CARA TERBAIK MENUNDA KEMATIAN (8)
A. PENDAHULUAN:
Shalom, …Salam sejahtera bagi kita semua!
Puji Tuhan karena kita bisa
jumpa kembali pada malam ke 8/Hari ke 8, untuk
melanjutkan Kebaktian Kebangunan Rohani HIDUP YANG TERBAIK.
Pada
saat ini kita akan mempelajari “Cara
Terbaik untuk Menunda Kematian”. Dalam kitab Kejadian 1:31, kita baca:”Maka
Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan pagi, itulah hari ke
enam”.
Allah tidak pernah merencanakan bagi seseorang supaya sakit, lumpuh atau
harus mati.
Seseorang dapat juga mempercepat kematiannya, namun kita ingin agar
hidup lebih lama.
Untuk itu Allah telah membuat perlengkapan atau syarat-syarat untuk
manusia bagaimana memelihara kesehatan dan kekuatannya. Disinilah kita perlu mengetahui bahwa
diantara agama dan kesehatan tubuh mempunyai hubungan satu sama lain.
B.
PEMBAHASAN:
Digambarkan kepada apakah tubuh kita ini menurut Alkitab?.
1. Mari
kita buka dan baca 1 Korintus 6:19
“Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam didalam
kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah,- dan bahwa kamu bukan milik kamu
sendiri?”
Saudaraku,...tidak ada mesin yang lebih kita hargai selain daripada
mesin ini (tubuh kita). Alangkah
sedihnya kalau kita jatuh sakit. Selera
untuk makanpun bisa hilang. Satu hal
yang perlu kita tekankan kembali bahwa
Allah tidak pernah merencanakan
bagi seseorang supaya sakit, lumpuh atau harus mati, melainkan Allah ingin
supaya setiap orang mempunyai kehidupan yang kekal, agar supaya setiap orang
itu sehat.
Apakah yang menjadi kerinduan Allah bagi kita yang telah dinyatakan
kepada Rasul Yohanes?.
2. Kita
baca 3 Yohanes 2: “Saudaraku
yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam
segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja”.
Disini kita dapat melihat bahwa ada hubungan diantara pisik dan mental,
diantara agama dan pemeliharaan tubuh yang sehat.
Selanjutnya mari kita baca nasehat/anjuran Rasul Paulus kepada kita:
3. Mari
kita baca Roma 12:1 ‘Karena
itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu
mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang
berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati”.
Salah satu perbedaan kekafiran dan kekristenan adalah:
Kekafiran meminta untuk mati syahid, mempersembahkan anak sebagai korban
yang mati. Tetapi Allah menyukai tubuh
kita yang hidup, bukan yang mati. Allah
tidak meminta mayat.
Alkitab menekankan bahwa ada hubungan kerohanian dengan pisik kita.
Ada istilah dalam bahasa Inggeris berkata: “Good health is abundant
wealth and poor health is the direst of poverty” (Kesehatan yang baik adalah merupakan kekayaan yang berlimpah,
sedangkan kesehatan yang buruk merupakan kemiskinan yang hebat). Tepatlah bila dikatakan bahwa : kesehatan itu
lebih berharga daripada emas, karena jauh lebih baik memperoleh makanan yang
sederhana tetapi sehat, daripada memiliki SERIBU tambang emas tetapi menjadi
korban penderitaan penyakit, namun akhirnya harta tersebut habis juga.
Saudaraku,...penyakit begitu banyak pada zaman ini.
Menurut perkiraan, lebih dari 72 600 000 orang yang sedang sakit di
seluruh dunia setiap hari, karena manusia sering tidak mengindahkan hukum-hukum
kesehatan. Ada lagi pepatah dalam bahasa
Inggeris berkata: “Let us eat and drink
for tomorrow we die”.( Marilah kita makan dan minum karena besok kita akan
mati”). Pepatah ini kelihatannya sudah
menjadi hukum kehidupan orang banyak dewasa ini. Seperti halnya manusia pada zaman Nuh, cara
kehidupan mereka adalah makan dan minum, bukan untuk kekuatan dan kesehatan
tetapi untuk bermabuk-mabuk.
Memang benar apa yang telah dinubuatkan oleh Yesus, bahwa dunia bukannya
semakin baik tetapi semakin bertambah jahat.
Apakah benar bahwa setiap yang manusia makan, minum dan isap itu adalah
mempengaruhi agama atau kepercayaannya?.
