MENEMUKAN ISTIRAHAT DALAM IKATAN KELUARGA-- (PASSD 06T3-21)
(Finding Rest In Family Tide)
Nast:
“Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh. Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai salama-lamanya.” 2 Petrus 3:17,18.
*Pel. Fokus
pd.kisah kel.Yakub dgn.penekanan pd.kisah Yusuf.
>>Utk.permulaan kita tinjau fakta bhw
Ishak dan Ribka mempunyai anak kembar—Ribka menyukai Yakub, favorit Ishak:
Esau>>Suatu keluarga yang tidak berfungsi.
>>Yusuf tahu tentang keluarga yg.tidak
berfungsi baik.
(Itu sudah
dimulai kakek-buyutnya, Abraham & Sarah).
>>Kita
ingat Sarah—blm.menghasilkan ahli waris pd.akhir hidupnya, jadi mendorong
Abraham utk.mengambil Hagar sbg.Isteri ke 2>>Ismael.
>>Sejak
saat itu, terjadilah konflik—yg.berlanjut sampai hari ini.(Timteng)
Apa yang kita ketahui ttg.kisah Yakub?.
Berusia sekitar 70 tahun ketika dia melarikan diri dari rumah orang-tua/dari
Esau & mencari isteri di Haran >>Dia telah bekerja 7 tahun dan diberikan
Lea, dan berjanji kerja 7 tahun lagi
dan diberi Rakhel seminggu kemudian sbg.isteri ke dua. >>Yusuf lahir
sekitar 21 tahun kemudian.
*Musa tidak memberitahu kita usia Yakub
pd.saat kelahiran Yusuf, tetapi dia dengan sangat rapi memasukkannya ke dalam
ceritera dalam: (Kej.41:46; 45:6; 47:9),
sehingga dengan penjumlahan dan pengurangan yg.sederhana—kita dapati 91.(1984)
Evangelical Review of Theology 8,171.
Kej.41:46 – Yusuf umur 30 tahun ketika menghadap Firaun.
Kej.47:9- “Tahun-tahun pengembaraanku
sebagai orang asing berjumlah 130 tahun”.
*Anak2 Yakub
memiliki sejarah yang sangat buruk dalam hal memilih isteri—orang Kanaan.
>>Dalam Kej.34 –Tentang pemerkosaan
Dinah(anak pr.Lea) putri Yakub satu2nya—oleh Sikhem,anak Hemor, raja
Hewi—dilarikan, diperkosa. (anak2 Yakub marah & sakit hati setelah
mendengar)>>Anak2 Yakub adakan tipu dayasetiap laki2 disunat. Hari ke
3—serang kota dengan pedang (Simeon & Lewi).
*Lalu Yehuda –mengira menantu perempuannya
yang janda sebagai pelacur dan akhirnya memiliki anak kembar bersamanya
(Kej.38). *Yusuf—diberi mantel khusus berwarna-warni berlengan panjang.(Kejadian
37:3—yang mahal).
>>Memiliki
sikap pilih kasih terhadap Yusuf—menambahkan bahan bakar kedalam api dari semua
ketegangan.
--Suatu kali, Yusuf diutus ayahnya
utk.melihat bagaimana keadaan saudara2nya. Perjalanan kaki, mungkin beberapa
hati—dan menemukan mereka di DOTHAN.
*Tapi sapaan yang dia terima tidak
menyenangkan.
>>Karena
mimpi yang Yusuf syarankan bhw suatu hari, keluarganya akan sujud kepadanya
(Kejadian 37), maka beberapa saudara2nya ingin dia mati—saudara2nya yang lain
syarankan untuk menjualnya sebagai budakJadi mereka telah melakukannya.
>>Inilah
contoh keluarga yang tidak berfungsi (Hubungan keluarga mereka yang
berantakan).
Abraham,
Ishak, dan Yakub >>Nama2 ini terdaftar sebagai pahlawan iman dalam
Ibr.11:7-22.
>>Mereka
ini tercantum dalam Ibr.11:7-22 bukan karena hubungan keluarga mereka yang
berantakan—tetapi karena mereka belajar tentang: iman, kasih dan kepercayaan
kepada Allah ketika mereka bergumul dengan masalah keluarga ini.
