HARI TUHAN - AKA 20
Pendahuluan:
Beberapa tahun
yang silam seorang pekerja Kristen yang berkunjung dari rumah ke rumah untuk
mengajak orang lain mempelajari Alkitab, berhenti sejenak dan berbicara dengan
seorang yang sedang bekerja di pekarangan rumahnya. Ketika pekerja Kristen ini
mengajak orang itu untuk memberikan sedikit waktunya untuk mengenal akan
Alkitab, orang itu menjawab: “Saya terlalu sibuk memberikan waktu saya untuk
mempelajari Alkitab.” Untuk menekankan lebih lanjut betapa ia terlalu sibuk, ia
berkata lagi, “Saya begitu sibuk, sehingga tidak ada waktu bagi saya untuk
membaca koran yang menarik sekalipun.”
Banyak orang TERLALU SIBUK. Kini tampaknya
banyak orang terlalu sibuk sehingga mereka tidak dapat melakukan segala sesuatu
yang seharusnya. Bagi kebanyakan orang dalam hati kecil mereka ingin memberikan
lebih banyak waktu kepada Allah.
Mereka mau melakukan hal itu, tetapi
soalnya...di manakah mereka memperoleh waktu itu?. Allah mengetahui
masalah-masalah yang kita hadapi zaman ini. Ia telah menyediakan bagi kita
waktu yang cukup untuk belajar, berbakti dan bersekutu dengan Dia. Allah mengetahui bahwa kehidupan akan menjadi
lebih rumit dan bahwa manusia akan cenderung melupakan Penciptanya. Karena itu
Allah menentukan suatu *WAKTU KHUSUS* bilamana manusia dapat mengesampingkan
problema mereka dan membaharui hubungannya dengan Bapanya yang di surga.
Seorang psikiater mengatakan kepada pasiennya bahwa apa yang diperlukan oleh
pasien itu adalah belajar bagaimana relaks dengan sempurna. Psikiater ini
mengajarkan kepada pasiennya sekali dalam seminggu bagaimana belajar relaks,
dengan biaya $25.00 sekali belajar.
Pasien itu diminta harus membebaskan pikirannya dari kecemasan dan
segala masalahnya. Psikiater itu menyatakan, bilamana setiap orang dapat
membuang dari pikiran mereka segala kebingungan selama satu hari dalam seminggu
dan relaks dengan sempurna, maka tidak banyak lagi diperlukan rumah sakit perawatan
mental.
Allah telah menentukan satu hari di mana Dia
menghendaki kita membaharui kekuatan phisik dan rohani kita. Marilah kita
pelajari TENTANG HARI ITU.
Wahyu 1:10 “Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh
Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi
sangkakala.”
*Jawab*: Hari Tuhan.
Matius 12:8 “Karena Anak Manusia adalah Tuhan
atas hari Sabat.”
*Catatan*: Tuhan mengatakan bahwa inilah
Hari-Nya yang kudus. Yesaya 58:13
“Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu
pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan”,
apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan
dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong,”
Keluaran 20:8-11 “Ingatlah dan kuduskanlah
hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,
tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan, Allahmu; maka jangan melakukan
segala pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau
hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya
Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan ia berhenti pada
hari ketujuh; itulah sebabnya Tuhan memberkati hari Sabat dan menguduskannya.”
*Jawab*: HARI KETUJUH.
*Jawab*: Menurut kamus: *“Sabtu,..hari ketujuh atau hari terakhir
dalam minggu.”* The Desk Standard Dictionary, Funk and Wagnals.
Kejadian 2:1-3 “Demikianlah diselesaikan
langit dan bumi dan segala isinya. Ketika Allah pada hari ketujuh telah
menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, *berhentilah* Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan
yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah *memberkati*
hari ketujuh itu dan *menguduskannya*,
karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah
dibuat-Nya itu.”
*Jawab*: Pada hari ketujuh. Setelah Tuhan
menyelesaikan pekerjaan penciptaan bumi dan segala isinya.
*Catatan*: Dari Kolose 1:6; Yohanes 1:1 kita
pelajari bahwa Yesus adalah perantara yang aktif pada waktu penciptaan. Karena
itu Yesus yang berhenti pada hari Sabat dan memberkati dan menyucikan hari itu.
Markus 2:27,28 “Lalu kata Yesus kepada mereka:
“Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, jadi
Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.”
*Jawab*:
Untuk MANUSIA.
Yesaya 56:1-7 –ayat 7: ...”Rumah-Ku akan
disebut rumah doa bagi segala bangsa.”
*Jawab*: Bagi segala bangsa.
Yeremia 17:21, 22 “Beginilah firman Tuhan:
Berawas-awaslah demi nyawamu! Janganlah mengangkut barang-barang pada hari
Sabat dan membawanya melalui pintu-pintu gerbang Yerusalem!. Janganlah membawa
barang-barang dari rumahmu ke luar pada hari Sabat dan janganlah lakukan
sesuatu pekerjaan, tetapi kuduskanlah hari Sabat seperti yang telah
Kuperintahkan kepada nenek moyangmu.”
*Jawab*: Jangan mengangkut barang-barang pada
hari Sabat dan jangan melakukan sesuatu pekerjaan, tetapi kuduskanlah hari
Sabat.
Lukas 4:16 “Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan,
dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu
berdiri hendak membaca dari Alkitab.”
*Jawab*: Yesus menurut kebiasaan-Nya pada hari
Sabat masuk ke rumah ibadat (Yesus memelihara hari Sabat. Ia memberikan teladan
kepada kita).
