DOSA DAN AKIBATNYA , AKA- 18

 

Tentang: "DOSA DAN AKIBATNYA.

 Pendahuluan:

  Caryl Chessman memperoleh pengakuan nasional, ketika sebagai seorang terhukum karena penculikan dan sedang menunggu eksekusi hukuman mati, ia telah berhasil menentang undang-undang yang keras itu untuk menyelamatkan dirinya.

  Dengan melancarkan serangkaian pembelaan, Chessman berhasil menangguhkan hari hukuman mati bagi dirinya. Selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun ia dapat menangguhkan waktu. Sementara dalam jangka waktu menunggu, ia bahkan menggunakan waktu menulis sebuah buku yang menceritakan tentang dirinya dan alasan mengapa ia yakin bahwa ia harus dibebaskan. Akhirnya pembelaannya yang terakhir ternyata ditolak. Kesempatannya yang terakhir untuk keampunan sudah habis. Tidak ada harapan lagi!. Sampai pada menit terakhir ia masih mengharapkan kebebasan. Tetapi itupun gagal dan akhirnya ia menjalani hukuman mati. Pengadilan telah membuktikan bahwa ia bersalah dan negara telah melaksanakan hukuman itu.

  Perjuangan orang ini dalam setiap saat hidupnya, mengingatkan kita akan nasib orang berdosa tanpa Kristus. Bilamana kita melakukan pelanggaran yang pertama, kita berada di bawah hukuman mati. Jika kita tidak menerima pengasihan, dan jika kita tidak diampuni, kita tidak hanya mengalami kematian yang pertama, tetapi kitapun akan dibakar dalam laut api pada akhir sejarah dunia ini.

  Dalam Alkitab, ini disebutkan “kematian yang kedua.” Wahyu 20:14.  Hidup ini sangat berharga, dan kebanyakan orang mau melakukan apa saja untuk berusaha memperpanjang umur untuk beberapa tahun diberikan kepada mereka. Apabila kita memikirkan akan kekekalan, tanpa penyakit, kesusahan atau kematian, betapa rindu kita seharusnya untuk memastikan bahwa kita tidak akan kehilangan hidup kekal itu.

  Jika setiap orang bersungguh-sungguh mencari hidup kekal seperti halnya Caryl Chessman dalam usahanya menunda hidupnya di dunia ini, akan jauh lebih banyak lagi orang-orang yang diselamatkan bilamana Kristus datang kembali.

 P-1. Apakah dosa itu?

 1 Yohanes 3:4 “Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.”

 *Jawab*: Dosa itu ialah pelanggaran hukum Allah.

 P-2. Berapa banyakkah manusia yang telah berdosa?.

 Roma 3:10,23 “Seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorang pun tidak. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.”

 *Jawab*: Karena semua orang telah berbuat dosa.

 P-3. Apakah upah dosa itu dan berapa banyakkah yang menerimanya?.

 Roma 6:23 “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” Roma 5:12 “Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.”

 *Jawab*: Upah dosa ialah maut. Semua orang telah berbuat dosa.

 P-4.Apakah yang dijanjikan Allah bagi kita melalui Yesus Kristus?.

 Roma 6:23 “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

 *Jawab*: Hidup kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

 P-5.Melalui siapakah Allah bermaksud menghapus dosa-dosa kita?.

 Yohanes 1:29 “Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.”

 *Jawab*: Melalui Yesus- Anak domba Allah.

 P-6.Bagaimanakah Anak Domba Allah itu menghapus dosa-dosa kita?.

 Roma 5:6-9 “Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar- tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati-. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.”

 *Jawab*: Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka dan telah dibenarkan oleh darah-Nya.

 P-7.Apakah yang digunakan Allah untuk menyucikan kita?.

 1 Yohanes 1:7 “Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.”

 *Jawab*: Darah-Nya.

 P-8.Apabila kita sadar sepenuhnya bahwa Kristus mati karena dosa-dosa kita, apakah yang ingin kita ketahui?.

 Kisah 2:36,37 “Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus. Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: “Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?.”

 *Jawab*: Apakah yang harus kita perbuat bagi Yesus?.

 P-9.Apakah yang harus kita lakukan sebelum Allah dapat menyucikan kita dari dosa?.

