MENGAPA SAYA HARUS DIBAPTIS? AKA-30
Pendahuluan:
Bertahun-tahun dahulu di tanah Aram atau
Asyur tinggallah seorang yang bernama Naaman. Tidak banyak yang biberitahukan
kepada kita tentang orang ini, tetapi yang jelas ia adalah seorang panglima
raja Aram, yang pada suatu hari kedapatan bahwa ia terkena penyakit kusta. Di
zaman modern ini bagi orang yang berpenyakit kusta ada harapan untuk sembuh,
tetapi di zaman dahulu itu, bilamana seseorang ternyata berpenyakit kusta
berarti hanya satu—*MENUNGGU SAAT MATI!*.
Tetapi ternyata Naaman adalah seorang yang
baik dan seorang pahlawan tentara, sehingga raja Aram sangat memperhatikan
penyembuhannya. Seorang gadis kecil dari Israel yang menjadi pelayan dalam
rumah Naaman, mengetahui keadaan tuannya dan memberitahukan tentang nabi Allah,
yaitu Elisa, yang dapat menyembuhkan Naaman, jika ia mau pergi ke Samaria.
Seperti halnya kebanyakan orang yang memiliki
penyakit mematikan, Naaman mau mencoba apa saja. Ketika ia tiba dan menghadap
raja Israel dengan permohonan dari raja Aram, untuk penyembuhannya, raja Israel
sangat memperhatikan permohonan itu.
Nabi Elisa, mengatakan bahwa Allah dapat
mengatasi masalah itu. Bilamana Naaman tiba di rumah Elisa, nabi itupun tidak
menyambut dia. Elisa hanya menyuruh hambanya mengatakan kepada Naaman, jika ia
mau sembuh, ia hanya pergi ke sungai Yordan dan mandi tujuh kali di sungai itu.
Pada mulanya Naaman marah dan tidak mau
melakukan hal itu, tetapi setelah berbicara dengan hamba-hambanya yang
bijaksana, Naaman menurut dan manti tujuh kali di sungai Yordan. Alkitab menyatakan
kepada kita hasil daripada penyerahannya kepada Allah dan ia melakukan apa yang
dikatakan kepadanya: “Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak
dan ia menjadi tahir.” 2 Raja-raja 5:14.
Ia telah disembuhkan oleh karena ia
mempunyai iman dan menuruti petunjuk Allah yang diberikan kepadanya melalui
nabi Elisa, nabi Tuhan. Tidak ada bahan
untuk menyembuhkan di dalam air sungai itu. Oleh membenamkan tubuhnya tujuh
kali ke dalam air, Naaman membuktikan imannya kepada Allah Israel.
Allah sendirilah yang telah membersihkan dan
menyembuhkan dia. Banyak dari antara kita yang menderita penyakit kusta
rohani—yaitu DOSA!. Kita perlu disucikan dari segala dosa kita.
Marilah kita mempelajari firman Allah
bagaimana kita boleh disucikan.
Epesus 4:5 “satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,”
*Jawab*: Satu baptisan.
Matius 28:19,20 “Karena itu pergilah,
jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak
dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah
Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai
kepada akhir zaman.”
*Jawab*: Pergi,..menjadikan semua bangsa
menjadi murid Yesus dan membaptis, serta mengajar mereka melakukan *segala
perintah Tuhan*.
Matius 3:1-6—ayat 1: “Pada waktu itu tampillah
Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea...ayat 5:”Maka datanglah kepadanya
penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar
Yordan. Ayat 6.”Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di
sungai Yordan.”
*Jawab*: Yohanes Pembaptis.
Matius 3:13-15 “Maka datanglah Yesus dari
Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes
mencegah Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang
datang kepadaku?. Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu
terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak
Allah.” Dan Yohanes pun menuruti-Nya.”
*Jawab*: Karena demikianlah sepatutnya kita
menggenapkan seluruh kehendak Allah.”
*Catatan*: Yesus tidak berdosa. Dia tidak
perlu dibaptiskan bagi diri-Nya sendiri. Dalam pertanyaan ini, Yesus
menunjukkan bahwa Ia mau meninggalkan kepada kita suatu *TELADAN* yang sempurna
dari kehidupan yang benar. Dia melakukan segala sesuatu yang diharapkan dari
orang-orang Kristen supaya mereka dengan selamat mengikuti jejak-Nya.
Markus 1:9,10 “Pada waktu itu datanglah Yesus
dari Nazareth di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.
Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti
burung merpati turun ke atas-Nya.”
*Jawab*:
Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. Pada saat Ia keluar dari air
dan Roh turun ke atas-Nya.
*Catatan*: Ayat ini dengan jelas menunjukkan
bahwa Kristus telah dibaptiskan dengan dibenamkan/diselamkan, karena Ia keluar
dari dalam air.
Kisah 2:38 “Jawab Petrus kepada mereka:
“Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam
nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia
Roh Kudus.”
*Jawab*: Dengan memberi diri untuk dibaptis.