4. Mari
kita baca dalam 1 Korintus 10:31
“Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau
melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah”.
Saudaraku,...Seorang Kristen tidak akan makan dan minum sekehendak
hatinya sendiri.
Bagaimanakah orang dapat memuliakan Allah melalui makanan-makanan yang
membuat tubuh itu merosot?. Kita memang
mengetahui bahwa kebutuhan tubuh kita adalah makanan.
Bagaimanakah kita caranya memuliakan
Allah dengan makanan?”
5. Kita
buka Alkitab kita dalam *Yesaya 55:2* “Mengapakah kamu belanjakan uang untuk
sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan. Dengarkanlah aku maka kamu akan memakan yang
BAIK dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat”. Kalau ada makanan yang BAIK, tentu ada
makanan yang LEBIH BAIK dan yang TERBAIK.
Apakah makanan yang terbaik itu?.
6. Mari
kita buka *Kejadian 1:29* “Berfirmanlah Allah:”Lihatlah, Aku memberikan
kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala
pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah menjadi makananmu”.
*“Makanan buah-buahan”*, inilah makanan
manusia sebelum berdosa, yang kita sebut sebagai makanan kelas I. Kemudian manusia jatuh kedalam dosa, dan
manusia diberikan lagi makanan kelas II.
Apakah makanan kelas II yang dimaksud?
7. Firman
Tuhan berkata dalam *Kejadian 3:18* “ Semak duri dan rumput duri yang akan
dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu”.
*Jadi makanan kelas II, adalah *sayur-sayuran.*
Namun manusia lama kelamaan bertambah jahat, sehingga Allah
mendatangkan/membuat air bah. Pada saat
itu Allah mengizinkan manusia untuk memakan makanan Kelas III, yaitu *daging.* Ini terjadi setelah air bah. Tetapi ada daging yang baik dan daging yang
tidak baik (makanan haram dan yang halal).
Tuhan memerintahkan kepada Nuh dalam :
8. *Kejadian 7:2* “Dari segala binatang yang
tidak haram haruslah kamu ambil 7(tujuh) pasang, jantan dan betinanya, tetapi
dari binatang yang haram 1(satu) pasang, jantan dan betinanya”.
Inilah binatang-binatang yang masuk kedalam bahtera Nuh, 7(tujuh) pasang
binatang yang halal dan 1(satu) pasang/dua ekor binatang yang haram. Ada beberapa *petunjuk menurut Alkitab
tentang mana makanan yang halal dan mana yang haram.*
9. Dalam *Imamat
11:2-7; 8, 9-12* disebut demikian: “Katakanlah kepada orang Israel, begini:
Inilah binatang-binatang yang boleh kamu makan dari segala binatang berkaki
empat yang ada di atas bumi: setiap binatang yang berkuku belah, yaitu yang
kukunya bersela panjang, dan yang memamah biak boleh kamu makan. Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan
dari yang memamah biak atau dari yang berkuku belah: unta, karena memang
memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram itu bagimu”. Dan dalam ayat 5 s/d. ayat 7 disebut juga
yang tidak boleh atau merupakan makanan yang haram, seperti pelanduk, kelinci
dan *babi”.* Dalam ayat 8 dikatakan:
"Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya
janganlah kamu sentuh, haram semuanya itu bagimu”.
Kemudian dalam ayat 9 s/d.12 “Inilah yang boleh kamu makan dari segala
yang hidup didalam air; segala yang bersirip dan bersisik didalam air, di dalam
lautan, dan di dalam sungai, itulah semuanya yang boleh kamu makan. Tetapi segala yang tidak bersirip atau
bersisik di dalam lautan dan di dalam sungai, dari segala yang berkeriapan
didalam air dan dari segala makhluk hidup yang ada di dalam air, semuanya itu
kejijikan bagimu.
Sesungguhnya haruslah semuanya itu kejijikan bagimu, dagingnya janganlah
kamu makan, dan bangkainya haruslah kamu jijikkan. Segala yang tidak bersirip dan tidak bersisik
di dalam air, adalah kejijikan bagimu”.
Tanda-tandanya harus dua, yakni: *Memamah biak dan kukunya terbelah dua.* Kelinci tidak boleh dimakan, dan juga
babi.
