MARILAH KEPADAKU...(PASSD 05T3-21)
1.”Marilah
kepada-ku”>>Dia=sumber damai kita, mata air kekuatan kita, yg.sanggup mengangkat
beban kita, membebaskan kungkungan stress kita.
2. “Pikullah
kuk” – Lembu yg.dipasangi kuk disatukan utk.bekerja.
>>Ketika kita dipersatukan bersama
Kristus dlm.pelayanan kpd.
orang lain, beban kita menjadi lebih ringan.
3. “Belajarlah
kepada-Ku”- Yesus tidak tertekan dengan tantangan yang Ia hadapi.
(Kita akan pelajari –kerinduan Yesus bagi kita
untuk beristirahat dalam Dia dan menemukan kedamaian hati dan pikiran).
Ilustrasi: >>Seorang
petani tua berjalan terseok-seok di jalan kampung yg.sempit—memikul kentang sekarung di
punggungnya.Langkahnya berat & lambat. Seorang tetangganya yg.dalam kereta
kuda menanya kalau dia mau menumpang. Dengan gembira dia naik ke belakang kereta.
Tapi orang itu tetap memikul kentang itu di punggungnya.
>>Tetangganya:
“Letakkan saja karungmu”. Org.tua itu menjawab:
“Engkau sdh
begitu baik memberikanku tumpangan; yang terkecil yang dapat saya lakukan
adalah memikul bebanku.” Inilah inti pelajaran kita.
>>Juruselamat kita rindu untuk melepaskan
kita dari stress memikul semua beban ini. Dia mau memikul beban kita.Mari kita
mempelajari bgmn kita dpt.bebas dari beban yg.sering menghancurkan sukacita
kita.
I.
“AKU AKAN
MEMBERI KELEGAAN KEPADAMU” (I will give you rest).
* Matius 11:20-28 >>pernyataan
yg.mengecam kota2 penting Galilea: --kota2 yg.tdk.bertobat: Khorazim, Betsaida,
Tirus, Sidon,Sodom,Gomora.>>Yesus klaim: Dapat mengampuni dosa!. Namun
Yesus tawarkan istirahat sejati:ay.28.“Marilah kpd-Ku, semua yg.letih lesu dan
berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
>>Kita
hrs sadari bhw kita tidak dapat “memikul beban kita” sendirian (to carry our
burden alone).
*Kita perlu
mengenal kondisi kita yang sebenarnya (bagi yg.sombong
sulit mengakhui hal ini). Tetapi Allah
memerintahkan kita utk.datang.
>>Namun
sulit bagi kita untuk menyerah (Surrender).
*Yesus memberi
kita 3 perintah dalam pelajaran ini:
1.”Datanglah
kepada-Ku”-Come unto Me.
2. “Pikullah
kuk yang Kupasang”-Take my yoke, dan-
3. “Belajarlah
pada-Ku”-Learn of Me.
*Kata
“Marilah”-bukan optional>>Prasyarat utk.menemukan istirahat.
>>berarti
bahwa kita perlu menyerahkan kendali (penyerahan diri). *Yesus mengundang kita
datang kepada-Nya. Apa artinya?.
>>Datang
adalah sebuah keputusan kehendak, mengisyaratkan pilihan pribadi kita—ingat
kebebasan memilih/Ia tidak memaksa kehendak kita (menekan) kita untuk datang.
Tapi Dia mengundang kita. Datang adalah pilihan kita. Kita datang dalam iman—meyakini
bhw.Dia lebih besar dari permasalahan/kesulitan/tantangan kita.(Alfa &
Omega,jld.5 hlm.353).
>>Kecemasan,
pencobaan –kita paparkan kepada-Nya.
>>Setelah
kata yang pertama “Marilah” dalam Mat.11:28, dua perintah (Imperative)--lainnya
mengikuti dalam Matius 11:29 yakni:
>>Perintah
yang ke 2: “Pikullah kuk yang
Kupasang”-Take my yoke upon you.
>>Perintah
yang ke 3: “Belajarlah pada-Ku”-Learn of Me.
(
Pikullah dan Belajarlah—Kita hrs.mengambil kuk-Nya dan belajar dari
Dia).>>Dia mengundang kita utk.memikul kuk-Nya.
>>Memikul kuk adalah sebuah simbol
penyerahan/ketundukan(submission)
(Yer.27)—juga merupakan metafora
yg.menggambarkan tujuan yang bersatu>>juga berarti bahwa kita bekerjasama
dengan Allah.
Kuk = metafora
umum dalam Yudaisme untuk Hukum (merujuk>>hk.sunat).
>>Merujuk
pada hukum sebagai sarana keselamatan.