*Catatan*: Istilah bahasa Yunani yang
digunakan oleh penulis Perjanjian Baru dalam ayat ini adalah *BAPTISO*, yang
artinya masuk ke dalam air, atau mencelupkan di bawah air. Itulah istilah yang
diambil dari bahasa Yunani dan bukan berarti percik atau siram. Bilamana Petrus
berkata kepada orang banyak “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing
memberi dirimu dibaptis,” mereka mengerti bahwa yang dimaksudkan adalah,
“bertobat dan dibaptis masuk ke dalam air.”
Kisah 8:26-39—ayat 38-39 “Lalu orang Etiopia
itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik
Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia”. Ayat 39.”Dan setelah
mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu
tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita.”
*Jawab*: Keduanya (Filipus dan sida-sida itu)
turun ke dalam air). Dengan cara dibenamkan ke dalam air.
*Catatan*: Kembali disini rincian menunjukkan
bahwa sida-sida dibaptiskan dengan cara dibenamkan ke dalam air.
Yohanes 3:5 “Jawab Yesus: “Aku berkata
kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak
dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
*Jawab*: Karena jika seorang tidak dilahirkan
dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Markus 16:16 “Siapa yang percaya dan dibaptis
akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.”
*Jawab*:
Yang percaya dan dibaptis. (Jadi kalau sudah percaya kepada Yesus—tidak
cukup hanya percaya saja, tapi harus ada tindakan untuk mau dibaptis dengan
cara Yesus dibaptis).
Kisah 22:16 “Dan sekarang, mengapa engkau
masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan dosa-dosamu disucikan
sambil berseru kepada nama Tuhan!”.
*Jawab*: Berilah dirimu dibaptis.
Roma 6:1-6 (baca semuanya). Khusus ayat 3, 4,
5 sbb:
Ayat 3: “Atau
tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang dibaptis dalam Kristus, telah
dibaptis dalam kematian-Nya?.”
Ayat 4:
“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan
dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara
orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang
baru.”
Ayat 5:”Sebab
jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita
juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya”.
*Jawab*: Percaya kepada kematian Yesus;
Percaya bahwa setelah Yesus mati lalu telah di kuburkan; Percaya bahwa Yesus
telah bangkit. (Jadi baptisan adalah melambangkan: Kematian, penguburan dan
kebangkitan Yesus).
*Catatan*: Inilah cara lahiriah untuk
menunjukkan iman kita dalam kematian Juruselamat, penguburan dan kebangkitan,
dan kesanggupan-Nya untuk menyelamatkan kita dari dosa kita.
Galatia 3:27 “Karena kamu semua, yang dibaptis
dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.”
*Jawab*: Telah mengenakan Kristus (Satu dengan
Kristus).
Keperluan kita yang terbesar adalah menjadi
SATU dengan Kristus—menerima Dia sebagai Juruselamat dan membiarkan Dia hidup
dalam kita. Allah melihat bahwa adalah penting bagi manusia berdosa memperoleh
suatu pelayanan khusus, atau suatu upacara yang dengan pasti dapat memutuskan
kehidupan lama yang berdosa dan memulaikan suatu kehidupan baru bersama
Kristus.
Tindakan baptisan, dalam cara lahiriah kita
menunjukkan kepada Allah dan kepada dunia bahwa kita telah bertekad bahwa Allah
akan memiliki segala sesuatu dalam hidup kita.
Kita bertujuan untuk hidup bagi Dia. Baptisan itu adalah suatu TANDA
yang nyata bahwa kita telah memulaikan suatu cara HIDUP BARU bagi Kristus
sebagai Penebus kita.
Orang Kristen yang baru lahir kembali telah
dipersatukan dengan Kristus dan siap bergabung ke dalam gereja-Nya.
Sama seperti bagi seorang mempelai
perempuan, upacara perkawinan/pernikahan yang mempersatukan dia dengan
suaminya,... demikianlah seorang Kristen oleh pertobatan dan baptisan
dipersatukan kepada Kristus dan gereja-Nya.
Maukah Anda menyatakan dengan memberi tanda di bawah ini bahwa Anda sudah dibaptis atau Anda mau dibaptis?.
Saya
telah dibaptis dengan cara masuk ke dalam air.(_____)
Saya
belum pernah dibaptis dengan cara masuk ke dalam air.(____).
Saya mau
bersedia untuk dibaptiskan. (_______)
*Notes:* Jika
Anda benar-benar sudah menamatkan pelajaran Apa Kata Alkitab (AKA) ini dari
sejak awal—dan anda bersedia untuk menerima baptisan, kami bisa melayani Anda
dengan langsung datang ke tempat Anda berada dan membaptiskan Anda dengan cara
diselamkan didalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Atau kami akan mengirim
seorang hamba Tuhan yang akan datang ke tempat Anda.
Namun sementara ini, mari kita selesaikan
dulu pelajaran AKA dalam 2(dua) pelajaran lagi ke depan, yakni AKA 31 dan AKA
32.

Komentar
Posting Komentar