akhir sejarah dunia, apakah yang akan didirikan oleh Allah?.

 Daniel 2:44 “Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya”.

 *Jawab*: Kerajaan Allah yang kekal selama-lamanya.

P-13. Peristiwa apakah yang akan menjadi tanda berdirinya kerajaan itu?.

 Matius 25:31-34 “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Dan raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang disediakan bagimu sejak dunia dijadian.”

 *Jawab*: Peristiwa di saat kedatangan Yesus untuk kali yang kedua ke dunia ini.

   Dalam setiap zaman, manusia telah mengharapkan suatu kehidupan yang lebih baik yaitu suatu dunia di mana tidak terdapat kesusahan dan penderitaan seperti dalam dunia ini.

   Apakah itu yang disebut Utopia, Surga dan Firdaus, manusia merindukan suatu tempat dari suatu waktu bilamana segala penyakit, kesusahan dan kematian akan berakhir.

   Di dalam rencana Allah ada suatu surga bagi orang-orang yang beriman. Alkitab menyatakan bahwa Abraham, bapa segala orang percaya, memandang kepada rumah di surga.

   Dalam Ibrani 11:16, tentang orang-orang saleh di zaman dahulu, kita baca: *”Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air surgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka”*.

   Kita akan pelajari tentang kota itu dalam pelajaran yang lain.  

   Ini akan menjawab kerinduan dari setiap hati manusia dan menyelesaikan masalah-masalah dari setiap anak Allah yang tulus.  Ketika Kristus sedang menghadapi kematian di salib Golgota, ada suatu titik terang pada saat kesengsaraan-Nya.

   Pencuri yang menghadapi kematian berpaling kepada-Nya untuk memperoleh keselamatan. Dari dalam hatinya yang tulus ia berseru: *“Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebaga Raja”*. Lukas 23:42.  Lalu datanglah janji Kristus bahwa pencuri itu akan bersama-sama Dia dalam kerajaan-Nya.

   Jika Anda mau mengajukan permohonan seperti itu kepada Kristus, berilah tanda salib pada garis dalam kurung dibawah ini.

   Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja (________)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAH MEMASUKI RUMAH BARU

LYRIC LAGU (2)

Keyakinan Menghadapi Tahun Baru.