HARTA KEKAYAAN YANG DILUPAKAN.AKA- 9
HARTA KEKAYAAN YANG DILUPAKAN.
Ilustrasi:
Beberapa tahun yang silam seorang Inggris
yang kaya raya jatuh sakit kemudian meninggal. Ketika tiba harinya ditentukan
untuk membacakan pembagian warisan yang ditinggalkannya, putri kesayangannya
merasa sangat kecewa.
Sang ayah telah menyatakan dalam surat
warisan itu bahwa putrinya akan menerima, “ALKITABKU
DAN SEGALA SESUATU YANG TERDAPAT DIDALAMNYA”.
Mengetahui bahwa ayahnya adalah pelajar
Alkitab yang rajin dan tekun dan ia sangat mencintai buku itu, maka anak perempuan
itupun menyembunyikan Alkitab itu dalam sebuah koper tua dan melupakannya.
Waktu terus berlalu dan penderitaan tampaknya
mengikuti jejaknya. Penyakit dan kesusahan menimpa, semangatnyapun hilang dan
dalam keadaan putus asa ia berusaha mencari jalan keluar dari masalahnya.
Setelah berusaha dengan berbagai cara yang
dapat dilakukannya, akhirnya ia mengambil Alkitab ayahnya untuk mendapatkan
jawaban atas kesulitannya.
Bayangkan kegembiraannya, ketika ia membuka
halaman-halaman Buku itu, tersimpan uang-uang kertas bernilai besar dari Bank
of England (bank di Inggris).
Selama ini ia sebenarnya seorang yang kaya
raya tetapi ia tidak menyadari akan kekayaan itu, karena ia tidak memahami apa
yang dimaksud ayahnya dalam surat warisan yang diberikan kepadanya berbunyi:
“ALKITABKU DAN SEGALA SESUATU YANG TERDAPAT DIDALAMNYA”.
Bapa kita di surga telah meninggalkan kepada
kita harta kekayaan yang limpah dalam setiap halaman dari Buku yang indah ini.
Mungkin kita tidak akan mendapatkan uang
kertas di antara halaman-halaman Alkitab itu, tetapi kita akan mendapatkan
damai, sukacita, pengharapan, iman dan hidup kekal oleh mempelajari Buku ini.
Harta kekayaan yang tak ternilai!. Kekayaan besar yang dilupakan!.
Kekayaan yang lebih besar apakah yang
diharapkan manusia melebihi kekayaan ini?. Banyak dari para jutawan yang ingin
menukarkan harta kekayaan mereka dengan kekayaan rohani ini!. Tetapi sangat menyedihkan, berjuta-juta orang
khawatir akan hidup mereka, oleh karena mereka tidak berusaha mencari jawab
akan kesulitan-kesulitan mereka dari “Buku tua yang baik itu”. Terlalu banyak acara TV, terlalu sibuk,
terlalu banyak masalah yang dihadapi, semuanya telah merampas waktu yang
diperlukan untuk mendengarkan suara Allah berbicara kepada hati kita melalui
Firman-Nya.
Marilah kita ikut dalam suatu penyelidikan
akan kebenaran dan mencari harta yang tersembunyi sementara kita berusaha
menemukan apa kata Alkitab kepada kita tentang
Alkitab itu sendiri.
Yohanes 17:17 “Kuduskanlah mereka dalam
kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran”.
*Jawab*: Firman Tuhan.
Bilangan 12:6 “Lalu berfirmanlah Ia:”Dengarlah
firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku Tuhan menyatakan
diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi.”
*Jawab* : Melalui Seorang Nabi.
2 Petrus 1:20-21 “Yang terutama harus kamu
ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan
menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak
manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah”.
*Jawab*: Oleh dorongan Roh Kudus.
P-4. Berapa banyakkah dari Alkitab yang diberikan Allah itu diilhamkan?.
2 Timotius 3:16 “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk
mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakukan dan untuk
mendidik orang dalam kebenaran”.
*Jawab*: Semua ke 66 buku dalam Kitab Suci
(Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru), itu diilhamkan oleh Allah lewat para
Nabi-Nya.
P-5. Berapa bagiankah dari Alkitab itu yang diilhamkan menurut kata Yesus?.
Lukas 24:44 “Ia berkata kepada mereka: “Inilah
perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama
dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku
dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.”
*Jawab*: Kitab Taurat Musa, kitab nabi-nabi
dan kitab Mazmur.
*Catatan*: Inilah tiga bagian dari
Perjanjian Lama pada zaman Kristus.
P-6. Dari hal siapakah seluruh Alkitab memberikan kesaksian?.
Yohanes 5:39 “Kamu menyelidiki Kitab-kitab
Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal,
tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, ayat 40:
namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.”
*Jawab*: Memberi kesaksian tentang Yesus.
P-7. Mengapakah pengalaman2 orang2 dalam Alkitab itu dicatat?
1 Korintus 10:11 “Semuanya ini telah menimpa
mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang
hidup pada waktu, dimana zaman akhir telah tiba.”
*Jawab*: Sebagai contoh dan peringatan bagi
kita.
P-8. Dalam Masa yang sukar ini, apakah yang akan tercipta di dalam hati kita, bilamana kita mempelajari akan Alkitab?.
