PENIPUAN AKHIR ZAMAN

PENIPUAN AKHIR ZAMAN (End- Time Deceptions)

PASSD 11,IV-2022

 Ayat hafalan:

   “Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.” (2 Korintus 11:14,15).

 Dalam pelajaran ini kita akan melihat sejumlah penipuan akhir zaman mengenai kematian dan akibat-akibatnya. Kita akan melihat bagaimana mereka bertentangan langsung dengan kebenaran dalam Alkitab.

 *Dunia kontemporer kita telah menjadi tempat meleburnya supranatural dan mistis, dibantu oleh Hollywood—telah membuat film dengan tema agama dan mistis yang mencampur adukkan kesalahan dan penipuan.

   -Kebohongan lama, “Sekali-kali kamu tidak akan mati”(Kejadian 3:4)—juga telah mengilhami beberapa buku yang paling banyak dibaca dan film yang paling banyak di tonton dalam beberapa dekade terakhir, dan juga banyak video game popular.  Tidak dapat disangkal, kita bisa saja terpapar dan tergoda oleh pesona sihir Iblis, yang dapat muncul dalam banyak bentuk dan tersembunyi dibalik ilmu pengetahuan.

--Salah satu fenomena yang paling menipu adalah pengalaman “mendekati kematian” (“near-death” experience), yang menyatakan mereka yang telah “mati” hidup kembali dengan cerita2 tentang kehidupan setelah kematian.  Banyak yang telah melihat peristiwa ini sebagai bukti dari jiwa yang abadi!.

--Saat ini kita akan mempelajari BEBERAPA PENIPUAN AKHIR ZAMAN—termasuk MISTISIME, Pengalaman Hampir Mati, Reinkarnasi, Penujuman (Necromancy) dan Pemujaan Leluhur (Ancestor Worship).

Minggu: MISTISISME.

2.  Mari kita lihat beberapa penipuan ini, satu demi satu. Mari kita mulai dengan Mistisisme.

  Perkataan ini merangkum berbagai macam ide.

  Dari pandangan agama- itu menyiratkan Penyatuan Individu dangan Yang Ilahi atau Yang Mutlak dalam sejenis pengalaman spiritual/kemasukan roh.  Ini menggolongkan pengalaman ibadah dari gereja-gereja tertentu.

  Kecendrungannya selalu menggantikan otoritas Tulisan Firman Tuhan dengan pengalaman pribadi seseorang.

  Agama subjectif semacam ini tidak memberikan perlindungan terhadap penipuan apapun, terutama penipuan akhir zaman.

3.  Bagaimana mistisisme dipraktikkan di zaman kita? Orang tidak mau meluangkan waktu untuk membaca Kitab Suci dengan cermat dan menganalisis betapa pentingnya mengikuti ajaran Alkitab. Mereka lebih suka mengklaim bahwa mereka percaya pada Pribadi Yesus Kristus, dengan alasan bahwa Yesus tidak akan pernah melakukan hal seperti itu atau mengajarkan hal seperti yang disarankan dalam bagian-bagian (perikop2) tertentu dari Alkitab.  Dalam beberapa kasus, apa yang mereka katakan secara efektif adalah bahwa pendapat mereka tentang apa yang akan atau tidak akan dilakukan Yesus lebih unggul dan lebih relevan daripada apa yang telah dikatakan dan dicatat oleh Allah dalam Kitab Suci!

4. Kita hanya perlu melihat kembali sejarah Gereja Katolik Roma untuk menyadari bahwa orang-orang yang mengaku percaya kepada Yesus Kristus telah membunuh jutaan orang Kristen Protestan.

   Matius 7:22 memberi tahu kita bahwa bahkan beberapa orang yang mengusir setan dalam nama Kristus tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan-Nya.(“Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? v.21--melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.”).

   *Posisi/Pendirian bahwa tidak mempunyai akibat apa yang dipercayai oleh manusia –adalah salah satu penipuan yang paling berhasil dari Iblis. Ia mengetahui bahwa kebenaran, yang diterima dengan kasih akan kebenaran itu, akan menguduskan jiwa si penerima; itulah sebabnya ia (setan) senantiasa berusaha menggantinya dengan teori-teori palsu, cerita2 dongeng dan injil yang lain.

—Ellen G. White, The Great Controversy* 520.2.

    EGW:] Banyak orang memiliki suatu konsepsi yang salah tentang Allah dan sifat-sifat-Nya,  dan benar-benar melayani suatu ilah/tuhan palsu sebagaimana para penyembah Baal.―Ellen G. White, Nabi dan Raja* 177.1.

4.  Kita tidak boleh membiarkan keinginan atau emosi manusiawi kita menyebabkan kita melakukan sesuatu atau mempercayai hal-hal yang bertentangan dengan Firman Allah. Pernahkah kita tergoda untuk melakukan hal seperti itu?