Mengenai BABI, menurut dr.Gould dalam bukunya berjudul: “Journal of the
American Association” menyatakan bahwa: 36% orang-orang yang memakan daging
babi kena infeksi oleh cacing Scenosis yang bersembunyi dalam daging babi
tersebut, yang meskipun dimasak, cacing yang tidak dapat dilihat dengan mata
telanjang itu tidak mati.
Penglihatan Rasul Paulus dalam buku
Kisah Para Rasul Fasal10, sering dijadikan alasan untuk mengatakan bahwa babi,
sekarang sudah halal dan cocok untuk makanan.
Bila kita baca dan pelajari Kisah 10: 9-16, disana disebutkan pada waktu
Petrus berada di kota Yoppe, dia berdoa diatas sotoh(loteng) tempat kediamannya
sekitar jam 12:00 tengah hari waktu setempat.
Petrus melihat saat itu, langit terbuka dan turunlah sesuatu yang
seperti kain yang besar, terulur sampai ke tanah dan mempunyai empat
sudut. Didalamnya terdapat segala jenis
binatang yang berkaki empat dan yang melata di bumi dan burung di udara. Kemudian datanglah suara kepadanya: “Hai
Petrus, bangkitlah engkau, sembelihlah, lalu makan”. Jawab Petrus: “Tidaklah demikian, ya Tuhan,
sebab belum pernah hamba memakan barang yang haram dan najis. Kemudian jawab suara itu: “Barang yang
dihalalkan Allah, janganlah engkau haramkan”.
Hal itu berlangsung sebanyak tiga kali, kemudian barulah barang itu
terangkat kembali ke langit.
Padahal arti yang sebenaranya akan dapat kita ketahui apabila kita
membaca keseluruhan dari Kisah Para Rasul Fasal 10 itu dan jangan *sebahagian*
saja. Kemudian Petrus ketika itu bingung
tentang arti khayal atau penglihatan itu.
Tetapi setelah berada di rumah Cornelius, seorang penghulu laskar di
Kaisaria, barulah jelas baginya arti penglihatan tersebut yang menyatakan, *bahwa
jurang pemisah diantara orang kafir dan orang Yahudi tidak perlu ada lagi.* Artinya bahwa *Injil itu adalah untuk semua
orang.*
Allah menunjukkan kepada Petrus, supaya dia jangan mengatakan *barang
seorangpun haram atau najis.* Karena
saat itu, seorang Yahudi tidak halal bila bersahabat atau berbaur dengan bangsa
asing. Sehingga yang menjadi judul
khotbah Petrus saat itu adalah: “ALLAH TIDAK MENILIK ATAS RUPA ORANG”.
Saudaraku,...Kita di ukur dengan makanan yang kita makan.
Dan makanan itu dapat menghalangi keselamatan.
10.
Mari kita buka *Yesaya 66:15-17* “Sebab
sesungguhnya, Tuhan akan datang dengan api, dan kereta-kereta-Nya akan seperti
puting beliung, untuk melampiaskan murka-Nya dengan kepanasan dan hardik-Nya
dengan nyala api. Sebab Tuhan akan
menghukum segala yang hidup dengan api dan dengan pedang-Nya, dan orang-orang
yang mati terbunuh oleh Tuhan akan banyak jumlahnya. Mereka yang menguduskan dan mentahirkan
dirinya untuk taman-taman dewa, dengan mengikuti seseorang yang ada
ditengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-binatang jijik serta
tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman Tuhan”.
11.
BAGAIMANA DENGAN MINUMAN?. Prinsipnya ada tertulis dalam *Ulangan 29:18*:
“Sebab itu janganlah di antaramu ada laki-laki atau perempuan, kaum keluarga
atau suku yang hatinya pada hari ini berpaling meninggalkan Tuhan, Allah kita,
untuk pergi berbakti kepada allah bangsa-bangsa itu, janganlah diantaramu ada *AKAR
YANG MENGHASILKAN RACUN ATAU IPUH”*.
Artinya: Jangan dibiarkan tumbuh dihalaman rumahmu tumbuh-tumbuhan
beracun, seperti TEH dan KOPI, karena itu mengandung racun: Teine dan Coffeine.
Kopi mempunyai efek yang cepat, yang dapat menimbulkan suatu tenaga yang
tidak alamiah. Meskipun perasaan kita
lelah, maka oleh racun kafein nya, memaksa kita untuk tetap bangun atau dapat
merangsang kita. Penggunaan kopi akan
mengakibatkan jantung berdebar-debar dan bisa meng- iritasi lambung. Efek 1(satu) mangkok teh, sama dengan 1(satu)
mangkok kopi. Itulah sebabnya, kita
lebih baik minum AIR PUTIH saja.
