DIMANAKAH SURGA?
5. “DIMANAKAH
SURGA?”
A. PENDAHULUAN.
Shalom, …Salam
sejahtera bagi kita semua!
Puji Tuhan karena kita bisa jumpa kembali pada malam ke 5/Hari ke 5, untuk melanjutkan Kebaktian Kebangunan Rohani HIDUP YANG TERBAIK. Judul pembahasan kita saat ini ialah: "Dimanakah Surga?".
Sebelum kita memperbincangkan mengenai surga, kita perlu mengerti lebih dahulu tentang penggunaan istilah atau perkataan SURGA dalam Alkitab. Marilah kita membandingkan dua ayat yang sama mengenai “surga” dalam bahasa Yunani, tetapi didalam Alkitab bahasa Indonesia diterjemahkan dengan perkataan “langit” dan “surga”. Yang pertama dalam 1 Tesalonika 4:16 “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari surga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit,..”
Kata asli dalam bahasa Yunani untuk surga adalah OURANU. Ayat kedua dalam 2 Korintus 12:2(Alkitab
cetakan tahun 1965): “Bahwa aku kenal seorang yang didalam Kristus, maka empat belas
tahun lalu, orang itu telah terangkat sampai ke langit yang ketiga,(entahkan
didalam tubuh tiada kuketahui, entahkan diluar daripada tubuh, tiada kuketahui,
Allah juga yang mengetahui”.)
Disini “surga” itu diterjemahkan sebagai “langit”, namun dalam bahasa
Yunani, itu sama dengan “surga” dalam 1 Tesalonika 4:16 tadi, yaitu OURANU(surga). Hal ini menyatakan bahwa penggunaan
istilah/perkataan “surga”dan “langit” adalah sama.
Kalau dalam bahasa Inggeris, perkataan”surga” dalam ayat pertama(1
Tesalonika 4:16) ialah “langit”, bukan surga.
Tentu bagi kita agak ganjil bila mengatakan bahwa kita “Yesus akan bawa
masuk ke langit”, atau “Pesawat terbang kita turun dari surga”.
Perkataan lain untuk “langit” dalam bahasa
Indonesia artinya: “Tempat kediaman Allah atau “surga”. Ada beberapa orang yang bertanya: “Dimanakah
surga itu?”. Dan ada mungkin yang
menjawab: di “awang-awang”, dan sebagainya.
B. *PEMBAHASAN:*
Saat ini marilah kita membaca salah satu ayat yang menjadi dasar untuk
perbincangan kita yakni: *2 Korintus 12:2-4* “Aku tahu tentang seorang Kristen;
empatbelas tahun yang lampau- entah didalam tubuh, aku tidak tahu, entah diluar
tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya- orang itu tiba-tiba diangkat
ke tingkat yang ketiga dari surga.”(2 Korintus 12: 2).
Ayat 3: “Aku juga tahu tentang orang itu,- entah di dalam tubuh, entah
diluar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya- ayat 4: “ia tiba-tiba
diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak
boleh diucapkan manusia”.
Ini adalah merupakan khayal Rasul Paulus sendiri, yang dituliskan dalam
bentuk orang ketiga. Bila kita
perhatikan ayat 3 mengatakan: “Aku juga tahu tentang orang itu,..” Ini menyatakan tentang dirinya sendiri. Namun agar dia jangan menjadi sombong karena
mendapat khayal itu, maka ia mengatakan dalam ayat 7 “Dan supaya aku jangan
meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu..” Ayat 2 antara lain menyatakan: “orang itu
tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari surga”.
Jadi Rasul Paulus dibawa ke langit yang ketiga, yakni Firdaus.
Orang-orang Yahudi mempercayai adanya 7(tujuh) langit, sedangkan Alkitab
menyebut adanya 3(tiga) langit sbb:
*1. LANGIT PERTAMA:*
Buku Kejadian menerangkan mengenai langit yang pertama. Kita baca dalam Kejadian 1:8: “Lalu Allah
menamai cakrawala itu langit. Jadilah
petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua”.