(Apakah kita
bersedia/siap utk.menerima syarat2 keselamatan-Nya?). Komentar W.Barclay
Mts.11:26-28 berkenaan dengan kuk:
“Yesus mengundang kita untuk mengenakan kuk-Nya di bahu kita. Org.Yahudi menggunakan istilah kuk ini untuk “memulai kepatuhan kpd”.>>Mereka membicarakan kuk Hukum, kuk Perintah,kuk Kerajaan, kuk Allah. Untuk mengenakan kuk Kristus= untuk menyerah kepada kehendak-Nya. Ketika kuk dikalungkan di leher lembu, hewan itu akan tunduk kepada petunjuk tuannya.
>>Boleh
jadi kata Yesus: “Kuk-Ku adalah mudah”—Greek: khrestos, yang dapat diartikan:
sangat cocok. Di Palestina kuk lembu dibuat dari kayu; lembu dibawa utk diukur
dulu - membuat polanya—dan lembu dibawa kembali utk menguji kuk itu—sehingga
benar2 cocok dan tidak melukai tengkuk hewan yg.sabar tersebut. Jadi, kuk
adalah produk sesuai dengan pesanan agar cocok dengan lembunya. APA YG.DIMAKSUDKANNYA:
“Kehidupan yg.Aku berikan kpdmu bukanlah
sebuah beban bagimu; tugasmu dibuat utk mengukur agar cocok denganmu”.
1 Kor.10:13 Pencobaan2...
*Dipasangi kuk dengan Yesus, kita memiliki
jaminan mutlak bhw Dia akan menguatkan kita untuk menanggung pencobaan, ujian,
atau kesusahan apapun yang menghadang kita.
Istirahat yang Kristus berikan kepada kita adalah jaminan bhw Dia ada
disamping kita utk.memampukan kita berkembang dalam setiap tantangan kehidupan.
“Kuk itu adalah alat pelayanan. Lembu mendapat
kuk untuk bekerja, dan kuk itu perlu agar mereka dapat bekerja dengan
baik.>>Kita dipanggil bekerja seumur hidup, agar kita dapat bekerjasama
dengan Dia.
>>Kuk
yg.mengikat kepada pelayanan ialah Hukum Allah. Hukum Kasih yg.besar yg. tlh
dinyatakan di Eden, dan diumumkan di Sinai, dan di dlm. P.B. ditulis dalam
hati>>itulah yg.mengikat manusia kpd.kehendak Allah. Ia ingin agar kita
mengerjakan tugas2 itu dgn.sabar dan bijaksana”.
MENGENAKAN KUK-NYA >>menyerah
kpd.kehendak-Nya.
>>Perintah
yang ke 3: “Belajarlah pada-Ku”-Learn of Me (Mat.11:29). *Dalam kehidupan-Nya
–Kristus berkomitmen melakukan kehendak Bapa.
--Yoh.8:29
“Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya”. *Ada kesatuan tak
terputus antara Yesus dan Bapa-Nya.
>>Kedamaian sempurna datang ketika hati
dan pikiran kita menyatu dengan pikiran Kristus.
III. AKU LEMAH LEMBUT & RENDAH HATI.(I am gentle
and lowly in heart).
*Di dunia
kita, orang2 mencemooh kelemah lembutan dan kerendahan hati.
>>Di Medsos—kalau berisik,aneh & liar
orang mendapat perhatian.(Karakteristik ini/standar dunia >< dengan cara-cara Allah).
*Bertentangan dengan Matius 5:5 –Berbahagia-orang
yg.lemah lembut >>Memiliki bumi.
*Musa—tokoh
utama P.L—juga rendah hati dan lemah lembut (Pemimpin militer &
Conquerer---Bilangan 12:3). Dlm.P.B, Yesus sering digambarkan sebagai Musa yang
kedua. Kerendahan hati dan kelembutan Yesus—jelas menggantikan Musa>>tapi
kita tidak dapat menemukan Keselamatan didalam diri Musa. >>Kita
membutuhkan seorang Juruselamat yang dapat menggantikan kita—bukan hanya sebagai
PENGANTARA tetapi sebagai PENGGANTI (substitute) kita. Pengantaraan itu
penting, tetapi hanya Allah yg.tergantung di kayu salib sbg.pemikul dosa kita,
yang membayar dalam diri-Nya sendiri hukuman bag dosa kita, yang dapat
menyelamatkan kita dari konsekwensi hukum yg.akan dibawa oleh dosa2 kita.
IV. “SEBAB KUK YANG KUPASANG ITU ENAK”( For my Yoke is easy).
*Apa maksud
Yesus ketika Dia berkata, “Sebab kuk yang Kupasang itu enak/mudah”?.
(Mat.11:30).
>>Kata easy/mudah dalam Greek:
baik,menyenangkan,berguna dan murah hati.
Banyak yang menganggap Hukum Allah berat sebelah (heavy-handed), sulit
utk.dipatuhi dan kadang2 tidak relevan.
*Akhirnya
wajah kecil bangga katakan: “Pa2ma2, saya bisa berjalan.”