Matius 24:20 “Berdoalah, supaya waktu kamu
melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.”
*Jawab*: Bahkan setelah kebangkitan Yesus,
hari Sabat tetap sebagai hari yang kudus yang tetapi dipelihara oleh para
rasul-Nya.
*Catatan*: Pernyataan ini dibuat Kristus dalam
suatu nubuatan tentang kebinasaan Kota Yerusalem yang terjadi pada tahun 70
Masehi.
Lukas 23:56 “Dan perempuan-perempuan yang
datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat
kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan. Dan setelah pulang, mereka
menyediakan rempah-rempah dan minyak mur.Dan pada hari Sabat mereka
beristirahat menurut hukum Taurat.”
*Jawab*:
Mereka tetap menguduskan hari Sabat.
Kisah 13:42-44 “Ketika Paulus dan Barnabas
keluar, mereka diminta untuk berbicara tentang pokok itu pula pada hari Sabat
berikutnya. Setelah selesai ibadah, banyak orang Yahudi dan penganut-penganut
agama Yahudi yang takut akan Allah, mengikuti Paulus dan Barnabas; kedua rasul
itu mengajar mereka dan menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih
karunia Allah. Pada hari Sabat berikutnya datanglah hampir seluruh kota itu
berkumpul untuk mendengar firman Allah.”
*Jawab*:
Pada setiap hari Sabat. Jadi para murid Yesus juga memelihara dan
menyucikan hari Sabat.
Kisah 17:2 “Seperti biasa Paulus masuk ke
rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka
bagian-bagian dari Kitab Suci.
Kisah 18:4,11”Dan setiap hari Sabat Paulus
berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan
orang-orang Yunani. Maka tinggallah Paulus di situ selama satu tahun enam bulan
dan ia mengajarkan firman Allah di tengah-tengah mereka.”
*Jawab*:
Mengajarkan firman Tuhan dalam rumah ibadat dan ditengah-tengah orang
banyak.
Yesaya 66:22,23 “Sebab sama seperti langit
yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di
hadapan-Ku, demikianlah firman Tuhan, demikianlah keturunanmu dan namamu akan
tinggal tetap. Bulan berganti bulan, dan SABAT berganti Sabat, maka seluruh
umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman Tuhan.”
*Jawab*: Pada hari Sabat.
Yesaya 58:13,14 “Apabila engkau tidak
menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku;
apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan”, dan hari kudus TUHAN
“hari yang mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan
segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong,
maka engkau akan bersenang-senang karena Tuhan, dan Aku akan membuat engkau
melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan
memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut
Tuhanlah yang mengatakannya.”
*Jawab*: Tidak menginjak-injak hukum Sabat;
tidak melakukan urusan kita, tidak menjalankan segala acara kita, urusan kita
atau berkata omong kosong.
1 Yohanes 5:1-3 “Setiap orang yang percaya,
bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi
Dia yang melahirkan, mengasihi juga dia yang lahir dari pada-Nya. Inilah
tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan
perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,”
*Jawab*:
Mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya (termasuk berhenti dan
menguduskan hari Sabat-Nya).
1 Yohanes 2:6 “Barangsiapa mengatakan, bahwa
ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus hidup.”
*Jawab*: Teladan Kristus (menghidupkan apa
yang dipraktekkan Yesus dalam hidup-Nya dahulu ketika berada di dunia
ini—termasuk menyucikan hari Sabat).
Di dalam Alkitab berulangkali Allah
menegaskan bahwa tindakan yang mengasingkan Dia sebagai Allah yang benar adalah
Kuasa Penciptaan-Nya. Dialah yang menciptakan dunia ini.
Dunia ini tidak muncul karena kebetulan,
atau karena ledakan kosmos atau proses evolusi. Alkitab mengajarkan kepada kita
bahwa dengan hikmat-Nya, dunia ini telah dijadikan. Hari Sabat telah dijadikan
sebagai peringatan penciptaan Allah. Hari Sabat juga menjadi suatu perhentian
bagi jiwa manusia dan suatu pemulihan melalui persekutuan dengan Khalik Pencipta.
Hubungan antara mahluk yang diciptakan
dengan Pencipta adalah dasar yang benar dari segala perbaktian. Oleh karena
hubungan ini tidak akan pernah berubah, maka semua makhluk di sepanjang zaman
akan berbakti menyembah Allah pada hari Sabat-Nya. Belum pernah manusia memerlukan suatu waktu
untuk mengingat akan Allah dan penciptaan-Nya, seperti sekarang ini. Belum
pernah manusia memerlukan suatu waktu untuk berhenti daripada segala kesibukan
mereka dan membuang dari pikiran mereka segala kekhawatiran hidup seperti
sekarang ini. Hanya oleh mengikuti teladan Tuhan kita dan membaktikan seluruh
waktu sebagaimana yang diperintahkan Allah, maka manusia akan dapat beroleh
berkat yang telah dijanjikan Allah bagi mereka yang menghormati Dia sebagai
khalik Pencipta. Yesus mendesak kita untuk mengikuti jejak-Nya---menuruti
teladan-Nya. Jika Anda mengambil
keputusan untuk mengikuti Yesus dan memelihara Sabat Alkitab, tandailah pada
garis dibawah ini.
Saya mau mengikuti jejak Tuhanku: ______
TANGGAPAN:

Komentar
Posting Komentar