PENTING SETELAH KANTUNG EMPEDU DIHILANGKAN
Apa yang terjadi di tubuh saat kantung empedu dihilangkan?
Merdeka.com
- Kantung empedu merupakan organ tubuh yang
menyimpan sekitar 50 ml cairan empedu yang berfungsi untuk mencerna lemak yang
masuk dalam tubuh. Ketika makanan yang kamu konsumsi tinggi akan lemak, maka
cairan empedu bekerja begitu keras untuk mencernanya dan bisa berakhir dengan
munculnya penyakit batu empedu karena cairan empedu yang mengerak.
"Karena kantung empedu berfungsi untuk
menampung cairan empedu, maka ketika tidak ada kantung, cairan dari liver akan langsung diangkut ke usus kecil. Hal
ini akan menyebabkan diare karena liver dan usus kecil masih belum terbiasa dengan proses tersebut. Gangguan
ini dikenal sebagai sindrom pasca kolesistektomi," terang penelitian ini.
Untuk
mengatasi masalah diare setelah operasi empedu, ada beberapa makanan dan
minuman, serta aktivitas sehari-hari yang perlu dihindari sementara waktu.
Sampai saat ini, penyebab diare setelah
operasi empedu belum diketahui dengan jelas. Diare diduga terjadi karena tidak
adanya kantung empedu sebagai penampung cairan empedu, sehingga cairan empedu
yang memiliki efek pencahar langsung dilepas ke usus.
Sosis dan daging giling merupakan contoh
daging tinggi lemak. Makanan ini sulit
dicerna dan dapat menyebabkan diare, sehingga sebaiknya dihindari, terutama
selama seminggu setelah operasi.
Minuman yang mengandung kafein, seperti
kopi, perlu dihindari setelah operasi empedu karena dapat menyebabkan
peningkatan gerakan usus dan produksi gas, sehingga menyebabkan perut kembung.
Susu dan produk makanan turunannya, seperti
keju dan yoghurt, juga mengandung lemak yang cukup tinggi, sehingga dapat
menyebabkan diare.
Makanan manis yang mengandung gula tinggi
dapat melunakkan tinja, sehingga menyebabkan diare.
Aktivitas fisik dapat kembali dilakukan
setelah operasi empedu, namun secara bertahap. Meski ada sejumlah pantangan
dalam melakukan aktivitas selama masa pemulihan di rumah sakit, Anda tetap disarankan untuk bangun dari
tempat tidur dan berjalan tiap jam
untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah.
Anda tidak diperkenankan untuk mengangkat
beban lebih dari 5 kg atau melakukan olahraga yang melelahkan dalam 4-6 minggu
setelah operasi empedu. Lama waktu ini berkaitan proses penyembuhan luka
operasi. Meski begitu, Anda tetap disarankan untuk melakukan olahraga
ringan, seperti berjalan kaki.
Anda tidak diperbolehkan menyetir atau
mengemudi hingga seminggu setelah operasi. Saat ingin mulai kembali menyetir,
kenakan sabuk pengaman dan coba dulu menyetir dalam jarak dekat. Bila Anda
merasa nyeri atau tidak nyaman saat menyetir, jangan dipaksakan dan tunggu
sampai benar-benar sembuh.
Seperti mengemudi, penderita dapat mulai
kembali bekerja dalam waktu 7 hari setelah operasi pengangkatan kantong empedu.
Dengan catatan, pekerjaan tersebut tidak berhubungan dengan mengangkat beban
berat.
Hubungan seksual sebaiknya dihindari sampai
2 minggu setelah operasi. Jaga agar luka operasi tidak tertekan saat melakukan
hubungan seksual, misalnya saat posisi pasangan berada di atas.
dr. Sonny Seputra, M.Ked.Klin, Sp.B
(Dokter Spesialis Bedah)
Ditinjau oleh:
dr. Tjin Willy

Komentar
Posting Komentar