Roma 5:4 “dan ketekunan menimbulkan tahan uji
dan tahan uji menimbulkan pengharapan.”
*Jawab*: Tahan uji dan pengharapan.
P-9. Sebagai suatu penolong dalam perjalanan kehidupan, kepada Apakah Petrus membandingkan perkataan nubuatan itu?.
2 Petrus 1:19 “Dengan demikian kami makin
diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya
kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan *pelita yang bercahaya*
di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar
di dalam hatimu.”
*Jawab*: Pelita yang bercahaya di tempat yang
gelap.
P-10.Mengapa Alkitab mengatakan bahwa orang2 Berea lebih baik dari orang2 Tesalonika?.
Kisah 17:11 “Orang-orang Yahudi di kota itu
lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan
segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk
mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.”
*Jawab*: Karena mereka menerima firman itu
dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci.
P-11. Nasihat apakah yang diberikan kepada kita agar kita lakukan?.
1 Timotius 2:15 “Tetapi perempuan akan
diselamatkan karena melahirkan anak, asal ia bertekun dalam iman dan kasih dan pengudusan dengan segala
kesedeerhanaan”.
*Jawab*: Bertekun dalam iman dan kasih dan
pengudusan.
P-12. Bagaimanakah harus kita mempelajari Alkitab?.
Yesaya 28:10 “Sebab harus ini harus itu, mesti
begini meski begitu, tambah ini, tambah itu!”
*Jawab*: Mencari dan mengumpulkan semua yang
diajarkan.
Catatan: Untuk
mengerti setiap pokok pelajaran dalam Alkitab kita harus mencari dan
mengumpulkan semua yang diajarkan dalam berbagai bagian Alkitab mengenai pokok
pelajaran yang sama. Ayat-ayat ini harus disatukan bersama-sama seperti halnya
seorang menggabungkan bagian-bagian yang terpisah dalam suatu permainan
teka-teki kepingan yaitu yang menyatukan kepingan2 yang terpisah-pisah menjadi
satu supaya dapat melihat gambaran keseluruhan dalam keindahannya.
P-13 Untuk maksud apakah dikatakan kita mempelajari firman Allah?.
2 Timotius 3:16,17 “Segala tulisan yang
diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan,
untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan
demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan
baik.”
*Jawab*: Untuk mengajar, menyatakan kesalahan,
memperbaiki kelakuan, mendidik orang dalam kebenaran, diperlengkapi untuk
setiap perbuatan baik.
P-14. Apakah yang akan menjadi pengalaman kita yang berbahagia jika kita “mencerna” firman Allah?.
Yeremi 15:16 “Apabila aku bertemu dengan
perkataan2-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku,
dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya Tuhan,
Allah semesta alam.”
*Jawab*: Menjadi kegirangan dan kesukaan hatiku.
Ilustrasi:
Setelah berpuasa 40 hari, ketika Kristus
lemah fisik dan lapar, maka datanglah iblis kepada-Nya untuk mencobai-Nya. Tiga
macam pencobaan telah dihadapkan kepada Tuhan kita. Dia dicobai untuk
menjadikan batu-batu menjadi roti. Dia dicobai untuk menjatuhkan diri-Nya dari
menara kaabah. Akhirnya, Ia dicobai untuk menyembah iblis, dengan janji palsu
bahwa Ia dapat memiliki dunia ini tanpa harus mati bagi dunia. Dalam setiap
pencobaan Yesus menang. Ia menghadapi setiap pencobaan itu dengan sebuah ayat
Alkitab.
Tiga kali Kristus melawan pencobaan setan
dengan pernyataan, “ADA TERTULIS”. Matius 4:4,7,10. Yesus mengetahui Alkitab
dan Ia menggunakan Alkitab itu untuk menolak tipu muslihat iblis penggoda itu.
Kepastian kita untuk menang atas dosa dan
penipuan berasal dari pengetahuan kita akan Alkitab.
Tahukah Anda akan apa yang diajarkan oleh
Alkitab?. Apakah Anda menggunakan waktu setiap hari membaca surat kasih Allah
kepada anak-anak-Nya?. Tahukah Anda akan apa yang Allah kehendaki Anda lakukan
dan percaya, supaya nanti Anda mewarisi kerajaan surga?. Jika Anda tidak merasa
puas dengan pengetahuan Anda akan Allah dan firman-Nya, maka mempelajari akan
pelajaran ini (APA KATA ALKITAB) akan menolong Anda.
Setiap
bahan dalam pelajaran kita ini didasarkan pada Alkitab.
Maukah Anda menyediakan waktu sedikit setiap
minggu untuk mempelajari apa yang diajarkan Alkitab?.
Dua PERNYATAAN berikut ini menyatakan dua
keperluan besar. Maukah Anda menjadikan dua PERNYATAAN ini sebagai pernyataan
dari keinginan Anda yang ikhlas?. Jika Anda mau, berilah tanda conteng: v pada
garis yang terdapat pada akhir setiap PERNYATAAN.
1. Saya ingin
mempelajari rencana Allah bagi hidup saya:____
2. Saya
merencanakan untuk menggunakan waktu setiap minggu mempelajari Buku Allah:
_____
TANGGAPAN:____________________________

Komentar
Posting Komentar