Membuat Tahun Baru Lebih Baik.

 

   Here’s some good solid advice for making the new Year better (Berikut adalah beberapa saran bagus untuk membuat tahun baru lebih baik):

 1- Tahun baru - Hati-hati (The new year –Be careful).

 

  2- Tahun baru - Jadilah bijaksana (The new Year- Be thoughtful)

 

  3- Tahun baru – Bersyukurlah(The new Year-Be thankful).

 I.            TAHUN BARU - HATI-HATI—Be Careful (v.15).

  Kita baca: Epesus 5:15-18 “Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, v.16. dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari itu adalah jahat. v.17.Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.v.18.Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.”  Read: v.19-20.

 (15Be very careful, then, how you live—not as unwise but as wise, 16making the most of every opportunity, because the days are evil. 17Therefore do not be foolish, but understand what the Lord’s will is. 18And do not be drunk with wine, in which is dissipation/pemborosan; but fill with the Spirit.”)

18Do not get drunk on wine, which leads to debauchery/penyelewengan/pelacuran. Instead, be filled with the Spirit. Read v.19-20.

 Saudara2ku yang kekasih,

 Kita semua rentan dalam hal kecelakaan, tetapi yang jelas bahwa, beberapa ada yang lebih rentan daripada yang lain. TERBURU-BURU, KHAWATIR, MULTITASKING, DAN STRES  menyebabkan/menuntun kepada kecelakaan, dll.

 Hal yang sama berlaku juga dalam alam kerohanian.

   Jika kita tidak fokus dengan benar dalam hidup ini, kita akan menderita karenanya. Dan sering kali, kita terlalu fokus pada dunia atau materi daripada fokus pada kerohanian.

   MARI JUJUR TENTANG HAL INI. Kita tidak berpikiran rohani sebagaimana seharusnya. Kita jauh lebih duniawi atau berpikiran duniawi.

   Kolose 3:1-4 memberitahu kita apa yang harus kita lakukan dan/atau fokuskan. v.1.”Karena itu, kalau kamu dibangkitkan Bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.v.2.Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.v.3.Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.v.4.Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersam dengan Dia dalam kemuliaan.”

(1Since, then, you have been raised with Christ, set your hearts on things above, where Christ is seated at the right hand of God. 2Set your minds on things above, not on earthly things. 3For you died, and your life is now hidden with Christ in God. 4When Christ, who is your life, appears, then you also will appear with him in glory.)

   Hati-hatilah dalam cara Anda hidup. Gunakan waktumu untuk Tuhan. Carilah Tuhan dalam hidup. Melayani Tuhan tidak peduli apa pun yang Anda lakukan.

(Serve the Lord no matter else you do.)

 II.         TAHUN BARU – Jadilah bijaksana (Be taughtfull)-Eph.5 

18Do not get drunk on wine, which leads to debauchery. Instead, be filled with the Spirit.

 Jadilah-bijaksana(tenggang-hati--memikirkan  tentang/untuk orang lain. Itu adalah selalu merupakan nasihat yang bagus. Tapi di sini kita harus memikirkan Roh Allah yang tinggal di dalam kita.

   Apakah kita pernah merasa bersalah(guilty)? Kadang-kadang, ya!. Kita semua suka dihargai atas hal-hal baik yang kita lakukan, namun, kita bisa terjebak dalam diri kita sendiri jika tidak hati-hati. KITA DAPAT MENJADI TERLALU FOKUS DIRI dan melupakan orang lain.

   Banyak orang hanya tertarik pada apa yang bisa mereka dapatkan, bukan apa yang menjadi utang kita  kepada Tuhan atau bukan apa yang bisa mereka berikan kepada orang lain!

   Saya diingatkan kembali akan beberapa ayat dari Alkitab yang akan membantu membimbing pemikiran dan kehidupan kita:

   1 Kor.10:31 “Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.”

  Galatia 5:13 “Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaatn itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.”

  Galatia 6:9-10 “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik…

  Matius 22:36-40 v.37 “Kasihlah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu..Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri….

   DUA PERINTAH INI ADALAH YANG TERBESAR! Jika kita mencintai Allah terlebih dahulu dan kemudian mencintai sesama manusia, kita tidak akan salah!

   Efesus 5:18 “Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.”

