HARGA DARI ISTIRAHAT (PASSD 04T3-21)

 

 







Nast : “Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh”. (Mazmur 51:12).

 >>Rindu kembali ke pengalaman semula sblm melakukan great sin. Ready to obey God and to serve Him.

   Ilustrasi:

   Banyak orang tampaknya putus asa untuk menemukan sedikit kedamaian dan ketenangan. Mereka bersedia membayar untuk itu juga.

   Di banyak kota besar ada ruang-ruang bebas internet, yang dapat disewa per jam. Peraturanyanya ketat---

>>tidak ada suara, tidak ada pengunjung2. Orang rela membayar untuk bisa duduk diam dan hanya berpikir atau tidur siang. Ada kantong tidur (Sleep Pod) yang dapat di sewa di Airport, dan alat pendengar peredam suara(earphone pengurang     kebisingan)  adalah barang populer.

   Bahkan disana ada tudung kanvas, atau pelindung privasi yang dapat dilipat   yang dapat anda dapat beli untuk menarik kepala dan dada Anda untuk istirahat dengan cepat ditempat kerja.    (>>Pel.kita: Melihat secara singkat kehidupan manusia yang dekat dihati Tuhan utk.mengetahui bgm manusia itu menemukan harga yg.sejati dari istirahat /perhentian Allah.)

     Pelajaran ini akan berfokus pada DOSA Daud dengan Batsyeba dan konsekwensikonsekwensinya. (Pada salah satu pasal memilukan dlm.kehidupan Daud—yang menyalah gunakan otoritas yg.diberikan Allah dan menggiring istri Uria kedalam dosa. Daud mengambil kesempatan dari ketidak hadiran Uria.

   Ketika Batsyeba hamil, raja mencoba menutupi dosanya. Dia memanggil pulang Uria dari pertempuran untuk menghabiskan waktu dengan isterinya.

   Tapi Uria menolak utk.memasuki rumahnya sementara pasukannya sedang memerangi musuh. Ketika rencana awalnya tidak berhasil, dia mendesak Yoab, kapten pasukan untuk menempatkan Uria di garis depan pertempuran sehingga dia menghadapi kepastian kematian. (Daud yang penuh nafsu telah menyebabkan permufakatan tipu daya untuk membunuh seorang yang tidak bersalah.)

>>Pencobaan2 si jahat dirancang untuk menghadang kita pada titik terlemah kita.

     Jika ada satu titik rentan dalam tabiat kita, si jahat akan menyerang titik tersebut untuk menggiring kita ke dalam dosa.   Akhirnya Daud mengakui kesalahannya lewat sebuah perumpamaan Nabi Nathan yang diceritakan kepada Daud.   Dengan patah hati, Raja Daud tersungkur dalam pengakuan yang menyakitkan. >>Dalam Maz.51 merupakan permohonannya yang sungguh2 untuk PENGAMPUNAN dan HATI YG.DIUBAHKAN.

>>Allah menjawab doa Daud. Dia diampuni, namun pengampunan tidak berarti terhindar dari konsekwensi2 tragis dosa. Disepanjang kehidupannya, dia mengalami konsekwensi2 mengerikan atas tindakannya yang  penuh dosa.  Sebagai orang yang diampuni, dia memasuki istirahat surgawi, namun tetap mengalami nestapa tindakannya yang penuh dosa.

 I.            TIDAK BERDAYA & LELAH (Worn & Weary).

  *Cerita kita dimulai dalam 2 Sam.11:1-5- Raja Daud yg.telah banyak bertempur dalam hidupnya, memutuskan saat itu utk.mengirim Jenderal Yoab utk.pimpin pasukannya melawan Amon.>>Sementara itu, Daud sedang beristirahat tidur siang dan kemudian berjalan diatas atap (sotoh) istananya. Dia menoleh (looked over) dan telah melihat seorang wanita yang sangat cantik sedang mandi. >>Pd.malam musim semi yg.nyaman, Raja Daud yg.gelisah mondar mandir (petang) di sotoh istananya. Dia seharusnya bersama pasukannya di seberang sungai Yordan. Dia seharusnya memimpin umat Allah untuk mengalahkan bgs.Amon.  Tidak berada di tempat seharusnya, dia berada membuka pintu pencobaan bagi Daud.  Apa yang terjadi, dan dosa besar apa yang Daud lakukan?.

>>2 Samuel 11:1-5. >>ayat 3. “Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: “Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu.”