*BAGAIMANA TENTANG MINUMAN KERAS(ALKOHOL)?*
12.
Kita baca Amsal 20:1: “Anggur adalah
pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang
terhuyung-huyung karenanya”. Sudah
barang tentu anggur yang dimaksud disini adalah *“WINE”*(Anggur yang sudah
ber-alkohol), bukan “grape juice” (Jus anggur).
Mengkin anda bertanya: "Apa salahnya kalau saya mabuk? dst.
13.
Dalam *1 Korintus 6:10* dikatakan
demikian: “pencuri, orang kikir, PEMABUK, pemfitnah dan penipu tidak akan
mendapat bagian dalam Kerajaan Allah”.
Ternyata jelas firman Tuhan berkata, bahwa pemabuk tidak masuk sorga.
BAGAIMANA
TENTANG LARANGAN MEROKOK?
Perintah secara harafiah tidak ada tercantum, namun prinsipnya ada dalam
Firman Tuhan.
14.
Mari kita baca *Ayub 20:12-16:*
“Sungguhpun kejahatan manis rasanya di dalam mulutnya, sekalipun ia
menyembunyikannya di bawah lidahnya, menikmatinya serta tidak melepaskannya,
dan menahannya pada langit-langitnya, namun berubah juga makanannya di dalam
perutnya, menjadi BISA ULAR TEDUNG didalamnya.
Harta benda ditelannya, tetapi dimuntahkannya lagi. Allah yang mengeluarkannya dari dalam
perutnya. Bisa ular tedung akan DI
ISAPNYA, ia akan dibunuh oleh lidah ular”.
Inilah yang berhubungan dengan rokok. Rokok itu tidak berfaedah untuk kesehatan
kita. Setiap batang rokok yang di isap,
itu dapat mempersingkat usia 34 menit.
Satu pak: 24 jam( satu hari).
Asap yang mengandung nicotine dan carbon monoksida yang di isap
membatasi oxygen 15% masuk kedalam paru-paru.
Menurut statistik: satu diantara 10 orang yang merokok akan meninggal
karena di akibatkan kanker paru-paru. Si
perokok yang menghentikan rokok, hal ini sangat bermanfaat dan mengurangi
kematian dan membuat kesehatan kita terpelihara dengan baik.
Mungkin anda bertanya: “Bukankah para guru besar(profesor) dan para
dokter, semua merokok?”. Apa jawaban
kita?.
Sebenarnya mereka itu seharusnya tidak merokok karena mereka sudah
mengetahui akan bahayanya. Kemudian ada
yang berkata: “Bukankah nenek saya merokok juga, mengapa bisa mencapai usia 90
tahun?”. Jawabannya ialah: “Jika
seandainya dia tidak merokok, mungkin umurnya lebih panjang lagi!”.
Jangan marah kepada saya, tetapi marahlah kepada Alkitab, karena Firman
Tuhanlah yang menyatakannya kepada kita dan itu untuk kebaikan kita.
Kita tentu menginginkan hubungan yang tetap baik. Kalau demikian, apakah yang harus kita
perbuat?.
15.
Kitab buka Alkitab kita dalam *Roma
6:12:* “Sebab itu hendaklah DOSA jangan berkuasa lagi didalam tubuhmu yang
fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya”.
Artinya: Jangan dosa yang memerintah
atau jangan sampai SELERA yang mengendalikan kita, melainkan kitalah yang
mengendalikan SELERA itu.
*C. KONKLUSI:*
Apakah
saudara menyadari bahwa tubuh kita ini bukanlah milik kita, melainkan milik
Allah?. Bersediakah saudara untuk
memelihara kesehatan tubuh dengan cara yang diajarkan oleh Firman Tuhan seperti
yang kita pelajari saat ini?. Bila
saudara bersedia, angkatlah tangan anda dan katakan: “Ya, Tuhan. Saya berjanji
akan memelihara kesehatan pisik saya sesuai dengan nasihat firman-Mu”. Berdoalah dan saya juga akan berdoa buat
saudara.!
Kiranya berkat Tuhan akan menjadi
bahagian kita.!
Komentar
Posting Komentar