Senin: PENGALAMAN2 MENDEKATI KEMATIAN

(Near-Death Experiences).

5.  Selanjutnya, mari kita bahas “pengalaman2 mendekati kematian”.

--Beberapa argumen modern paling populer untuk membuktikan “teori keabadian jiwa adalah “pengalaman mendekati kematian”.

--Hasil penelitian Raymond A.Moody, Jr selama 5 tahun terhadap lebih dari 100 orang yang mengalami “kematian klinis” dan dihidupkan kembali.  Orang2 ini mengaku telah melihat makhluk bercahaya yang penuh kasih dan hangat sebelum hidup kembali.  Ini telah dianggap sebagai bukti dari kelangsungan hidup roh manusia setelah kematian”.

6. Ada beberapa kisah kebangkitan dalam Alkitab, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.

   Beberapa contoh: 1 Raja-raja 17:22-24; 2 Raja-raja 4:34-37; Markus 5:41-43; Lukas 7:14-17; dan Yohanes 11: 40-44.   

   Tak satu pun dari contoh-contoh ini memberi tahu kita apa pun tentang mereka yang telah meninggal yang memiliki apa yang disebut pengalaman mendekati kematian.

  (Anak pr.janda di Sarfat – di hidupkan Elia; Anak dari Pr.Sunem yang di hidupkan oleh Elisa; Yesus membangkitkan anak Yairus umur 12 tahun : “Talita kum= bangunlah; Yesus membangkitkan anak muda di Nain/anak seorang janda; Lazarus).

--Baik Lazarus maupun mereka yang dibangkitkan dari kematian di zaman Alkitab tidak pernah menyebutkan pengalaman kehidupan kehidupan setelah kematian, baik di surga, di api penyucian, atau di neraka.

*Bagaimana dengan pengalaman “mendekati kematian”?

---Kemungkinan itu adalah halusinasi psiko kimiawi alami di bawah kondisi ekstrem, atau bisa juga pengalaman penipuan setan yang supernatural (2 Kor.11:14)—karena mereka ini mengaku telah berbicara dengan kerabat mereka yang sudah meninggal.

--Oleh sebab itu, karena penipuan yang merajalela dan begitu meyakinkan-sangat penting bagi kita untuk berpeegang teguh pada ajaran Firman Tuhan.

 Selasa: REINKARNASI

7. Selanjutnya, mari kita lihat reinkarnasi. Reinkarnasi terkadang juga disebut transmigrasi jiwa. Ini adalah doktrin utama (a major coctrine) yang dianut oleh agama Hindu.

  --Umat Hindu percaya—bahwa jiwa yang abadi pergi melalui kesadaran yang berkelanjutan (a progression of consciousness) atau “samsara” dalam 6 kelas kehidupan: Akuatik, tumbuhan/plants, reptil dan serangga, burung, hewan, dan manusia termasuk penghuni surga.

8. Ayat-ayat Kitab Suci seperti Ibrani 9:25-28 dan 1 Petrus 3:18 dengan jelas menyatakan bahwa kita hidup hanya sekali; dan kemudian, kita mati di bumi ini. Mengingat perikop-perikop ini, mengapa beberapa orang Kristen percaya bahwa semacam reinkarnasi itu mungkin?

 (Mengapa bahkan beberapa orang2 Kristen percaya dalam beberapa bentuk reinkarnasi?).

  (Ibrani 9:27-28 –v.27-Everyone must die once…..

9. Banyak dari ajaran palsu ini diterima karena alasan tertentu.

   --Banyak orang tidak percaya pada apa yang seharusnya mereka percayai,(In what they should believe), tetapi pada apa yang ingin mereka percayai (in what they want to believe). Jika sebuah teori memberi mereka kedamaian dan kenyamanan eksistensial, itu sudah cukup untuk menyelesaikan masalah mereka. Tetapi bagi mereka yang mengambil dengan serius Alkitab itu, tidak dapat menerima teori reinkarnasi.

i).-Teori ini bertentangan dengan ajaran Alkitab tentang the immortality of the “soul” dan kebangkitan tubuh (1 Tes.4:13-18).

ii). Teori ini meniadakan doktrin keselamatan oleh kasih karunia melalui iman dalam pekerjaan penebusan Yesus Kristus (Ef.2:8-10) dan menggantikannya dengan pekerjaan manusia(human works).

iii). Teori ini bertentangan dengan ajaran Alkitabiah bahwa takdir abadi diputuskan/ditentukan selamanya oleh keputusan seseorang dalam hidup ini (Mat.22:1-14; Mat.25:31-46).

iv). Teori ini meremehkan arti dan relevansi kedatangan Kristus yang kedua kali (Yoh.14:1-3).

v). Teori tersebut menawarkan kesempatan setelah kematian bagi seseorang untuk dapat mengatasi kesukaran hidupnya sendiri, yang mana tidak alkitabiah (Ibr.9:27).