 Kisah 3:19 “Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan,..”Kisah 2:38 “Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.”

 *Jawab*:  Sadar dan bertobat dan memberi diri kita dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk terima pengampunan dosa, lalu kita akan menerima karunia Roh Kudus.

 P-10.Apakah dua hal yang kita lakukan untuk pertobatan yang benar?.

 Amsal 28:13 “Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.”

 *Jawab*: Mengakui dan meninggalkan pelanggaran kita (dosa-dosa kita).

 P-11.Jika kita mengaku dosa kita serta meminta keampunan, apakah Allah janjikan akan dilakukan-Nya?

 1 Yohanes 1:9 “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”

 *Jawab*: Menyucikan kita dari segala kejahatan.

 P-12. Betapa sempurnakah pengampunan dari Allah?.

 Ibrani 8:12 “Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.”

 *Jawab*: Sampai Allah tidak lagi mengingat akan dosa-dosa kita.

 P-13.Meskipun telah bertobat, bagaimanakah perasaan tidak layak yang dirasakan rasul Paulus?.

 1 Timotius 1:15 “Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: “Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan diantara mereka akulah yang paling berdosa.”

 *Jawab*: Paulus menyatakan dirinya bahwa dialah yang paling berdosa diantara yang lain.

 P-14.Jaminan apakah yang memenuhi hati Paulus pada waktu Ia mendekati ajalnya?.

 2 Timotius 4:7,8 “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.”

 *Jawab*: Mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan Tuhan kepadanya dan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya yang kedua kali.

 P-15.Apakah resep Paulus untuk keselamatan?.

 Kisah 16:22-31 Ayat 31: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

 *Jawab*: Percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.

 *Kesimpulan*

  Paulus telah menjadi seorang saleh besar hanya setelah ia menyadari bahwa ia adalah seorang yang paling berdosa. Paulus menyerahkan seluruh hidupnya kepada Dia yang dapat mengubahnya. Pada waktu pertobatannya ia sedang menuju ke Damaskus untuk menganiaya orang-orang Kristen disana.

  Ia mengira telah melakukan kehendak Allah, tetapi ia segera sadar bahwa ia sedang melakukan pekerjaan musuh.

  Bilamana kepadanya ditunjukkan kesalahannya, ia berserah kepada Allah untuk mengubah kehidupannya. Ia mengadakan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah dan ia juga rela membiarkan Allah menunjukkan kepadanya jalan yang harus ia tempuh.  Seperti halnya Paulus, kitapun harus menyadari akan dosa-dosa kita telah menghancurkan hati Juruselamat kita dan telah menyebabkan kematian-Nya disalib Golgota.

   Kita akan datang kepada-Nya untuk penyucian dan darah-Nya akan menjadikan kita putih seperti salju.

   Jika Anda merasa keperluanmu akan keampunan, mengapa Anda tidak datang kepada Kristus sekarang juga?. Akuilah dosamu dan biarkanlah Allah mengangkat beban kesalahan dan dosamu. Dia akan mengampuni dan melupakan segala dosamu.

   Undangan Allah bagimu adalah: “Marilah, baiklah kita berperkara—firman Tuhan, sekalipun dosamu berwarna seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” Yesaya 1:18. Salah satu dosa yang paling baik pernah diucapkan adalah dari seorang laki-laki berusia 78 tahun.

   Ia berdoa, “Tuhan yang kukasihi, kasihanilah aku dan ampunilah segala dosaku, dan aku akan banyak berutang kepada-Mu, Amin”. Dengan cara demikian ia mendapat keampunan melalui Kristus. Kita boleh merasa yakin bahwa Allah telah mendengar dan menjawab *doa* itu, karena *doa* itu timbul dari dalam hati.

   Hari ini engkau boleh menerima Kristus sebagai Juruselamat pribadimu dan yakin akan pengampunan yang sempurna.

   Maukah engkau bersama pemungut cukai dalam permohonannya mengatakan, “Ya, Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini?”.

 Jika ini juga menjadi doamu, berilah tanda V pada garis ini:_________

 *TANGGAPAN*

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAH MEMASUKI RUMAH BARU

LYRIC LAGU (2)

Keyakinan Menghadapi Tahun Baru.