(Karena pertobatan mereka dan kembali kepada
hubungan iman dengan Yesus Kristus).
II.
MEMILIH ARAH
BARU (Choosing a New Direction)
--Dia = putera
kesayangan seorang ayah kaya, kemudian dia menuju perbudakan. Membawa rasa
pahit, hubungan yang rumit & kecemasan >>Perjalanan ke Mesir, dia
dijual sebagai budak>>Usia 17 tahun.
*Alfa & Omega jld.1,hlm.247 “Betapa
besar perubahan keadaan yang terjadi dalam hidupnya—dari seorang anak
yg.dikasihi menjadi seorang budak hina dan tidak berdaya!. Terpencil dan tanpa
sahabat. “Kemudian pikirannya tertuju kp.Allah yang disembah ayahnya. Pada saat
itu disana dia tlh.menyerahkan dirinya dengan sepenuhnya kp.Tuhan, dan dia
berdoa agar penjaga Israel itu akan menyertai dia di tempat pembuangannya itu.
>>Dalam
perjalanan yg.menyedihkan ke Mesir itu, Yusuf tumbuh dewasa.
--Dia membuat
keputusan yang pasti untuk mengikut Allah.
*Ayat PL yang
menekankan pilihan individu dalam mengikuti Allah: (Ulangan 14:2; Yoshua 24:15;
1 Taw.16:11; Mz.14:2; Ams.8:10;Yes.55:6).
*Penting menyadari: Tuhan hanya memiliki
anak, tidak memiliki cucu.
>>Artinya,
kita tidak dapat diselamatkan oleh iman atau perbuatan baik orang tua kita atau
kakek-nenek; kita hanya dapat diselamatkan melalui hubungan pribadi kita dengan
Allah>>Contoh: Iman.
*Ketika Yusuf sampai di Mesir, dia dijual
untuk melayani kepala pengawal Firaun (Kej.39:1-6). Ia memutuskan bhw.dia akan
setia kepada Allah ayahnya.(Dia pun sukses).
>>Yusuf memilih utk.membangun harga
dirinya melalui hubungannya dengan Allah.
*Kita hrs.menyadari bahwa satu-satunya nilai
kita yang sebenarnya berasal dari hubungan kita dengan Bapa Surgawi. Dialah
yang menciptakan kita dan memahami potensi kita yang sebenarnya.
>>Meskipun
Yusuf tampaknya sangat rukun dengan Potifar, dan hubungannya dengan staf di
rumah dan di ladang tampaknya lancar—masalah sedang terjadi. (Kejadian
39:7-10).
>>Tetapi
Yusuf telah bertekad untuk hidup menurut standard2 Allah dan tidak terpengaruh
oleh manusia lain disekitarnya. (Kej.39:11-21).
“Yusuf
menderita karena itegritasnya, karena penggodanya membalas dendam dengan
menuduhnya melakukan suatu kejahatan yang busuk, dan menyebabkan dia dimasukkan
ke dalam penjara. Seandainya Potifar
percaya tuduhan isterinya terhadap Yusuf>>dia akan kehilangan nyawanya,
tetapi kerendahan hati dan kejujuran membuktikan bahwa dia tidak bersalah.
E.G.White, Patriach and Prophets,
218.1.
(The Great Controversy,Up Close and
Personal)
Yusuf menderita krn.keputusannya yang berdasarkan
prinsip. Yusuf dijebloskan ke dalam penjara. Namun, meskipun dlm.keadaan yang
mengerikan, Kej.39:21
“Tuhan menyertai Yusuf”. Kehidupan di planet bumi
tidak adil. Kebaikan tidak selalu dihargai, dan kejahatan tdk.selalu langsung
dihukum.
Kabar
baik: >>Yusuf dapat menemukan istirahat, meskipun di penjara,
karena Allah menyertainya.