  --Singkatnya, tidak ada tempat untuk gagasan Reinkarnasi dalam iman orang Kristen.

 Rabu: PENUJUMAN(Necromancy) dan Pemujaan Leluhur.

10. Selanjutnya kita akan membahas tentang necromancy dan pemujaan leluhur.

--Kata Necromancy (Penujuman) berasal dari istilah Yunani: Nekros (mati/dead) dan manteia (ramalan/divination).

  --Bentuk pemanggilan arwah orang mati yang diduga aktif, untuk mendapatkan pengetahuan tentang kejadian di masa depan. Sedangkan Pemujaan Leluhur adalah kebiasaan pemujaan terhadap leluhur yang telah meninggal karena masih dianggap keluarga dan arwahnya diyakini dapat memengaruhi kehidupan orang yang hidup (influence the affairs of the living).

11. Raja Saul memiliki pengalaman yang seharusnya memperingatkan kita terhadap semua kepercayaan semacam itu. Baca 1 Samuel 28:3-25.

v.6 “Dan Saul bertanya kepada Tuhan, tetapi Tuhan tidak menjawab dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi. V.8-“Lalu menyamarlah Saul, ia mengenakan pakaian lain dan pergilah ia dengan dua orang. Ketika mereka pada waktu malam sampai kepada perempuan itu, berkatalah Saul: “Cobalah engkau menenung bagiku dengan perantaraan arwah, dan panggillah supaya muncul kepadaku orang yang akan kusebut kepadamu.”

 V.15 “Sesudah itu berbicaralah Samuel kepada Saul:”Mengapa engkau mengganggu aku dengan memanggil aku muncul? Kata Saul: “Aku sangat dalam keadaan terjepit: orang Filistin berperang melawan aku, dan Allah telah undur dari padauk. Ia tidak menjawab aku lagi, baik dengan perantaraan nabi maupun dengan mimpi. Sebab itu akan memanggil engkau, supaya engkau memberitahukan kepadaku, apa yang harus kuperbuat.”

V.16 “Lalu berbicaralah Samuel: “Mengapa engkau bertanya kepadaku, padahal Tuhan telah undur dari padamu dan telah menjadi musuhmu?.

12. Imamat 19:31; 20:6,27; dan Ulangan 18:9-14 memperjelas bahwa semua perantara spiritual/all spiritual mediums, ahli sihir, dan ahli nujum dalam teokrasi Israel kuno adalah kekejian TUHAN dan harus dihukum mati dengan dilempari batu.

13. Apakah Anda benar-benar yakin bahwa tidak mungkin menghubungi orang mati? Apakah Anda mengenal seseorang yang telah mencoba melakukan itu? Bisakah Anda menyuruh Iblis/mengatakan kepada Iblis pergi karena Anda tahu tentang dia?/know about him?.

  (Baca Imamat 19:31, Imamat 20:6,27. Ulangan 18:9-14).

   Ulangan 18:10-12 –“Di antaramu janganlah didapati seorang pun yang mempersembahkan anaknya laki2 atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir, seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati. Sebab setiap orang yang melakukan hal-hal ini adalah kekejian bagi Tuhan, dan oleh karena kekejian2 inilah Tuhan, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu.”

14. Perhatikan baik-baik bahwa penyihir dari Endor mengaku membawa Samuel dari kubur. Itu jelas salah, bahkan dalam pemikirannya sendiri. Dalam pemikirannya jika Samuel adalah pengikut Tuhan yang setia, dia seharusnya berada di surga; dan kemudian, dia seharusnya memanggil dia /menelepon dia turun, bukan naik dari kubur. (she should have called him down, not up from the grave.)

15. Perikop terkenal lainnya yang membahas masalah ini ditemukan dalam Yesaya 8:19-20.

  --Yes.8:19 “Dan apabila orang berkata kepada kamu: “Mintalah petunjuk kepada arwah dan roh-roh peramal yang berbisik-bisik dan komat-kamit,” maka jawablah: “Bukankah suatu bangsa patut meminta petunjuk kepada alllahnya? Atau haruskah mereka meminta petunjuk kepada orang-orang mati bagi orang-orang hidup?.”

 v.20--You are to answer them, “Listen to what the LORD is teaching you! Don’t listen to mediums—what they tell you cannot keep trouble away.”―Good News Bible.

   Baca juga: Yes.19:2-3.

