YAKUB-ISRAEL (PASSD10T2-2022)


   Nast:”Lalu kata orang itu:”Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang” (Kej.32:28).

 

  Applikasi:>> (Memang dalam setiap ujian yang diberikan oleh Allah kepada kita, kita sebetulnya sedang bergumul dengan Allah. Tetapi Allah juga membantu kita supaya kita bisa menang.

   Awas! Jangan berpikir bahwa Allah membantu kita sedemikian rupa sehingga kemenangan itu bisa didapatkan dengan mudah / tanpa pergumulan! Sama sekali tidak! Kita harus tetap bergumul habis-habisan untuk bisa menang!)

 

1. Dalam pelajaran ini kita akan mengikuti kehidupan Yakub setelah ia meninggalkan Laban dan kembali ke Kanaan dan perubahan namanya dari Yakub menjadi Israel = Having power with God/God’s fighter.

2. Allah telah menampakkan diri kepada Laban dan menyuruhnya untuk tidak menimbulkan masalah bagi Yakub. Kemudian, Allah telah menampakkan diri kepada Yakub, seolah-olah sedang bergulat dengannya. Pada waktu yang hampir bersamaan, Allah telah menampakkan diri kepada Esau, menyuruhnya untuk tidak menyerang atau melukai Yakub atau keluarganya.

   Apa yang hal ini katakan kepada kita tentang perhatian/concern Allah bagi kita masing-masing secara individu? Apakah Anda ingin mendapatkan bimbingan seperti itu?

3. Pergumulan/Perjuangan Yakub malam itu dengan Kristus digambarkan sebagai masa kepicikan/kesusahan Yakub.

   Saat seperti itu akan datang lagi kepada orang-orang yang hidup di hari-hari terakhir sejarah dunia ini.

   Yeremia 30:5-7. v.7-“Hai, alangkah hebatnya hari itu, tidak ada taranya; itulah waktu kesusahan bagi Yakub, tetapi ia akan diselamatkan dari padanya.”

4. Janji Allah benar telah diadakan/berlaku untuk Yakub/Israel. Coba bayangkan pikiran Yakub saat dia semakin dekat dengan Esau. Dia adalah satu-satunya dalam rombongannya yang  besar itu yang tahu tentang Esau secara detail/rinci dan tentang pengalaman serta konflik mereka sebelumnya.

 

Minggu: BERGUMUL/BERGULAT DENGAN ALLAH.(Wrestling with God)

Problem Yakub. Dalam Kej 31 Yakub baru saja lolos dari Laban, dan sekarang dalam Kej 32 ia harus menghadapi problem baru yaitu Esau.

   Sesuatu yang menarik adalah: berbeda dengan problem Laban, yang tidak ditimbulkan karena kesalahan / dosa Yakub, maka problem Esau ini timbul karena kesalahan / dosa Yakub (Kej 27:1-41).

5. Yakub telah mengirim sekelompok utusan ke depan rombongan besar itu, memberikan hadiah untuk Esau. (sent a group of messengers ahead of the large company, presenting gifts for Esau)

  Kejadian 32:6 “Kemudian pulanglah para utusan itu kpd.Yakub dan berkata: “Kami telah sampai kepada kakakmu, kepada Esau, dan ia pun sedang di jalan menemui engkau, diiringi oleh 400 orang.”

6. Dan bagaimana tanggapan/respond TUHAN?

  Kej.32:22-31  Pergumulan Yakub dengan Allah: Pada malam itu Yakub bangun—membawa kedua isterinya, kedua budaknya pr.dan ke 11 anaknya—menyeberangi sungai Yabok..v.24. Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing. –Ketika org.itu melihat, bhw ia tdk dpt mengalahkannya, memukul sendi pangkal paha Yakub sehingga terpelecok….kata orang itu: biarkanlah aku pergi..Yakub: “Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku.” Orang itu bertanya: Siapakah namamu?—Yakub. v.28.Kata orang itu: Tidak akan disebutkan lagi Yakub (Sang penipu), tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang. v.30 Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya:”Aku tlh melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong”.

7. Pada titik tertentu dalam pergumulannya dengan Kristus, Yakub pasti menyadari bahwa bukan manusia biasa yang bergulat dengannya.

