APAKAH SALIB KRISTUS ITU?


 (Roma 5:6-8; Kol.2:13-15; Markus 8:34.)

 Pendahuluan:

   Dalam satu keluarga ada seorang anak berumur 4 tahun.  Ketika menjelang tidur malam, anak ini bertanya kepada ibunya: “Bu,..Apakah Salib itu?. Dalam kebaktian tadi, pendeta berkhotbah tentang Salib Kristus (Meskipun banyak disinggung yang lain).

 Pembahasan:

   Didalam Alkitab, banyak diterangkan tentang Salib Kristus. APAKAH SALIB KRISTUS ITU?.

   Pertanyaan ini belum pernah memperoleh jawaban yang memuaskan.  Setiap teori mengenai Salib, belum ada yang dapat menguraikan arti yang sedalam-dalamnya.

   Saudara2ku yang kekasih didalam Tuhan Yesus, salib menyatakan dua perkara yang mendasar yakni:

1.MENYATAKAN BETAPA RUSAKNYA AKHLAK MANUSIA DAN TIDAK DAPAT DIPERBAIKI.

2. MENYATAKAN KASIH ALLAH YANG SANGAT BESAR KEPADA MANUSIA:

*Manusia biasanya mengasihi orang-orang yang mengasihinya.  Biasanya orang tidak rela menyerahkan hidupnya bagi orang lain.

  Namun didalam Roma 5:8 dikatakan : “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita ketika kita masih berdosa”.

   Kematian Yesus di kayu salib itulah yang merupakan pernyataan kasih Allah yang paling besar bagi dunia ini.    Yesus datang kedunia untuk semua orang, bangsa apapun, dan darah yang dicucurkan di kayu salib itu adalah untuk mengampuni dosa umat manusia yang mau bertobat dan mau menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Pada waktu kita memberontak melawan Allah, Kristus telah mati bagi kita. 

   Jadi arti Salib adalah : Allah mengasihi saudara dan saya. Allah mengasihi kita semua.

   Unsur-unsur dan kuasa apakah yang terkandung didalam DARAH KRISTUS?.  Darah Kristus mengandung unsur yang bersifat rahasia yang mustahil dapat kita pahami dengan pikiran dan akal kita.

 ILUSTRASI :

   Di sebuah kelas kimia pada suatu kali dipelajari mengenai pengaruh air keras terhadap benda-benda padat yang berlainan sifatnya.  Diadakanlah percobaan-percobaan dengan air keras itu.   

   Dosen mengambil SEBUTIR EMAS.  Dan para mahasiswa mencoba melarutkannya.  Emas itu direndam satu malam didalam air keras itu, namun emas itu tidak dapat larut.(Bermacam-macam air keras tidak mampu melarutkan emas itu).  Lalu dosen memberikan : NITROMURIATIC ACID>> (Emas itu baru mudah menjadi larut).  Ke esokan harinya dosen itu berkata kepada para mahasiswa nya : “Pada hari ini saya memberitahukan kepada saudara-saudara, bahwa ada benda yang ketat seperti emas.  Benda itu tidak dapat dijamah, atau di ubah. BENDA ITU IALAH HATI MANUSIA YANG BERDOSA.

   Saudara-saudaraku,

   Pencobaan, penderitaan, kekayaan, kehormatan dan hukuman sekalipun tidak dapat menghancurkan hati itu.   Hanya satu unsur saja yang mampu menaklukkan hati manusia yang berdosa, yaitu : DARAH KRISTUS, Juruselamat jiwa manusia.

   Saudara2ku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus:

   Setiap orang yang mau menerima kuasa darah Kristus itu dengan iman, ia akan merasakan PERUBAHAN HIDUP yang luar biasa, yaitu: ia akan menyadari bahwa ia adalah orang berdosa & memerlukan keampunan dosa sehingga ia dapat menikmati kehidupan kekal di sorga.

   Pada waktu Tuhan Yesus mengadakan Perjamuan terakhir bersama murid-muridNya, Ia berkata: “Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa”.

   Jelaslah bahwa tanpa pengorbanan Kristus itu, tanpa Salib Kristus kita tidak layak dihadapan Allah yang Maha Suci.

3. SALIB ADALAH KESELAMATAN DARI TUHAN

   Kita baca Kol.2:13 -14 “Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak di sunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita. Ay.14. “dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita.  Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada KAYU SALIB”.