Kejadian 1: 20 “Berfirmanlah Allah:”Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala”.
Inilah langit yang
pertama. Langit pertama ialah: Tempat
burung-burung terbang (Yeremia 4:25).
Nama lain untuk langit, tempat dimana burung-burung terbang ialah:
“udara”(firmament atau atmosfir), didalam bumi yang diciptakan Allah. Ilmu Bumi menyebut bagian atas dari udara
adalah stratosphere. “Langit”, itu bukanlah sesuatu kekosongan melainkan suatu
hal yang konkrit. Dan langit yang
pertama inilah yang dikatakan Alkitab akan dibakar pada waktu kedatangan Yesus
yang keduakali bersama dengan bumi/planet ini yang kemudian akan diperbaharui.
*2. LANGIT KEDUA:*
Mengenai langit kedua, marilah kita membaca Kitab Mazmur 19:2 “Langit
menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya”.
Alam bintang-bintang, planet-planet dan gugusan adalah merupakan langit
kedua. Langit inilah yang menceritakan
kemuliaan Allah. Berapa luas dan
lebarkah langit kedua ini?.
Newcomb, dalam bukunya berjudul “Astromy for everybody” halaman 8
menyatakan:”Bahwa bumi kita ini (yang sudah kita anggap besar), ternyata
hanyalah sebesar *biji sesawi/bayam.*
Ini adalah secara perbandingan, yakni, sama dengan sebesar *titik dalam
gambar.* Bulan adalah sebesar ¼ dari
titik tersebut dan letaknya kira-kira 2 ½ cm dari bumi. Dimanakah matahari?.
Besarnya hanya sebesar apple(bola kasti) dan jaraknya dalam perbandingan
adalah 13 m dari bumi. Planet-planet
lainnya, ada yang hampir-hampir tak terlihat dalam perbandingan ini, dan ada
yang sebesar kacang hijau saja. Dan
jaraknya 5 m dari matahari, dan ada yang ½ km jauhnya dari matahari. Diluar solar system(Tata surya) ini terdapatlah suatu tempat kosong (ruang
angkasa kosong) yang luasnya lebih luas dari seluruh benua Amerika. Bintang yang terdekat bernama ALPHACENTAURIS.
Dan setelah ruang angkasa luar yang luas dan kosong ini, barulah kita
tiba pada bintang terdekat tersebut.
Kalau kita menyalakan lampu di ruangan ini dengan kecepatan cahaya 186
000 mil/detik, maka cahaya itu baru kelihatan di bintang terdekat setelah 4
tahun kemudian. Perbandingannya lagi,
kalau kita naik pesawat Garuda Airways, maka 600 tahun barulah kita tiba
dibintang terdekat.
Bintang –adalah satu benda langit yang mengeluarkan cahayanya sendiri.
Bumi –tidak mengeluarkan cahaya.
Bintang yang paling terang yang terlihat dengan mata manusia ialah: Dog
star(Sirius).
Bintang Sirius ini begitu besar sehingga 63 matahari sebesar matahari
kita, dapat dimasukkan kedalamnya.
Inilah yang disebut *LANGIT KEDUA* yang Raja Daud katakan “menceritakan
kemuliaan Allah”.
Bintang yang berkumpul banyak seperti susu tercurah, disebut bintang:
MILKY WAY (Bimasakti/jalan susu).
Dengan pesawat teropong bintang yang ada di Palomar(Amerika Serikat)
yang 200 inchi, maka telah dapat dilihat bahwa ada 40 billiun matahari dalam
Milky Way. Matahari dikelilingi oleh
planetnya. Kalau rata-rata tiap matahari
mempunyai 9 planet, dikali dengan 40 billiun maka hasilnya 360 billiun planet
yang ada di Milky Way. Namun kita perlu
ingat bahwa ada 200 juta Milkyway/Bimasakti itu.
Mari kita baca Mazmur 8:4,5 “Jika aku melihat langitMu, buatan jari-Mu,
bulan dan bintang-bintang yang Kau tempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau
mengindahkannya?”.