   Justru pada saat inilah Tuhan memilih untuk mendekati Yakub.  

   Konfrontasi luar biasa ini secara radikal akan mengubah karakter Yakub. Akibatnya, Yakub berganti nama menjadi Israel.  

   Pertemuan Yakub dengan Allah di Peniel sesuai dengan pertemuannya di Betel. Kedua catatan tersebut saling bergema dalam kata, struktur, dan tema.

   Sementara Betel dimulai saat matahari terbenam, Peniel berakhir saat matahari terbit, dengan prospek masa depan yang gemilang. Setelah pergulatan di malam itu, Yakub muncul dari pertemuannya dengan berkat dan nama baru.

   Dia telah mengalami perjumpaan pribadi dengan Allah yang penuh kasih dan hidup. Pada gilirannya, Yakub mampu memandang wajah musuhnya, yaitu saudaranya, Esau, dengan rendah hati dan cinta.

   [Apa yang akan pasangan Anda katakan kepada Anda jika Anda bangun di suatu pagi dan mengatakan bahwa Anda telah bertengkar atau bergumul dengan Allah dan bahwa Dia telah mengubah nama Anda?]

8. Bagaimana Anda memahami Kejadian 32:28? (Ayat hafalan)

   Bandingkan perjumpaan ini dengan beberapa perjumpaan Abraham dengan Allah.

   Kesedihan Yakub berasal dari dua penyebab. Yang pertama adalah horizontal dan terkait/berhubungan  dengan saudaranya. Yang kedua adalah vertikal dan berhubungan dengan Allah.  

   Perhatian pertama Yakub adalah dengan saudaranya, kepada siapa dia mengirim dua kelompok utusan. Inisiatif ini merupakan sebuah operasi strategis untuk mengamankan pasukan/kamp kedua: jika kamp pertama diserang, kamp kedua akan punya waktu untuk melarikan diri. Yakub memutuskan untuk mengirim “dua kubu utusan” ke Esau.

   Yakub menyebut dua kubu/pasukan utusan manusianya dengan nama yang sama, makhaneh, “perkemahan/camps” (Kej. 32:7, [8]). Yakub mengerti bahwa untuk memulihkan hubungannya dengan Allah, dia harus memulihkan hubungannya dengan saudaranya.

9. Yakub telah bergumul/berjuang di sana di Sungai Yabok, karena dia tahu bahwa Allah telah memerintahkan dia untuk kembali dari Haran ke Kanaan dan, namun, dia melihat bahaya di depan. Yakub mengingatkan Allah bahwa Dia telah menjanjikan keturunan, dan kemungkinan besar, dia tidak akan memiliki keturunan yang selamat jika Esau menyerang mereka.

10. Yakub telah membagi keluarga dan pekerjanya menjadi dua kelompok terpisah dengan harapan jika Esau menyerang satu kelompok, kelompok lain mungkin dapat melarikan diri.

11. Setelah mengirim dua kubu di depannya, Yakub tetap berada di belakang di sisi lain Yabok tempat dia bergulat/bergumul dengan Allah.

12. Mengapa Allah turun dan tampaknya “bergulat” dengan Yakub? Tidak ada pertanyaan selain fakta bahwa itu adalah Kristus sendiri, meskipun Dia disebut sebagai manusia atau seorang manusia. (as a man or the man.)

   Informasi bahwa Laki-laki (Allah) ini tidak menang mengandung pelajaran teologis yang penting tentang Tuhan dalam hubungan-Nya dengan manusia. “Kelemahan” Tuhan dalam konfrontasi-Nya dengan manusia adalah ekspresi kasih karunia dari kasih-Nya dan misteri inkarnasi-Nya untuk menyelamatkan manusia.

   Kesan kelemahan ini langsung bertentangan dengan tindakan Laki-laki tersebut (the Man). Dengan sentuhan sedikit sudah cukup untuk membuat perenggangan pada persendian yang menunjukkan kekuatan besar manusia.

[“Kelemahan” Allah yang nyata dalam berurusan dengan manusia adalah penolakan-Nya untuk mengambil kebebasan kita. Kasih tidak mungkin tanpa kebebasan.]