16. Orang Kristen yang serius dengan agamanya perlu mempelajari Alkitab mereka dengan hati-hati dan berdoa memohon arahan dari Roh Kudus untuk tidak menerima ajaran2 palsu ini.

 Kamis: PENJELMAAN/PERSONA DAN PENAMPILAN LAINNYA- (Personation and Other Appearance—Hal berperan tertentu).

  --Sama (mirip) kepada penujuman adalah penjelmaan (persona) Iblis dari orang mati dan penampakan Iblis lainnya. Tokohnya (persona2nya) bisa dalam bentuk anggota keluarga yang sudan meninggal, teman, atau siapa saja.

   Baik penampilan fisik maupun suaranya sangat mirip dengan almarhum. Semua tipu daya setan ini akan digunakan untuk menipu mereka yang tidak berpijak pada Firman Tuhan.

  Baca ayat hafalan : 2 Korintus 11:14-15.

17. Apakah kita siap untuk melihat Setan atau salah satu malaikatnya menampakkan diri/muncul kepada kita sebagai seorang kerabat yang telah meninggal? Kemungkinan besar kita akan melihat dan mendengar lebih banyak tentang itu saat kita mendekati akhir.

18. Dalam Efesus 6:13-18, kita diperingatkan dengan jelas tentang kekuatan yang sedang kita hadapi. Bukan manusia yang berada di balik semua kejahatan ini; itu adalah Iblis dan semua pasukannya/kekuatan2nya.

  --“Sebagai puncak tindakannya dalam dreama besar penipuan itu, Iblis sendiri akan mengambil rupa Kristus (personate Christ).”-Alfa dan Omega, jld.8, hlm.657.

19. Efesus 6 memberi tahu kita bahwa kita harus siap dengan perlengkapan senjata Allah yang lengkap. Kita harus dipersenjatai dengan kebenaran, dengan kesalehan, dengan kesiapan untuk mewartakan kabar baik perdamaian, dengan iman sebagai perisai, dengan keselamatan sebagai ketopong, dan dengan Firman Allah sebagai

pedang yang Roh berikan kepada kita masing-masing.

20. Dalam Efesus 6:10, Paulus memulai dengan mengatakan bahwa kita harus dipersenjatai dengan senjata yang sangat ampuh. Kata Yunani yang digunakan adalah kata yang sama dari mana kita mendapatkan kata dinamit.

21. Seperti yang telah kita bahas dalam banyak kesempatan, anak-anak Israel dalam sejarah mereka berkali-kali berperang. Ketika mereka bertempur di bawah arahan Tuhan, mereka mencapai kesuksesan yang mencengangkan.   

   Namun, ketika mereka berperang tanpa arahan Tuhan, mereka mengalami bencana yang mengerikan. Apa yang seharusnya diajarkan hal itu kepada kita dewasa ini? (Lihat Ulangan 20:2-4; 2 Tawarikh 20:13-19; dan 2 Tawarikh 32:6-8.)

22. Jangan pernah kita lupa bahwa saat ini adalah masalah hidup dan mati bagi Setan. Jika sekelompok orang berkumpul bersama-sama dan berdiri dengan kuat di pihak Allah, yang menuntun kepada kedatangan Yesus yang kedua, itu adalah tirai/curtain bagi Iblis. Apakah kita siap menjadi bagian dari kelompok itu?

23. Paulus dan Yohanes menyarankan sesuatu yang cukup menarik: Kita tidak diharapkan untuk keluar dan melawan Iblis dengan menggunakan kekuatan kita sendiri. Kita akan gagal. Kita harus berdiri teguh dengan kuasa Roh Kudus dan membiarkan/mengizinkan Allah berperang untuk kita.  

   Ingatlah bahwa Allah sudah melakukannya  memenangkan kemenangan di Kalvari.

24. Sayangnya, Iblis telah mengikuti kita masing-masing sejak kita dilahirkan dan mengetahui kekuatan dan kelemahan kita. Kita tidak boleh membiarkan dia mengalahkan kita.

Apakah kita siap mengenakan semua perlengkapan senjata Allah dan menggunakannya secara efektif? Saat kita hidup di tengah-tengah masyarakat yang jahat dan sesat? Apakah kita siap untuk berdoa tiga kali sehari seperti yang dilakukan Daniel?

25. Apakah Anda mengerti di mana kelemahan Anda? Apakah Anda bersedia mengangkat masalah itu dengan Allah dalam doa? Apakah Anda mengenal orang lain yang bergumul dengan beberapa masalah yang telah kita bicarakan ini? Apa cara terbaik untuk berdoa bagi mereka dan mencoba untuk membantu  mereka?  End.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAH MEMASUKI RUMAH BARU

LYRIC LAGU (2)

Keyakinan Menghadapi Tahun Baru.