NERAKA. AKA 26.

N E R A K A

 Pendahuluan:

   Sejak semula, Iblis telah bekerja untuk memutarbalikkan sifat tabiat Allah. Di surga ia memasukkan ke dalam pikiran malaikat-malaikat kebimbangan terhadap kasih dan keadilan Allah. Dalam pekerjaan penipuan ini ia telah berhasil dalam arti, sepertiga dari malaikat-malaikat mengikuti dia dalam pemberontakan.

(Wahyu 12:3,4,7-9).

   Sejak ia diusir dari surga, ia telah berusaha mempelajari bagaimana untuk mengacaukan dan menghancurkan dunia.

   Ia berusaha untuk merusak kesetiaan dan kasih anak-anak Allah oleh memutarbalikkan sifat dan tabiat Allah. Dengan menipu ia telah membingungkan mereka yang mengaku sebagai orang Kristen sekalipun. Banyak orang tidak mengetahui bahwa Allah adalah sesungguhnya Allah yang kasih adanya.

   Mereka tidak mengetahui akan rencana keselamatan-Nya bagi manusia yang telah berdosa. Berjuta orang telah berpaling daripada Allah, menanggap bahwa Dia tidak adil dan tidak berpengasihan. Mereka telah berbuat itu dalam banyak cara oleh karena mereka salah mengerti tentang hukuman Allah bagi orang jahat. Ajaran dan keyakinan kafir telah mereka campur adukkan dengan kebenaran Alkitab.

   Oleh salah menggunakan ayar-ayat, maka teori-teori manusia telah dimunculkan seolah-olah didukung oleh Alkitab.

   *Robert Ingersol*, tokoh yang tidak percaya Allah, sebenarnya bisa menjadi seorang pengkhotbah Kristen yang terkemuka.

   Sayang sekali, ia telah menerima pelajaran bahwa akan ada banyak bayi dan anak-anak yang akan dibakar dalam neraka selama-lamanya. Dikatakan bahwa ia berkata, “Jika begitulah Allah itu, saya membenci Dia.”  Seandainya mereka yang telah diajarkan secara salah, dapat mengetahui apa yang diajarkan oleh Alkitab mengenai hukuman bagi orang berdosa, mereka akan melihat belas kasihan, keadilan dan kebijaksanaan Allah.

   Marilah kita selidiki apa sebenarnya yang diajarkan Alkitab tentang *NERAKA*.

 P-1.Apakah yang dikatakan Allah tentang upah terakhir dari dosa?.

 Roma 6:23 “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

 *Jawab*:  Maut.

 P-2.Apakah yang dikatakan Alkitab tentang upah terakhir (final reward) dari orang jahat?.

 Wahyu 20:14 “Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: *lautan api*.

 *Jawab*: *Lautan api.*

 P-3.Kapankah/bilakah “kematian yang kedua” ini akan terjadi?.

 Wahyu 20:7-9,14 “Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya, dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu God dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut. Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka.

  Ayat 14: “Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.”

 *Jawab*: Setelah masa Seribu Tahun itu berakhir (Setelah Masa Millenium berakhir)

 P-4.Berapa bagiankah dari orang-orang berdosa itu yang akan dibinasakan?.

 Matius 10:28 “Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka”.

 *Jawab*: Membinasakan baik jiwa maupun tubuh.

*Catatan*: Banyak orang menyenangkan kepercayaan bahwa JIWA tidak bisa mati, tetapi Alkitab menyatakan, “Dan(jiwa) orang yang berbuat dosa itu yang harus mati.” Yehezkiel 18:4.

 P-5. Bagaimana sempurnakah pengaruh/effect api yang membinasakan orang berdosa yang tidak bertobat itu?.

 Maleakhi 4:1-3 “Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman Tuhan semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka. Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang. Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman Tuhan semesta alam.”

   Perhatikan ayat 1: “Bahwa sesungguhnya hari itu datang, *menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah* dan setiap orang yang berbuat fasik *menjadi seperti jerami*...

  *Jawab*: *Seperti jerami dan akan menjadi abu* (Jadi neraka bukan api yang berkobar selama-lamanya seperti doktrin orang kafir,..kalau proses pembakaran selesai, akan berakhir karena sudah menjadi abu).

 P-6 Bagaimanakah Pemazmur melukiskan tentang nasib orang fasik?.

 Mazmur 37:20 “Sesungguhnya, orang-orang fasik akan binasa; musuh Tuhan seperti keindahan padang rumput: mereka habis lenyap, habis lenyap bagaikan asap.”

 *Jawab*: Mereka habis lenyap, habis lenyap.

 P-7.Bagaimana lengkapkah kebinasaan setan itu yang telah dilambangkan sebagai raja Tirus?.

 Yehezkiel 28:18,19 “Dengan banyaknya kesalahanmu dan kecurangan dalam dagangmu engkau melanggar kekudusan tempat kudusmu. Maka Aku *menyalakan api* dari tengahmu yang akan *memakan habis engkau*. Dan Kubiarkan engkau menjadi abu di atas bumi di hadapan semua yang melihatmu. Semua di antara bangsa-bangsa yang mengenal engkau kaget melihat keadaanmu. Akhir hidupmu mendahsyatkan dan *lenyap selamanya engkau.”*

 *Jawab*: Api memakan habis setan---setan lenyap selamanya.

