7 PANTANGAN UNTUK PENGIDAP KISTA OVARIUM.
Makanan pantangan untuk pengidap kista ovarium perlu dihindari agar gejala kista bisa perlahan mereda. Contoh pantangan untuk kista ovarium adalah makanan berlemak, gorengan, dan makanan manis.
Bagi perempuan yang mengidap penyakit kista
ovarium, jenis makanan yang dikonsumsi bisa berpengaruh pada kondisi gejala
yang terjadi. Pada sindrom polikistik ovarium (PCOS), misalnya, mengatur pola
makan bisa bantu turunkan berat badan dan membuat kadar hormon kembali normal.
Sehingga, siklus menstruasi bisa lebih teratur.
Namun perlu diketahui bahwa menghindari
makanan pantangan untuk pengidap kista ovarium tidak serta-merta menyembuhkan
penyakit ini. Untuk kista yang berukuran besar, perawatan lanjutan seperti
konsumsi obat dan operasi tetap perlu dilakukan.
1. Daging merah
Sebuah
penelitian yang menilai hubungan antara konsumsi makanan dengan risiko
terbentuknya kista ovarium jinak menemukan bahwa konsumsi daging sapi dan keju
berlebihan berhubungan dengan penyakit tersebut. Sehingga, membatasi konsumsi
keduanya bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko keparahan kista.
2. Makanan berlemak
Penelitian lain yang dilakukan pada
perempuan usia produktif Iran, menunjukkan bahwa tingginya konsumsi lemak juga
berpengaruh pada terbentuknya kista ovarium.
Disebutkan
bahwa perempuan yang mengidap penyakit ini adalah yang mengonsumsi lebih banyak
makanan berlemak. Sehingga, perempuan yang sedang berada di usia produktif
disarankan untuk mengurangi konsumsi lemak.
3. Nasi putih
Perempuan yang mengidap PCOS memiliki kadar
insulin lebih tinggi dari level normal. Sehingga, membatasi makanan yang bisa
memicu naiknya kadar insulin adalah hal yang perlu dilakukan. Nasi putih
merupakan salah satu jenis makanan tinggi karbohidrat yang bisa memicu naiknya
kadar insulin di tubuh.
4. Roti tawar
Roti tawar adalah makanan berbahan tepung
terigu, yang mengandung karbohidrat olahan dan sudah diproses dengan berbagai
metode.
Makanan ini dinilai bisa memicu resistensi
insulin, yang dapat berujung pada peningkatan kadar hormon testosteron. Kondisi
ini terjadi pada para perempuan pengidap PCOS.
5. Kentang
Sama seperti roti tawar, kentang juga bukan
merupakan jenis karbohidrat olahan yang jika dikonsumsi terlalu banyak, bisa
memicu resistensi insulin. Sehingga, pengidap kista ovarium perlu membatasi
konsumsinya.
6. Makanan dan minuman manis
Pada penderita PCOS, hormon insulin di tubuh
diduga tidak bisa bekerja dengan baik dalam mengubah gula menjadi energi.
Sehingga, kadar gula di dalam darah cenderung tinggi.
Mengurangi
konsumsi makanan dan minuman manis seperti soda, jus buah, hingga kue,
merupakan salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mengembalikan
keseimbangan kadar hormon di tubuh pengidap kista ovarium.
7. Makanan cepat saji
Makanan cepat saji seperi ayam goreng,
kentang goreng, sosis, bakso, maupun snack kemasan merupakan makanan tinggi
lemak sekaligus bisa memicu inflamasi atau peradangan jaringan di tubuh.
Jenis makanan
ini tentu tidak baik untuk para pengidap kista ovarium yang sedang berusaha
mengendalikan kadar hormon di tubuhnya.
1. Makanan tinggi serat
Berikut ini beberapa jenis makanan tinggi
serat yang baik dimasukkan dalam pola makan pengidap kista ovarium.
Brokoli
Kembang kol
Sayuran
berdaun hijau seperti selada
Paprika hijau
dan merah
Ubi
Labu
2. Makanan antiinflamasi
Jenis makanan yang bisa megurangi inflamasi
juga baik dikonsumsi. Berikut ini contohnya.
Tomat
Kale
Bayam
Buah-buahan
Ikan
Minyak zaitun
3. Makanan tinggi protein dan rendah
lemak
Contoh makanan tinggi protein dan rendah
lemak yang baik untuk dikonsumsi pengidap kista ovarium adalah tahu, dada ayam,
dan ikan.
Semoga bermanfaat!. GBU

Komentar
Posting Komentar