Tetap Semangat Melayani Tuhan.


   Selamat berjumpa dalam renungan Firman Tuhan pada saat ini.  Doa dan harapan kami saudara semua ada dalam keadaan yang baik, penuh dengan sukacita, damai sejahtera, dan berkat-berkat Tuhan selalu menjadi bahagian kita semua.

   Sebelum kita mendengarkan renungan firman Tuhan, mari kita sama-sama berdoa:

   Bapa kami yang di sorga, Bapa dalam nama Tuhan Yesus Kristus.  Kami mengucap syukur untuk berkat perlindungan Tuhan dari sejak dulu dalam hidup kami hingga pada saat ini.  Kembali kami boleh ada pada saat ini dengan kekuatan, kesehatan dan berkat-berkat Tuhan.

   Pada kesempatan ini kami rindu untuk kembali  dikuatkan dan diperlengkapi dengan kebenaran firman-Mu. Urapi kami ya Tuhan, jamah hati kami dan berikan pengertian untuk dapat memahami kehendak-Mu, dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amen.

 

   Sdr yang kekasih dalam nama Tuhan, Judul renungan kita ialah: TETAP SEMANGAT MELAYANI TUHAN.

   Ayat renungan firman Tuhan pada saat ini terdapat dalam:

Roma 12:11, tertulis demikian:

 

   "Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan." (Roma 12:11)

 

   Di hari-hari ini banyak orang percaya yang mengalami kesuaman terhadap perkara-perkara rohani. Salah satu contohnya adalah dalam hal pelayanan atau melayani pekerjaan Tuhan. Awal-awalnya kita begitu antusias dan menggebu-gebu melayani Tuhan, lambat laun semangat itu luntur dan kerajinan kita pun mulai kendor. Banyak hal yang menjadi penyebabnya, di antaranya: mungkin kecewa dengan hamba Tuhan atau rekan sepelayanan, merasa kurang dihargai, rasa malas, bahkan karena mungkin pandemi yang telah cukup lama berlangsung, capek karena ada masalah berat atau kita mulai disibukkan dengan pekerjaan, hobi dan aktivitas-aktivitas luar lainnya.

 

   Ayat nas kita saat ini, kembali mengingatkan agar kita tetap memiliki semangat untuk melayani Tuhan dan juga sesama.   

   Berhati-hatilah! Jika kita tetap tenggelam dalam kemalasan dan kesuaman, pada saatnya kita akan bernasib seperti jemaat di Laodekia: "...karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku." (Wahyu 3:16). Oleh karena itu, "...saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia." (1 Korintus 15:58).

 

   Kata berdirilah “teguh"disini  berarti setia, dan di dalamnya terkandung suatu komitmen yang tinggi. Dalam hal komitmen, Yesus telah memberikan teladan kepada kita. Ketika Yesus diutus ke dalam dunia ini Ia dengan penuh komitmen menjalankan kehendak Bapa meski harus melewati penderitaan, aniaya, caci-maki, penolakan, bahkan kematian di atas kayu salib. Komitmen-Nya tidak pernah goyah oleh keadaan apa pun. Dia pun mau mengampuni orang-orang yang telah menganiaya-Nya.

   Yesus berkata, "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya." (Yohanes 4:34).

 

   Bagaimana dengan kita? Janganlah goyah saat kita menghadapi berbagai pencobaan yang ada. Kalau kita menyerah kalah pada keadaan, Iblis akan bersorak sorai menertawakan kita.

   Ketahuilah: tidak ada kemuliaan tanpa salib, tidak ada kemenangan tanpa perjuangan. Mari kita menjaga komitmen untuk melayani Tuhan sampai akhir hidup kita.

 

   Semakin kita setia melayani Tuhan, semakin kita dipercaya oleh-Nya untuk melakukan perkara-perkara besar, walaupun kita harus mengawalinya dari perkara-perkara kecil!

   Sdr. Yang kekasih dalam Tuhan, mari kita berdoa: 

   Bapa kami yang di sorga, Bapa dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Terimakasih atas renungan singkat yang Engkau berikan kepada kami sehingga kami boleh menikmati Firman-Mu saat ini.

   Ampuni kami ya Tuhan dari segala dosa dan pelanggaran kami, agar kami layak menerima berkat-berkat yang Tuhan janjikan.

   Berkatilah apa yang kami lakukan. Biarlah itu semua untuk kemuliaan bagi Tuhan. Kami berdoa bagi yang sakit dan dalam pergumulan agar Tuhan menjamah dan menyembuhkan, serta memberikan jalan keluar, mujizatmu terjadi dalam hidup mereka. Berkati bangsa kami Indonesia dan juga bangsa2 dunia, lawat  dengan kuasa dan kasih karunia-Mu.

   Pimpinlah kami sepanjang hidup ini agar kami tetap semangat untuk melayani Tuhan.

   Terimakasih ya Bapa, kami berdoa di dalam nama Tuhan Yesus, Amen.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAH MEMASUKI RUMAH BARU

LYRIC LAGU (2)

Keyakinan Menghadapi Tahun Baru.