   Melalui Salib Kristus, Tuhan telah mengampuni dosa saudara dan saya.  DOSA membawa kita kepada maut.  Tiap kali saudara MEMBENCI SESEORANG, saudara telah dihadang MAUT.  Tiap detik yang diliputi kedengkian akan mendatangkan penderitaan bagi kita.

   Inti Salib Kristus ialah: sukacita-Nya dan kepatuhan-Nya kepada kehendak Allah.  Hendaknya kita juga menyerahkan hidup seluruhnya dengan patuh kepada kehendak Allah.  Kita harus mengikuti jalan kebenaran dan penderitaan.  Kita harus membalas kejahatan dengan kebaikan, KEBENCIAN dengan KASIH.  Ini memang tidak mudah.  Sesungguhnya hal itu menuntut segala yang ada pada kita.  Kita juga hendaknya mati terhadap keinginan mementingkan diri sendiri(dosa) dan hidup bagi Tuhan dan orang-orang lain.  Kelahiran Baru dengan jalan meninggalkan hidup yang lama, itu adalah merupakan Perintah Tuhan.

   Kita harus selalu mengingat bahwa: dalam tiap kehidupan mengandung suatu PENYERAHAN.

   ILUSTRASI :

   Apabila sebuah benih ditanamkan dalam tanah, benih itu menyerap air yang terdapat didalamnya, lalu kena panas matahari, dan benih bertumbuh menjadi suatu tumbuhan yang baru. 

   Demikian juga dengan saudara dan saya.  Jikalau saudara dan saya ingin mengikuti Kristus, ingin mengetahui surga, ingin memperoleh hidup, saudara dan saya haruslah mati terhadap diri sendiri dan menyerahkan hidup saudara & saya kepada kehendak dan jalan Allah yang memberi rasa panas, yang memelihara hidup kita.

   Panggilan Tuhan kepada saudara dan saya ialah: SALIB KRISTUS.  Itu berarti ..menyangkal diri sendiri>>Ini mustahil dipandang dari sudut kemanusiaan.

   Marilah,...berdirilah bersama dengan saya sejenak di tepi sungai Yordan, di padang belantara, di Getsemani.  Lihatlah pemandangan di sidang Pilatus.  Pandanglah Kristus yang tergantung pada kayu salib dengan segala kehinaan yang ditanggungkan pada-Nya.

   Pandanglah segala dosa hati saudara dan saya yang jahat, yang harus ditanggung-Nya.  Dengarkanlah Dia berdoa: “Bapa, ampunilah mereka”.  Ia dapat mengasihi orang-orang yang membenci-Nya.  Ia mengasihi orang-orang yang mengejek, menyumpahi dan meludahi-Nya. Dan pikirkanlah!.  Inilah Kasih Tuhan, dan demikianlah Tuhan masih mengasihi kita.

   Saudara2ku yang kekasih

   Betapa nikmatnya berpaling dari dosa.  Betapa menyenangkan menurut jalan Allah, yaitu JALAN SALIB.  Kita tentu akan senang bersama-sama Isaac Watts menyanyi dalam hati kita: L.S. No.281 “Bila pandang salib Yesus”. (Kita nyanyikan bersama dan berpisah memulaikan perjamuan kudus, didahului pembasuhan Kaki).

 Kesimpulan:

      Saya pun mengharapkan agar saudara-saudara dan saya datang kepada Salib Kristus, dan biarlah darah Kristus menyucikan hati kita serta mengampuni dosa-dosa kita.  Biarlah nama kita ditulis dalam Kitab Alhayat itu.

   Tuhan dapat memberi damai dan sukacita kepada saudara di dunia ini, dan serahkanlah hidup saudara kepada Tuhan Yesus pada saat ini dan tetaplah SETIA.

   Biarlah darah-Nya menyucikan dosa kita dan memberi kekuatan bagi kehidupan kita sehari-hari.

   Mari kita berpisah untuk mengadakan pembasuhan kaki yang melambangkan: Kerendahan hati.

   Wanita dengan wanita, pria dengan pria....

   MARI KITA BERDOA....  Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAH MEMASUKI RUMAH BARU

LYRIC LAGU (2)

Keyakinan Menghadapi Tahun Baru.