>>Berjalan
bersama Yesus mungkin tidak selalu mudah, tetapi selalu baik dan hal yang benar
untuk dilakukan. Kita mungkin tersandung,
jatuh, tapi dengan pertolongan-Nya, kita bisa bangkit dan terus berjalan,
menjadi lebih baik saat kita berlatih.
*Gal.5:1
“Supaya kita sungguh2 merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu
berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan/perbudakan.”
--Sebaliknya,
melalui kepatuhan, dengan iman, memahami bahwa keselamatan kita terjamin/secure,
bukan didasarkan pada hukum, tetapi pada kebenaran Kristus yang meliputi
kita/covering us/menutupi, kita (ada proses Sanctification), bahwa kita dapat
memiliki istirahat dan kebebasan sejati.
V. “BEBANKU PUN RINGAN” Mat.11:30. (My burden is light)
>>Ini pernyataan Yesus
terakhir.
“Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan
beban-Ku pun ringan”.
*Tuhan tidak meminta kita untuk memikul
beban yang tidak dapat kita tanggung. Pikirkan cerita Musa, mencoba untuk
menangani semua perselisihan diantara anak Israel>>Kel.18:13-22 –Orang2
datang kepada Musa utk.dihakimi dari pagi sampai sore—Yitro memohon agar Musa
membangun sebuah struktur yang bisa membuat fokus kepada hal-hal besar dan
mempercayakan orang lain utk.mengurus hal-hal yang bersifat duniawi.>>Musa
mendengar saran Yitro. Seperti Musa, kita
membutuhkan orang lain untuk berbagi beban kita.
*Gereja seharusnya menjadi Rumah Sakit bagi
orang2 berdosa.
(Rumah Sakit Jiwa?)>>Namun, saat kita
sedang disembuhkan, kita perlu menjangkau orang lain disekitar kita.
>>GEREJA = satu tubuh. Dengan membantu
orang lain, kita membantu diri kita sendiri (1 Kor.12:12-26)>>has many
parts: mata,tangan...Gal.6:1-2.
*Apakah Anda merasa bahwa berjalan di jalan
orang Kristen adalah suatu beban yang berat? (a heavy burden).
Kutipan:
“Jika engkau menemukan pekerjaanmu itu sukar,
jika engkau bersungut atas segala kesulitan2 & pencobaan2,jika engkau
mengatakan bahwa engkau tidak memiliki kekuatan untuk mengalahkan penggodaan,
bahwa engkau tidak bisa mengalahkan sifat tidak sabar, dan bahwa kehidupan sebagai
pengikut Tuhan itu adalah satu pekerjaan yang berat, ketahuilah
bahwa engkau
tidaklah memikul kuk Yesus, engkau sedang memikul kuk guru/tuan yang
lain.(antoher master)”.
E.G. White--Seri
Membina,Jld.2,hlm.282,283.
“Diperlukan kehati-hatian yang terus menerus
dan sungguh2, pengabdian yg.penuh kasih, tetapi ini akan datang secara alami
ketika jiwa dijaga oleh kuasa iman melalui iman. Kita tidak dapat melakukan apa
pun, samasekali tidak ada, untuk memuji diri sendiri untuk bantuan Ilahi.
“Kita tidak
boleh memercayai sama sekali diri kita sendiri atau pekerjaan baik kita; tetapi
ketika sebagai orang berdosa kita datang kepada Kristus, kita dapat menemukan
istirahat dalam kasih-Nya. Allah akan menerima
setiap orang yang datang kepada-Nya dengan percaya sepenuhnya pada jasa seorang Juruselamat yang disalibkan.
Kasih terpancar dalam hati.
Mungkin tidak ada perasaan gembira yang luar
biasa, tetapi ada keyakinan yang aman selama-lamanya.
Setiap beban adalah ringan; karena kuk yang
dikenakan Kristus itu enak. Kewajiban menjadi kegembiraan, dan pengorbanan
menjadi sebuah kesenangan. Jalan yang sebelumnya tampak diselimuti kegelapan
menjadi cerah dengan sinar dari Matahari Kebenaran. Ini adalah berjalan dalam terang
sebagaimana Kristus ada didalam terang.”
--Ellen G.White, Faith and Works,
hlm.38,39.
Kesimpulan:
Dalam pelajaran ini kita telah melihat 3
perintah dari Yesus:
Datanglah
kepada-Ku.
Pikullah
kuk-Ku.
Belajar
daripada-Ku.
*Apakah ada yang mungkin memisahkan Anda
menjalani kehidupan iman dengan penyerahan penuh kepada Yesus?.
--Apakah itu dosa yang menghalangi kita
datang?
>>Yesus
memanggil kita untuk datang kepada-Nya sebagaimana
adanya kita.
>>Pel.kita ini: Panggilan Yesus untuk
bergabung dengan-Nya dan
menjadi murid-Nya. Kita telah belajar
bagaimana kita dapat tumbuh menjadi lebih seperti Dia.
*Apakah kita
siap menerima tantangan itu?. Amin.

Komentar
Posting Komentar