 

   Gantinya menjadi egois/self-centered/berpusat pada diri, kita harus berpusat pada Roh(Spirit-centered). Kita harus lebih memikirkan Dia daripada memikirkan diri kita sendiri. Jadilah lebih berpikiran spiritual daripada berpikiran duniawi atau kedagingan. Jika kita menetapkan pikiran kita pada kitab suci, doa, pujian, dan pelayanan, kita akan memiliki suatu tahun baru yang lebih baik.

 

III.TAHUN BARU – Bersyukur( Be thankful).(Efesus 5)

  v.19.”dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyilah dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.v.20.Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita.”

 

   Bersyukurlah di dalam Kristus. Menjalani kehidupan yang bersyukur akan membuat Anda tetap lurus dan sempit. Orang2 yang tidak menyadari berkat2 mereka, tidak bersyukur. Sebaliknya/gantinya, mereka selalu mencari lebih banyak lagi.

 

    APAKAH ANDA KASAR? Saya harap tidak. Apakah Anda cepat bersikap sopan dalam tindakan2 dan ucapan? Kadang-kadang saya menemukan diri saya lupa untuk mengatakan "terima kasih" kepada seseorang untuk sesuatu yang mereka lakukan dan kemudian saya mencambuk diri sendiri untuk itu. MALU PADA SAYA UNTUK MENJADI LUPA DAN TIDAK SOPAN.

   Bagaimana dengan bersikap kasar kepada Allah? Apakah kita pernah? Ketika kita gagal mengungkapkan rasa terima kasih  yang tepat, itu tidak sopan/kasar. Dan kepada Tuhan kita berhutang akan terima kasih dan pujian !

   Saya percaya bahwa Tuhan memberikan perhatian yang sangat baik kepada kita ketika kita berdoa dan ketika kita tidak berdoa.   

   Dan Saat kita memuji Dia dan saat tidak memuji Dia.

   Mazmur 103:1-3 “Dari Daud. Pujilah Tuhan, hai jiwaku!, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!. Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu.”

   Mengeluh membuat kita sengsara (miserable).

   Mazmur 77:3 b “

   Pilipi 2:14 “Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tiada bercela ditengah-tengah Angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu ber-cahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,”

   Orang yang positif dan bersyukur adalah saksi yang hebat di dunia yang gelap ini. Kita hanya bersinar ketika kita bersyukur. Terang kita bersinar bagi Tuhan ketika kita bersyukur, ketika kita menjalaninya dan mengungkapkannya!

   Saya lebih suka mendengar seseorang mengatakan hal-hal seperti, "berkatilah Tuhan"(bless the Lord) atau 'Terima kasih, Tuhan" atau "Puji Tuhan" daripada mengeluh.

  1 Tesalonika 5:18 “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”

   Saya yakin bahwa orang yang bersyukur, orang yang berterimakasih akan menjalani kehidupan yang lebih baik dan akan diberkati dengan kehidupan yang lebih baik. ANDA INGIN HIDUP LEBIH BAIK DI TAHUN BARU? Bersikaplah sopan kepada Allah. Cepatlah memuji-Nya dan berterima kasihlah kepada-Nya setiap berkat kecil yang Anda terima!

(I’m convinced that a grateful person, a thankful person will live a better life and will be blessed with a better life. DO YOU WANT A BETTER LIFE IN THE NEW YEAR? Be polite to God. Be quick to praise Him and thank Him every little blessing you receive!)

 

KESIMPULAN---------------------

 

      Ilustrasi: Seseorang berkata: Tahun lalu ketika saya menelepon orang tua saya untuk mengucapkan selamat Tahun Baru, ayah saya menjawab telepon. "Yah, Ayah, apa resolusi Tahun Barumu?" Saya bertanya kepadanya.

 

  "Membuat ibumu sebahagia yang aku bisa sepanjang tahun," jawabnya bangga. Kemudian saya berkata kepada ibu saya, "Apa resolusimu, Bu?" Ibu saya menjawab: "Untuk melihat bahwa ayahmu menepati tekadnya/resolusinya."

 

   Tuhan pasti/ ingin melihat kita menepati resolusi-Nya(keep His resolution). Dia tahu itulah cara untuk diberkati.

   Berjalan dengan Tuhan, melakukan hal-hal dengan cara-Nya, adalah cara untuk diberkati.

   HATI-HATI, JADILAH BIJAKSANA, BERTERIMAKASIH.

             (Be careful. Be thoughtful. Be thankful.)

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAH MEMASUKI RUMAH BARU

LYRIC LAGU (2)

Keyakinan Menghadapi Tahun Baru.