*Kehidupan
Yusuf telah berubah dari anak lk2 istimewa—menjadi budak,>>menjadi
manajer istimewa (di rumah Potifar), menjadi tahanan, tetapi dengan cepat
berusaha keras untuk diakui/dikenal sebagai asisten yang andal bagi sipir
penjara (Kej.39:21-40)(Kesayangan): Dia berjejaring; membantu orang
lainkemampuan kepemimpinan & reputasinya memukau.
*Lalu ada
disana kepala pelayanan & tukang roti Firaun yang bermimpi.
--Yusuf dengan
tepat menafsirkan mimpi2 itu. Tk.roti itu dibunuh, dan kepala pelayan (the
butler) dikembalikan ke istana melayani Firaun.
>>Yusuf
telah memohon kepada kepala pelayan (the butler), ketika ia dikembalikan kepada
posisinya dengan Firaun—untuk berbicara atas namanya untuk melihat apakah dia
bisa dibebaskan dari penjara (2 tahun berlalu).
>>Tetapi,
Allah belum selesai dengan rencana-Nya bagi Yusuf.
--Suatu hari,
Allah memberikan mimpi kpd.Firaun. Dan mimpi itu seolah-olah terulang
kembali.>>Ada 7 sapi gemuk yang dimakan oleh 7 sapi kurus dan ada 7 biji
gandung tampaknya dimakan oleh 7 biji gandum yg.kurus & layu. (Apakah arti
mimpi itu?).
*Kemudian, kepala pelayan ingat bhw Yusuf
bisa menafsirkan mimpi, oleh karena itu dia dipilih untuk menjadi orang yang
bertanggung jawab atas panen surplus selama 7 tahun ke depan>>sehingga
orang2 Mesir akan punya makanan selama kelaparan yang akan datang.
*Ef.6:1-13 – Hubungan antara anak-orang tua
dan sebaliknya.
*Tidak ada hubungan yang sempurna. Iblis
memiliki kepentingan untuk menggunakan semua hubungan kita—terutama yang paling
dekat dengan kita—untuk keuntungannya demi melukai dan menggagalkan kehendak Tuhan
bagi hidup kita. Kita bisa bersyukur bhw kita tidak dibiarkan berperang
sendirian. Janji-Nya untuk memberi kita
hikmat (Yak.1:5) juga
meluas kepada
hubungan kita. Dan seperti Dia bersama Yusuf, Dia berjanji bersama dengan kita
ketika hubungan kita terbukti rumit.
Kutipan:
*Yusuf telah
menempatkan reputasi dan minatnya di tangan Tuhan.
--Allah bahkan membuat penjara itu menjadi
jalan bagi pengangkatannya.
--Kebajikan pada waktunya akan membawa
hadiahnya sendiri.
>>Perisai
yang melindungi hati Yusuf, adalah rasa takut akan Tuhan, yang menyebabkan dia
setia dan adil kepada tuannya, dan setia kpd.Tuhan.
E.G. White, The Spirit of Prophecy,
Vol.1, hlm.132.
KESIMPULAN:
*Tidak peduli seperti apa pun kehidupan
rumah tangga kita sekarang (tadinya), masing-masing kita akan (seperti halnya
Yusuf) melewati pengalaman sulit dalam kehidupan.>>Allah tidak pernah
meninggalkan kita ketika kita menghadapi tantangan2 kehidupan.
>>Jika
kita memilih untuk setia kepada Allah dalam masa sukar, Dia akan mempersiapkan
kita untuk sesuatu yang jauh lebih besar daripada yang dapat kita bayangkan.
Membutuhkan 13 tahun yg.menantang, namun Allah sementara sedang pempersiapkan
Yusuf utk.sesuatu yg.lebih besar.
1.Karena kita
berjalan melalui pencobaan dan menghadapi kesulitan bukan lantas berarti bhw
Allah telah meninggalkan kita/kurang mengasihi kita.
>>Kisah Yusuf : Kisah seorang muda yang
setia kepada Allah ditengahtengah hubungan keluarga yg.tidak berfungsi, namun
pada akhirnya Allah menggunakannya untuk menyelamatkan keluarganya dan memulihkan
hubungan yang hilang darinya.
Amin. Pdt. H.M. Siagian, MPTh.
Komentar
Posting Komentar