 APA YANG KITA KETAHUI TTG.URIAH & BATSYEBA?

  >>2 Sam.23:24,39 – Uria =salah satu dari 30 pengawal Daud yang paling dihormati. 2 Sam.23:34 – Eliam (ayah Batsyeba) anak Ahitofel juga bagian dari 30 org.pengawal.

   1 Raja2 27:33 –Ahitofel = Penasehat Raja.

>>Jadi Batsyeba : Isteri dari salah seorang pejuang Daud yg.paling terkenal dan cucu dari penasehatnya yang paling tepercaya.  Daud telah mengambil isteri orang lain sebelum Abigail mantan isteri Nabal dan isteri2 Saul >>Karena Daud = Raja berikutnya

(2 Sam.12:7-8).

   *Daud telah membunuh orang lain sebelumnya (Dia adalah seorang penumpah darah 1 Taw.28:2-3).>>Dengan sejarah masa lalunya dan posisinya sebagai Raja, Daud merasa bahwa peraturan (hukum2) yang berlaku untuk orang lain tidak berlaku untuknya!. (>>dia tidak berada diatas hukum Allah—ketika raja melangkah keluar, dia menghadapi konsekwensi yang mengerikan>>Daud melampaui batas hukum Allah).

   *Tapi ada beberapa pertanyaan yang sangat menarik dari cerita ini: --Bagaimana fakta tentang Batsyeba—bhw dia tidak pernah hamil dari suaminya?. Jika dia punya anak, mungkin dia tidak akan pernah mandi di luar. Namun, begitu bertemu sekali dengan

 Daud, dia menjadi hamil.  Jika Batsyeba sudah punya anak, dia mungkin tidak akan melakukan apa yang dia telah lakukan.  Jika Uria pulang ke rumah untuk tidur dengan isterinya, rencana Daud mungkin berhasil tanpa TERDETEKSI.  Apakah Tuhan mengatur semua ini sehingga Daud tertangkap atau, apakah Iblis?.

>>Lalu, Daud benar-benar dalam satu DILEMA. Apa yang akan dia lakukan?.

>>2 Sam.11:6-27 –ayat 11: “Tetapi Uria berkata kpd.Daud:”Tabut serta orang Israel dan orang Yehuda diam dalam pondok, juga tuanku Yoab dan hamba2 tuanku sendiri berkemah di padang; masakan aku pulang ke rumahku dan tidur dengan isteriku?.  Demi hidupmu dan demi nyawamu, aku takkan melakukan hal itu”. Ay.27 “Setelah lewat waktu berkabung, maka Daud menyuruh membawa pr. itu kerumahnya. Pr.itu menjadi isterinya dan melahirkan.. Tetapi hal yg.telah dilakukan  Daud itu adalah jahat di mata Tuhan.

   *Daud tidak punya pilihan untuk kirim Batsyeba ke dokter untuk lakukan ABORSI seperti yang ingin dilakukan banyak orang saat ini.  Dia meluncurkan (launched) skema untuk mencoba MENUTUPI dosanya. Tapi Allah –atau Iblis tidak membiarkan Daud lolos dari penutupan itu.

 II.         PANGGILAN UNTUK BANGUN (Wake-up Call):

   Ditengah-tengah masa tergelap dalam kehidupan Daud, ada kabar baik: Tuhan mengirim nabi-Nya yakni NATAN (penasehat Daud tentang rencana bangun Bait suci).

   >>Natan memilih utk menceritakan sebuah kisah daripada menyebut & mempermalukan Daud dengan segera. Dia berkata dengan cara yg.bisa Daud pahami.  Daud telah terjebak dlm. mengucapkan kalimatnya sendiri!. Natan berhasil menceritakan sebuah kisah yang membawa Daud kedalam jebakan itu.

   *2 Sam.12:1-14 :ayat 7-9 “Kemudian berkatalah Natan kepada Daud:”Engkaulah orang itu!

    ayat 13: “Lalu berkatalah Daud kepada Natan:”Aku sudah berdosa kepada Tuhan.” Dan Natan berkata kepada Daud: “Tuhan telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.

    v.14.Walaupun demikian, karena engkau dengan perbuatan ini telah menista Tuhan, pastilah anak yang lahir bagimu itu akan mati.” >>Kata2 Natan pasti penuh dengan Anugerah.

 *Ada sesuatu yang merobek hati Daud.