Love is impossible without freedom

 

Senin: KAKAK BERADIK BERTEMU (The Brothers Meet)

13. Yakub mengirim beberapa rombongan dengan hadiah besar kepada Esau.     Kejadian 32:4,18-20: 4 “Ia (Yakub) memerintahkan kepada mereka (utusan): kata hambamu Yakub: Aku telah tinggal pada Laban sebagai orang asing dan diam di situ selama ini.”

  (“I, Jacob, your obedient servant, report to my master Esau..)

14. Di pagi hari, Yakub bergerak maju untuk menemui saudaranya. Mereka telah berpisah selama 20 tahun.

15. Apa hubungan antara pengalaman Yakub melihat wajah Allah di Peniel dan pengalaman Yakub melihat wajah saudaranya? Apa implikasi dari hubungan ini mengenai hubungan kita dengan Allah dan hubungan kita dengan “saudara2” kita, siapa pun mereka?

  Kedua kelompok/companies itu akhirnya saling mendekat, kepala gurun memimpin pasukannya, dan Yakub bersama istri dan anak-anaknya, dihadiri oleh para gembala dan pelayan perempuan, dan diikuti oleh barisan panjang kawanan ternak.  

   Sambil bersandar pada tongkatnya, sang Bapa maju ke depan untuk menemui sekelompok tentara. Dia pucat dan tidak berdaya karena konflik baru-baru ini, dan dia berjalan perlahan dan perasaan pedih-menyakitkan, terhenti di setiap langkah; tetapi wajahnya bersinar dengan sukacita dan kedamaian.

   Saat melihat penderita yang telah lumpuh itu, “Esau berlari untuk menemuinya, dan memeluknya, dan jatuh di lehernya, dan menciumnya: dan mereka menangis”. [Kejadian 33:4, KJV *]

Saat mereka melihat pemandangan itu, bahkan hati para serdadu Esau yang kasar pun tersentuh hatinya.

   Meskipun dia telah memberi tahu mereka tentang mimpinya, tetapi mereka tidak bisa menjelaskan perubahan yang terjadi pada kapten/komandan mereka. Meskipun mereka melihat kelemahan sang patriark/bapa, mereka sedikit berpikir bahwa kelemahannya telah dijadikan kekuatannya.

           ―Ellen G. White, Patriarchs and Prophets* 198.3-4.

   Yakub membungkuk 7 kali di depan kakaknya (Kej.33:3) yang beberapa kali dia panggil “tuanku” (Kej.33:8,13,15) dan mengidentifikasi dirinya sebagai “hamba” (Kej.33:5); bandingkan dengan Kej.32:4,18,20).

16. Ketika Yakub mendekati saudaranya yang tertatih-tatih dan Esau melihatnya, Esau berlari ke arah Yakub, memeluknya, dan menciumnya. Bagi Yakub, itu seperti melihat wajah Allah.

  Esau: “melihat mukamu adalah bagiku serasa melihat wajah Allah”(Kej.33:10).

   “Kesalahan yang menyebabkan Yakub berdosa dalam memperoleh hak kesulungan melalui penipuan sekarang dengan jelas diperlihatkan di hadapannya. Dia tidak memercayai janji-janji Allah, tetapi telah berusaha dengan usahanya sendiri untuk mewujudkan apa yang Allah akan capai dalam waktu dan cara-Nya sendiri.

         —Ellen G. White, Patriarchs and Prophets- 197.2-198.

   “Jika Yakub sebelumnya tidak bertobat dari dosanya dalam memperoleh hak kesulungan melalui penipuan, Tuhan tidak akan mendengar doanya dan dengan penuh belas kasihan menyelamatkan hidupnya”. [Jika Yakub tidak bertobat, Setan akan mencoba mengklaim bahwa Yakub adalah miliknya. Tetapi, karena Yakub telah bertobat, Tuhan menegur Iblis dan mengklaim Yakub sebagai miliknya.]

   Setan menuntun/membuat banyak orang untuk percaya bahwa Allah akan mengabaikan ketidaksetiaan mereka dalam urusan kecil kehidupan; tetapi Tuhan telah  menunjukkan dalam berurusan dengan Yakub bahwa Dia tidak menyetujui atau menoleransi kejahatan.