Dari penjelasan ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa dunia ini
adalah kecil, dan kita manusia ini adalah sangat kecil.
Akan tetapi betapapun kecilnya dunia, dan betapapun kecilnya manusia,
namun Allah begitu cinta akan dunia ini.(Yohanes 3:16).
Ada yang menanyakan, apakah Alkitab menyatakan bahwa planet-planet yang
berjuta-juta itu didiami oleh makhluk ciptaan-Nya? Apakah ada penduduknya disana?. Nabi Yesaya menjawab dalam Yesaya 48:18
“Sebab beginilah firman Tuhan, yang menciptakan langit, Dialah Allah- yang
membentuk bumi dan menjadikannya dan yang menegakkannya, dan Ia menciptakannya
bukan supaya kosong, tetapi Ia membentuknya untuk didiami.“ Akulah Tuhan dan
tidak ada yang lain..”. Namun, kita
tidak mengetahui yang manakah dari planet-planet dalam tata surya kita yang
dididami (selain dari planet/ bumi kita ini), dan yang manakah yang tidak
didiami oleh makhluk seperti kita.
*3. LANGIT YANG KETIGA:*
Kepada Rasul Paulus, Allah telah menunjukkan langit ketiga. Ia telah diangkat dalam khayal, jauh melewati
Bimasakti/Milky Way kita, melalui langit kedua yang mengagumkan itu, lalu tiba
di tempat kediaman Allah dan para malaikat-Nya yang suci, yaitu di langit ke
tiga(Baca kembali 2 Korintus 12:2-4).
Langit ke tiga adalah FIRDAUS. Tetapi mungkin saudara bertanya: “Apakah buktinya
bahwa Firdaus itu adalah SURGA?.
1.
Firdaus ialah tempat dimana kita dapati
sebuah pohon yang bernama POHON ALHAYAT.
Samakah Firdaus dengan surga?.
Kita buka Wahyu 2:7 “Siapa
bertelinga, hendaklah ia mendengar apa yang dikatakan Roh kepada Jemaat-jemaat:
Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di
Taman Firdaus Allah.”
2.
Pohon Alhayat (pohon kehidupan) terdapat
dekat takhta Allah di sorga, hal ini dikatakan dalam Kitab Wahyu 22:1,2 “Lalu
ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan
mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu. Ditengah-tengah
jalan kota itu, yaitu diseberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon
kehidupan yang berbuah duabelas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon
itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa”.
Dari perbandingan ini jelaslah bahwa Firdaus
itu adalah/dekat takhta Allah atau sorga, karena pohon Alhayat itu ada di dalam
Firdaus dan pohon hayat itu ada dekat takhta Allah.
Jadi Firdaus ialah tempat dimana takhta Allah(sorga) itu berada.
Langit ke tiga berada diluar bintang-bintang itu. Namun, kita tidak perlu memikirkan dengan apa
kita datang kesana, karena Allah sudah sediakan itu bagi kita. Rasul Paulus telah melihat dan mengetahui tempat
itu dan dia juga telah melihat kemuliaan langit yang ketiga itu. Dia bahkan sudah melihat juga langit I, II
dan ke III.
Penglihatan inilah yang mendesak Rasul Paulus untuk tetap setia sampai
mati meskipun melalui pukulan dan siksaan yang pernah dialaminya semasa
hidupnya dahulu.
*C. KONKLUSI:*
Kalau manusia rela mengorbankan
apapun asal memperoleh dunia ini, maka Paulus pun rela mengorbankan jiwanya
untuk memperoleh hidup yang kekal beserta Allah. Apakah anda rindu untuk tinggal didalam surga,
di langit ke tiga yang telah disediakan oleh Allah bagi kita semua?. Semoga Roh Tuhan membuka mata rohani kita
agar dapat melihat kemuliaan tempat yang telah disediakan untuk orang-orang
yang percaya kepada Allah, melalui Yesus sebagai Juruselamat. *Tuhan Allah
memberkati kita!.*
Komentar
Posting Komentar