*Pelajaran2 dari kejatuhan Daud :

 >>2 Sam.11:”Daud tinggal di Yerusalem—Daud memilih utk tinggal di istananya, menikmati kesenangan kerajaan, sementara org2nya menderita dan tewas dalam perang.

   --Ketika anda gagal melakukan tugas Anda, tidak berkorban utk.melakukan yang benar tapi memanjakan hasrat menyenangkan—Anda menjadi sasaran empuk bagi pencobaan2 iblis yang memikat.

  --Daud tidak mengharapkan pada petang itu, dia akan ditawan oleh kecantikan istri org.lain.

 Amsal 4:23: “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, krn.dari situlah terpancar kehidupan”.  >>Ketika kita membiarkan penjaga kita surut, Iblis menyerang.  Karena itu, Yesus berkata kpd.para murid2-Nya: (Mrk.14:38 )“Berjaga-jagalah dan berdoalah, spy.kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

>>Inilah masalah Daud—Dalam suatu momen tanpa penjagaan,kelemahan daging menggiringnya ke dalam sebuah dosa yang akan mengubah keseluruhan haluan hidupnya.

   Dlm 2 Sam.12:13 dan Maz.51:4 –Mengapa Daud katakan bahwa dia hanya berdosa thd Tuhan bukannya berdosa thd.Uria/Batsyeba?. Apakah karena Uria sudah meninggal dan dia sudah menikah dengan Batsyeba. Atau apakah karena Daud paling peduli tentang hubungannya dengan Allah?.

   Daud mengakui: Bahwa dosa yang membuat kita gelisah, terutama= penghinaan thd.Allah.

 “Teguran nabi itu menjamah hati Daud, hati nuraninya dibangkitkan; kesalahannya tampak dlm. segala kekejian. Jiwanya tertunduk dalam pertobatan kepada Allah. Dengan bibir yg.gemetar dia berkata: ‘Aku sudah berdosa kepada Tuhan’.   Segala kesalahan yang diperbuat kepada org. lain telah terpantul kembali dari yang disakiti kepada Allah. Daud telah melakukan dosa yang keji/besar baik terhadap Uria maupun Batsyeba, dan dia benar-benar merasakannya. Tetapi dosanya melawan Allah jauh lebih besar”.

    PP.722.1 –E.G.W,Alfa dan Omega,jld.2,hlm.388,389.

III.      DIAMPUNI DAN DILUPAKAN (Forgiven and Forgotten):

   *Natan segera meyakinkan Daud bahwa dia telah diampuni.Bagaimana Natan yakin hal itu?.

>>Natan telah diberitahukan Allah tentang sejumlah akibat yang akan terjadi karena dosa   Daud. >>Pengampunan Allah tidak menghapus konsekwensi dari dosa Daud.

   *Sebelum semua cerita mesum ini berakhir: 4 putera Daud telah meninggal: (2 Sam.12:13-23)

   --Anak I yang lahir dari Betsyeba, Amnon, Absalom, dan Adonia.

   *Mazmur 51:1-6 mencatadoa Daud yang sungguh-sungguh kepada Allah tentang dosanya. (Juga Mazmur 32).  

   >>Maz.51 —ayat 6 :  “Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam  putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.”

   *DAUD – mengerti & menghargai bagaimana rasanya memiliki hubungan yang benar dengan Allah. Dalam Mazmur 51 (1-8)>>Daud berdoa untuk kembali kepada hubungan yang benar itu.>>Daud membuka hatinya dan mengakui dosa2nya. Dia berseru memohon belas kasihan Allah yang besar : Dia merindukan PEMBARUAN.

 IV.        SESUATU YANG BARU (Something New).

     *Setelah Daud mengakui dosanya tanpa berusaha memaafkannya—apa yang Daud katakan saat dia melanjutkan doanya? Apa yang dia minta dari Tuhan? (Maz.51:7-17).

--Permohonan tulus untuk rahmat, pengampunan.

   *Pengalaman Adam & Hawa setelah berbuat dosa di Taman Eden>>Mereka berusaha bersembunyi dari hadirat Allah (Kejadian 3:8).

>>Bandingkan dengan Permohonan Daud dalam Maz.51:13-14 : ”Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku! Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!.”

   (True happiness is found only in the presence of God, Mz.13:1; 16:11). Menyadari tanpa R.K. dia tidak berdaya. Daud rindu agar sukacita dikembalikan kpdnya seperti dalam keadaan sebelum dia melakukan dosanya yang besar). >>Yang memisahkan kita dari Allah adalah dosa-dosa kita (Yes.59:2).