  Silahkan baca seluruh perumpamaan yang diberikan Kristus mengenai Penabur dan Benih. Dalam cerita ini Kristus menguraikan secara rinci nasib orang fasik dan upah orang benar. Anda dapat temukan perumpamaan ini dalam Matius 13:24-30, 37-43.

 P-8. Dalam perumpamaan-Nya, bilakah Yesus menyatakan akan terjadi waktu penuaian, atau pemisahan antara yang baik dan yang jahat?.

 Matius 13:39 “Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis. Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat.”

 *Jawab*: Pada Akhir Zaman.

 P-9.Dalam perumpamaan itu, kapankah orang jahat, atau lalang akan dibinasakan?.

 Matius 13:40 “Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman.”

 *Jawab*: Pada akhir zaman.

*Catatan*: Ini menjelaskan bahwa orang jahat belum dibakar sekarang ini.  (Neraka belum ada saat ini.  Jadi tidak benar, kalau orang jahat mati langsung ke neraka).

 P-10.Kapankah Kristus akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya untuk memisahkan yang benar dari yang jahat?.

 Matius 24:30,31 “Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.”

 *Jawab*: Pada kedatangan kembali kali yang kedua Anak Manusia (Yesus Kristus).

*Catatan*: Api yang tidak terpadamkan, Matius 3:11,12, artinya api Allah yang membinasakan itu tidak dapat dipadamkan, tetapi api itu akan padam dengan sendirinya bilamana sudah selesai pekerjaan pembakaran itu. Maleakhi 4:3.

 P-11. Dimanakah orang-orang benar akan tinggal setelah “penuaian”?.

 Matius 13:43 “Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!” Matius 5:5 “Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.”

 *Jawab*: Dalam Kerajaan Bapa.

 P-12. Kepada apakah umat tebusan itu akan memiliki akses sepanjang kekekalan?.

 Wahyu 22:1,2 “Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu. Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah duabelas kali, tiap-tiap bulan sekali;dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.”

 *Jawab*: Kepada Sungai air kehidupan, kepada pohon-pohon kehidupan.

 P-13. Bagaimanakah Allah membandingkan upah orang yang diselamatkan dengan nasib orang yang hilang?.

 Yesaya 1:19,20 “Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu. Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang.” Sungguh, Tuhan yang mengucapkannya.”

 *Jawab*: Upah yang diselamatkan:Memakan hasil baik dari negeri itu. Upah bagi yang melawan dan memberontak, akan dimakan oleh pedang.

 P-14.Apakah kerinduan Allah bagi semua manusia?.

 2 Petrus 3:9 “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.”

 *Jawab*:  Tidak binasa tetapi supaya semua orang bertobat.

 Kesimpulan:

   Begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Dia telah mengutus Anak-Nya untuk mati bagi kita. Yesus telah membayar harga penebusan kita, tetapi Allah tidak mau memaksakan kita untuk menerima Kristus sebagai Juruselamat kita. Jikalau kita mau mendapatkan keampunan dan penyucian kita bisa memperolehnya. Dipihak lain, jikalau kita tetap hidup terus dalam dosa, Allah tidak bisa menyelamatkan kita, “Bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu?”. Ibrani 2:3.  Allah bukan hanya berbelas kasihan dan mengampuni tetapi juga Allah yang adil. Jika seorang menolak pemberian cuma-Cuma akan keselamatan itu, maka orang itu akan dibinasakan. Orang yang terus berpegang pada dosa-dosanya tidak akan merasa senang di surga.

   Tidak akan ada tempat minuman keras dan dansa-dansa di Yerusalem Baru, semuanya lenyap dengan tempat-tempat kepelesiran dan kejahatan lainnya. Hanya mereka yang telah belajar mencintai kebenaan akan rindu berada disana.

   Berjuta manusia di negara-negara lain ingin mendapat kesempatan datang ke Amerika dan menjadi penduduk Negara-negara Serikat ini, tetapi mereka tidak menyadari akan impian itu.

   Jumlah atau kuota imigrasi tidak banyak. Banyak orang menunggu dengan sia-sia akan giliran untuk datang ke negara idaman ini. Sebagian dari mereka tidak akan mendapat kesempatan itu. Namun tidak demikian dengan dunia baru yang Allah telah sediakan bagi umat tebusan.

   Setiap orang yang “MAU MENDENGAR DAN MENURUT” dapat menjadi penduduk negeri itu. Keputusan ada pada kita secara perorangan, apakah kita hidup kekal di surga atau kita dibinasakan. Kita dapat memilih untuk mengasihi dan menuruti Allah, atau kita memilih untuk melalaikan dan menolak keselamatan-Nya yang besar itu.

   Maukah engkau menerima Yesus hari ini dan bersedia menjadi penduduk dunia baru yang indah dari Allah?.

   Saya rindu menjadi penduduk kerajaan Allah yang mulia:(____)

   TANGGAPAN: ____

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAH MEMASUKI RUMAH BARU

LYRIC LAGU (2)

Keyakinan Menghadapi Tahun Baru.