   Semua yang berusaha untuk memaafkan atau menyembunyikan dosa-dosa mereka, dan membiarkan mereka tetap berada di atas buku-buku surga, tidak mengakui dan tidak diampuni, akan dikalahkan oleh Setan.

   Semakin ditinggikan profesi mereka, dan semakin terhormat posisi yang mereka pegang, semakin menyedihkan jalan mereka di hadapan pemandangan Allah, dan semakin pasti kemenangan dari musuh kita yang besar.( the triumph of the great adversary).

   Namun sejarah Yakub adalah jaminan bahwa Allah tidak akan membuang mereka yang telah berkhianat ke dalam dosa, tetapi yang telah kembali kepada-Nya dengan pertobatan sejati.

   Dengan penyerahan diri dan keyakinan yang penuh keyakinan itulah Yakub memperoleh apa yang gagal diperolehnya melalui konflik dengan kekuatannya sendiri. Oleh karena itu, Allah mengajari hamba-Nya bahwa hanya kuasa dan anugerah ilahi yang dapat memberinya berkat yang ia dambakan.

   Demikianlah akan terjadi dengan mereka yang hidup di hari-hari terakhir. Saat bahaya mengelilingi mereka, dan keputusasaan menguasai jiwa, mereka harus bergantung hanya pada jasa2 penebusan/atonement. Kita tidak bisa berbuat apa-apa dari diri kita sendiri.

   Dalam semua ketidaklayakan kita yang tak berdaya, kita harus percaya pada jasa Juruselamat yang disalibkan dan bangkit.  

   Tidak ada yang akan binasa saat mereka melakukan ini.

[Allah memiliki catatan yang lebih baik tentang dosa-dosa kita di masa lalu daripada Setan. Allah bahkan bisa membaca motif kita! Alkitab penuh dengan perincian tentang dosa orang-orang kudus.]

   Yakub menang karena dia gigih dan bertekad.

   Pengalamannya membuktikan kekuatan doa yang mendesak [terus-menerus, gigih, ulet].

  Sekarang kita harus mempelajari pelajaran tentang doa yang kuat ini, tentang iman yang teguh.

  Kemenangan terbesar bagi gereja Kristus atau bagi setiap orang Kristen bukanlah kemenangan yang diperoleh melalui bakat atau pendidikan, kekayaan atau bantuan manusia.

   Itu adalah kemenangan-kemenangan yang diperoleh di ruang audiensi bersama Allah, ketika iman yang sungguh-sungguh memegang lengan kekuasaan yang perkasa.

   Mereka yang tidak mau meninggalkan setiap dosa dan dengan sungguh-sungguh mencari berkat Allah, tidak akan mendapatkannya. Tetapi semua orang yang akan memegang janji-janji Allah seperti yang dilakukan Yakub, dan dengan sungguh-sungguh dan gigih seperti dia, akan berhasil seperti dia berhasil. "Tidakkah Allah akan membenarkan/membalaskan orang-orang pilihan-Nya sendiri, yang berseru siang dan malam kepada-Nya?. Aku berkata kepadamu: Ia akika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" Lukas 18:7, 8.

       ―Ellen G. White, Patriarchs and Prophets* 201.3-203.2.

   “Saya melihat bahwa keempat malaikat akan menahan keempat angin sampai pekerjaan Yesus di tempat kudus selesai  dilakukan, dan kemudian akan datang tujuh malapetaka terakhir.

   Tulah-tulah ini membuat marah orang fasik terhadap orang benar; mereka mengira bahwa kita telah membawa penghakiman Allah atas mereka, dan bahwa jika mereka dapat menyingkirkan kita dari bumi, maka malapetaka akan tetap ada.

   Sebuah dekrit dikeluarkan untuk membunuh orang-orang kudus, yang menyebabkan mereka menangis siang dan malam untuk kelepasan/pembebasan. Ini adalah masa kesusahan/kepicikan Jacob (Jacob’ trouble)

   Ellen G. White, Early Writings* 36.2.