   *Daud sangat ingin memulihkan hubungan yg.benar dengan Allah. Dia tahu bhw dalam setiap aspek kehidupannya, bahkan termasuk berperang melawan musuh2nya, dia tdk.dpt.mencapai

apapun tanpa bantuan Allah.

    *Kehidupan Kristen yang menang bukan tentang seberapa keras kita berjuang, tetapi seberapa sering kita membiarkan Allah masuk ke dalam pikiran kita untuk mengubah karakter kita.

>>Kita merindukan kehadiran-Nya; Roh-Nya; ingin sukacita keselamatan-Nya; kebutuhan untuk pembaruan dan pemulihan(renewal & Restoration). Kita membutuhkan istirahat-Nya-- suatu tindakan penciptaan kembali Ilahi (A divine act of recreation).Creation rest is not far from forgiveness.

>>Dalam Maz.51:12 –Daud berseru agar Allah menciptakan hati yang baru dalam dirinya.

   “Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!” (Create –Hebr: bara Kej.1:1. A new mind.  Doa pengampunan hrs.disertai oleh doa pembaharuan hati dan penyucian—Daud merindukan sifat mental dan moral yang baru).

 V.          Pemantul Cahaya Tuhan (Reflectors of God’s Light)

      *Secara manusiawi, hal yang paling wajar utk.kita lakukan setelah melakukan dosa/kegagalan  yg.memalukan dan percaya bahwa kita telah diampuni adalah mencoba untuk MELUPAKANNYA. (Terkadang kenangan itu menyakitkan). >>Tapi bandingkan doa Daud: Maz.51:13-19. Ayat 16-17...

Ilustrasi:

      Ketika mangkuk/vas berharga jatuh dan pecah berkeping-keping, kita biasanya menghela napas dan membuang pecahan yang tidak berguna itu. Di Jepang ada seni tradisional yang disebut KINTSUGI, yang akhli sepecial dalam membuat kembali tembikar yang rusak. Logam mulia, seperti emas atau perak cair, digunakan untuk merekatkan potongan2 yang rusak menjadi sesuatu yang indah dan bernilai.

  >>Kita tidak dapat memperbaiki diri kita sendiri; kita tidak bisa menghapus dosa masa lalu kita.

 “Buku-buku” Allah di surga mencatat setiap detail dari kehidupan yang pernah ada.

   >>Yang bisa kita lakukan = mengembalikan sebuah hubungan yang benar dengan Allah dan dengan bantuan-Nya mencoba untuk hidup lebih baik di masa depan.

   (Setiap kali Tuhan mengampuni pelanggaran kita dan menciptakan kita kembali, sesuatu berubah. Pengampunan Allah merekatkan kehancuran kita kembali, dan kehancuran yang ter-

 lihat dapat menarik perhatian pada Anugerah-Nya. Kita bisa menjadi pengeras suara Tuhan

 >>We can become God’s loudspeakers. Maz.51:16 “Lidahku akan bersorak sorai memberitakan keadilan-Mu.”)

    *Hubungan apa yang Anda lihat antara Maz.51 dan 1 Yohanes 1:9. >>1 Yoh.1:9 “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan”.

   *1 Yohanes 1:9 –dapat dianggap sebagai ringkasan dari Mazmur 51.  >>Kita seharusnya tidak berfokus pada dosa-dosa masa lalu kita; kita harus berfokus pada Yesus dan bagaimana Dia dapat membantu kita mengalami kehidupan yang lebih baik di masa depan.

KUTIPAN:

 “Pertobatan Daud sangat sungguh2 dan dalam. Tidak ada usaha utk.mencari dalih atas kejahatannya. Tidak ada keinginan utk.melepaskan diri dari hukuman yg.telah dinyatakan kepadanya, yang mendorong doanya itu..Dia melihat noda pada jiwanya; dia merasa muak atas dosanya itu.

   Bukan hanya untuk keampunan saja ia berdoa, tetapi juga untuk kesucian hati..Di dalam janji-janji Allah kpd.orang berdosa yg.bertobat, dia melihat bukti daripada keampunan dan peneri-

 maannya...’Korban sembelihan kpd.Allah ialah jiwa yg.hancur: hati yg.patah dan remuk, tidak akan kaupandang hina, ya Allah’ (Maz.51:18,19).  “Sekalipun Daud telah jatuh, Tuhan mengangkat dia..Tetapi Daud telah merendahkan dirinya dan mengakui dosa2nya, sementara Saul meremehkan teguran dan mengeraskan hatinya dalam sikap yang tidak bertobat.”  