17. Ada beberapa orang yang tercantum dalam Kitab Suci yang namanya diubah oleh Allah:

Abraham, Sarah, Yakub, Yosua, Paulus, dan Petrus—untuk menyebutkan beberapa. Mengapa Allah mengubah nama2 orang-orang itu?  Baca Kej.33:1-17-Pertemuan Yakub dengan Esau.

  v.10 “Tetapi kata Yakub:”Janganlah kiranya demikian; jikalau aku telah mendapat kasihmu, terimalah persembahan ini dari tanganku, karena memang melihat mukamu adalah bagiku serasa melihat wajah Allah, dan engkau pun berkenan menyambut aku.”

18. Setelah berhasil bertemu Esau dan, kemudian, pindah untuk mendirikan tempat di Kanaan, Yakub membeli sebidang tanah dari penduduk Kanaan. (Kejadian 33:19)

19. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Yakub/Israel dihadapkan pada kesulitan untuk menetap di tanah itu.

   Dia telah melakukan yang terbaik untuk menemukan akomodasi dengan tetangga Kanaan di sekitarnya.

   Itu mengingatkan kita pada pengalaman Ishak dan Abimelekh seperti yang tercatat dalam Kejadian 26.

 

Selasa: PENCEMARAN TERHADAP DINA

(The Violation of Dina).

20. Bacalah cerita dalam Kejadian 34.

  Dinah, putri satu-satunya Yakub ingin memiliki kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama remaja putri lainnya.

  Tapi, dia rupanya seorang wanita muda yang cantik dan sangat menarik bagi Sikhem, putra raja. Dia tidak bisa mengendalikan nafsunya, dan dia telah menyerang dan memperkosanya.  

   Akibatnya, kakak laki-lakinya, Simeon dan Lewi, menipu orang Sikhem untuk menyunat diri mereka sendiri sehingga mereka bisa menjadi bagian dari komunitas Israel. Dan ketika mereka secara fisik tidak berdaya (disabled/cacat) karena sunat, Simeon dan Lewi menyerang mereka dan menghancurkan semua pria, membawa properti dan wanita kembali bersama mereka ke perkemahan mereka.

1)   Sikhem memperkosa Dina (ay 2).

a)   Ini bermula dari kesalahan Dina.

   Kalau ini dikatakan sebagai ‘kesalahan’, maka maksudnya bukan suatu kesalahan secara moral, tetapi suatu kecerobohan atau ketidakhati-hatian. Dina berjalan-jalan / pergi sendirian, bahkan pergi sendirian ke tengah-tengah orang kafir / mengunjungi perempuan-perempuan kafir (ay 1).

   Dari Kej 12:15  20:2  26:7 dimana Sara / Ribka ‘disambar’ dan mau diperistri oleh Firaun / Abimelekh, sebetulnya sudah terlihat bahwa pada jaman itu merupakan suatu hal yang berbahaya bagi seorang perempuan untuk berjalan-jalan sendirian. Dina seharusnya tahu akan hal itu, tetapi ia tetap melakukannya.

   Kisah kejadian mesum ini menyoroti ambiguitas/kemenduaan karakter dan tindakan mereka. Sikhem yang sensual, yang melecehkan Dina, juga dicirikan sebagai seseorang yang tulus dan penuh kasih terhadap Dina dan ingin mencoba menebus kesalahannya. Ia bahkan rela menjalani ritual perjanjian sunat.

   Sementara itu, Simeon dan Lewi, yang menampilkan diri mereka sebagai pembela Tuhan dan perintah2-Nya, dan yang menolak kawin campur dengan orang Kanaan (Im.19:29), menggunakan kebohongan dan penipuan (Kej.14:13) dan siap untuk membunuh dan menjarah (Kej.34:25-27). Tindakan mereka tidak hanya tercela (mengapakah tidak menghukum satu orang pelakunya saja?) tetapi berpotensi menimbulkan lebih banyak masalah.  Adapun Yakub, dia hanya peduli dengan perdamaian.

21. Pertobatan yang tulus berarti menjauhi dan menghapus dosa.

   (Sincere repentance involves moving away from and eliminating sin).

 Allah telah melindungi Yakub dan keluarganya setelah bencana Sikhem.