 KUTIPAN:

 “ Bagian sejarah Daud adalah...merupakan salah satu gambaran yg.paling nyata yang diberikan kpd.kita sehubungan dengan pergumulan dan pencobaan manusia, dan tentang pertobatan

 yang sejati...Sepanjang zaman..ribuan Anak-anak Allah, yang telah tertipu ke dalam dosa,..telah mengingat..pengakuan dan pertobatan Daud yang sungguh-sungguh..dan mereka juga telah

 menjadi berani dan berusaha kembali untuk berjalan pada jalan hukum Allah.”

   “Siapa saja..yang mau merendahkan hati dengan disertai pengakuan dan pertobatan, sebagaimana halnya Daud, bisa merasa pasti bahwa ada pengharapan baginya...Tuhan tidak akan

 pernah membuang satu jiwa yang benar-benar bertobat.”

   Ellen G.White, Alfa dan Omega, jld.2, hlm.392-395.

   DOSA = Kanker yg.Menghancurkan Apa pun yang dijamahnya.

>>Edwin Cooper –seorang  pengisi siaran TV tetap di USA tahun 1950 selalu mengingatkan teman dan rekannya setiap pekan:  Periksakan diri untuk kanker. Namun krn.dia begitu sibuknya, dia lalai mengikuti sarannya sendiri. Pada saat kankernya ditemukan, itu sudah sangat terlambat untuk ditangani. Dia wafat usia 41 tahun.

>>Dosa lebih mematikan daripada kanker yang paling ganas. Dosa membunuh dan menghancurkan apa saja yang dijamahnya. Dari kejatuhan Adam –sampai sekarang, dosa tidak memenjarakan tawanan.  Inilah tujuan di balik apa saja yang Iblis lakukan.

 *Yesus (Yoh.10:10)—’Pencuri dtg. hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan’.

   KESIMPULAN:

 DOSA =sebilah pedang bermata dua.

 -Membawa perasaan bersalah,rasa malu & kutukan, juga  : keadaan No hope & putus asa.

   *Sekali si jahat menggiring kita ke pencobaan dan jatuh>>langkahnya yang berikut =membuat kita merasa seolah-olah tidak ada harapan>>Putus asa adalah salah satu senjatanya yang paling berkuasa.

   *Ada 3 fakta yang harus di ingat ketika Anda telah jatuh ke dalam pencobaan:

1.Kristus rindu Anda datang kpd-Nya sebagaimana adanya  dgn.hari yg.jujur.

 2.Kristus tidak pernah menolak siapapun yg.datang dgn.tulus mencari anugerah-Nya.

3.Janji2 pengampunan dan pemulihan adalah pasti.

*Pelajaran2 dari kejatuhan Daud :

 >>2 Sam.11:”Daud tinggal di Yerusalem—Daud memilih utk tinggal di istananya, menikmati kesenangan kerajaan, sementara org2nya menderita dan tewas dalam perang.

   --Ketika anda gagal melakukan tugas Anda, tidak berkorban utk.melakukan yang benar tapi memanjakan hasrat menyenangkan—Anda menjadi sasaran empuk bagi pencobaan2 iblis yang memikat.

   --Daud tidak mengharapkan pada petang itu, dia akan ditawan oleh kecantikan istri org.lain.

    Amsal 4:23: “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, krn.dari situlah terpancar kehidupan”.  >>Ketika kita membiarkan penjaga kita surut, Iblis menyerang.  Karena itu, Yesus berkata kpd.para murid2-Nya: (Mrk.14:38 )“Berjaga-jagalah dan berdoalah, spy.kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

>>Inilah masalah Daud—Dalam suatu momen tanpa penjagaan,kelemahan daging menggiringnya ke dalam sebuah dosa yang akan mengubah keseluruhan haluan hidupnya. 

   (Istirahat berhubungan dengan keselamatan, kasih karunia, penciptaan, hari sabat, pemahaman kita tentang keadaan orang mati, dan Kedatangan Yesus yang segera, dan banyak lagi). Allah adalah sumber istirahat itu.)  Kegelisahan dan ketakutan, sering berjalan beriringan.  Amin. Pdt.H.M. Siagian,MPTh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAH MEMASUKI RUMAH BARU

LYRIC LAGU (2)

Keyakinan Menghadapi Tahun Baru.