22. Dalam kisah-kisah ini, kita tidak hanya melihat tindakan kebaikan dan kasih karunia tetapi juga tindakan menipu dan penipuan. Apa yang hal ini katakan kepada kita tentang sifat manusia? Apakah salah satu dari kita akan melakukan beberapa dari hal-hal itu?

 

 Rabu: PENYEMBAHAN BERHALA (Prevailing Idolatry)

23. Sebagai akibat/hasil pengalaman di Sikhem itu, Yakub takut akan nyawanya dan memutuskan untuk memindahkan keluarganya ke Betel.

   Di Betel, perawat tua Ribka, Debora, meninggal.

   Dan berkat yang diberikan kepada Abraham dan Ishak, yang menjanjikan bahwa seluruh tanah akan menjadi milik mereka, diulangi kepada Yakub.

24. Yakub melakukan apa yang dia bisa untuk menghilangkan semua praktik agama palsu. Dia menyuruh semua orang di perkemahannya untuk menyingkirkan berhala Kanaan mereka, yang sebagian tampaknya mereka ambil dari kota Sikhem, serta "dewa-dewa rumah tangga" yang telah dicuri oleh Rahel dari ayahnya. (Kejadian 31:19,32)

25. Berapa banyak orang di perkemahan Yakub yang masih menyembah berhala? Kita tidak tahu.

 

Kamis: KEMATIAN RAHEL (The Death of Rachel)

26. Bagian paling menyedihkan dari kehidupan Yakub ini adalah kematian Rahel saat melahirkan.  Kejadian 35:16-21.

   Rahel sukar bersalin. Diberikannya nama anaknya: Ben-oni, tetapi ayahnya menamainya Benyamin.

27. Sayangnya, tiga insiden yang saling terkait terjadi:

(1) Benyamin lahir; (2) selama kelahiran Benyamin itu, Rahel meninggal; (3) Ruben, putra pertama Yakub dari Lea, kemudian tidur dengan gundik Yakub. Benyamin adalah satu-satunya anak Yakub yang lahir di Tanah Perjanjian.

   Rachel yang sekarat menamai putranya Ben-oni, yang berarti "putra kesedihanku", karena rasa sakit dan proses kematiannya.

   Sebaliknya, Yakub menamainya Benyamin, yang artinya ”putra tangan kanan”.

28. Sekali lagi, kita melihat bahwa kehidupan orang-orang yang disebut orang-orang kudus dipenuhi dengan peristiwa-peristiwa yang jahat dan penuh dosa. Jadi, mengapa Alkitab mencatat semua dosa itu? Apakah itu untuk membantu kita memahami bahwa mereka adalah orang-orang yang nyata/real people? Jika tidak ada kejahatan yang tercatat tentang salah satu dari mereka, kita akan pikir mereka semacam orang suci manusia super!

29. Dalam pelajaran ini kita telah melihat: (1) Kesedihan langsung Yakub ketika dia mendekati Kanaan dan saudaranya; (2) Yakub bergulat dengan Allah dan berhasil dan namanya diubah menjadi Israel; dan kemudian, (3) Yakub, menghadapi saudaranya seolah-olah itu adalah "wajah Tuhan."

30. Apa yang kita ketahui tentang hari mengerikan yang akan datang yang disebut masa kesusahan/kepicikan Yakub?

   Baca: Zefanya 1:14-18; Dan.12:1; Matius 24:15,21.

31. Bertahun-tahun kemudian, Paulus menggambarkan pengalamannya berjuang melawan dosa.

   Roma 7:23-25 di dalam anggota2 tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuan melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota2 tubuhku. v.24.aku manusia celaka? Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?. V.25 Syukur kepada Allah! Oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

32. Apakah pengalaman itu serupa dengan yang dialami Yakub?

33. Di zaman kita, kita juga bergumul ketika bertemu dengan orang-orang yang berbeda ras atau budaya atau agama? Apakah belajar untuk mengasihi saudara dan saudari kita tidak peduli apa latar belakang mereka agak setara dengan apa yang terjadi pada Yakub dalam pelajaran ini?

                               ++++++++++++++++

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAH MEMASUKI RUMAH BARU

LYRIC LAGU (2)

Keyakinan Menghadapi Tahun Baru.